in ,

Spot Penuh Mural Instagenic di Singapura, Nggak Jauh dari Orchard Road

Tidak Jauh dari Orchard Road, Ada Sejumlah Spot Mural Instagenic yang Patut Disinggahi

Deretan spot mural instagenic di Singapura
Deretan spot mural instagenic di Singapura

Teman Traveler yang hendak liburan di Singapura, ada nih destinasi wisata yang tidak jauh dari Orchard Road. Sudah puas wisata urban di Orchard Road, lanjutkan dengan mampir ke spot penuh mural instagenic di Singapura. Bukan hanya satu saja, namun ada beberapa tempat. Jadi siapkan hape atau kamera ya. Semuanya pun bisa dicapai dengan bus umum maupun jalan kaki. Penasaran dimana saja dan seperti apa? Yuk baca ulasan berikut.

Baca juga : Berkunjung ke Teluk Brumbun, Penangkaran Burung Jalak Bali yang Mulai Langka

Spottiswoode Park Road

Spottiswoode Park Road via Instagram @curlytraveller
Spottiswoode Park Road via Instagram @curlytraveller

Spot mural instagenic di Singapura ini berada di sepanjang Spottiswoode Park Road. Mural yang terlihat pada gambar merupakan hasil karya Alex Face, seniman asal Thailand. Gambaran tersebut disebut Mardi, anak kecil dengan kostum kelinci, merupakan hasil karya khas dari sang artis. Kawasan ini bisa dicapai dari Orchard Road, jaraknya paling tidak 4,5 kilometer.

Dari Orchard Road berjalan sekitar 3 menit menuju ke pemberhentian bus di Opp Mandarin Orchard. Teman Traveler akan melewati beberapa pemberhentian sebelum tiba di Bef Neil Road, dilanjutkan jalan kaki kurang lebih 4 menit. Perjalanan menuju Spottiswoode Park Road ini selama kira-kira 25 menit.

Tiong Bahru Market

Tiong Bahru Market via Instagram @febbyrastanty
Tiong Bahru Market via Instagram @febbyrastanty

Beragam mural 3 dimensi berada di sepanjang Tiong Bahru Market, yang sebagian besar digambar oleh Yip Yew Chong, seniman Singapura yang karyanya tersebar di jalan-jalan besar. Spotmural instagenic di Singapura ini kebanyakan menggambarkan bagaimana kehidupan di pasar sehari-hari. Mulai dari penjual Nasi Ayam khas Singapura, terlihat pula keragaman budaya di setiap karya seni ini.

Mencapai Tiong Bahry dari Orchard Road dapat ditempuh dengan cara, jalan kaki kurang lebih 5 menit ke halte Natl Youth Council menuju pemberhentian bus di Blk 55. Tidak jauh dari sini hanya berjarak sekitar 160 meter Teman Traveler akan tiba di Tiong Bahru Market. Total perjalanan akan memakan waktu setidaknya 20 menit.

Sultan Arts Village

Sultan Arts Village via Instagram @katare_kate
Sultan Arts Village via Instagram @katare_kate

Sultan Arts Village merupakan salah satu spot mural instagenic di Singapura, terdapat beragam galeri seni dan toko-toko kecil yang menjual pernak-pernik unik. Kawasan ini pun dipenuhi karya mural yang pas banget untuk OOTDan. Kalau mau tahu lebih jauh tentang mural pun bisa singgah ke Blackbook, sebuah toko khusus grafiti. Bahkan bisa bertemu langsung dengan sang seniman.

Kalau dari Orchard Road dapat ditempuh dengan berjalan kaki, karena jaraknya sekitar 3 kilometer saja. Alternatif lain adalah naik bus di Opp Somerset Stn, letaknya tidak jauh dari jalan terkenal tersebut. Berhenti di halte Opp Blk 461, lanjutkan berjalan menuju Sultan Arts Village selama kira-kira 7 menit. Perjalanan menggunakan bus ditempuh dalam waktu setidaknya 20 menitan.

Waterloo Street

Waterloo Street via Instagram @qjawe
Waterloo Street via Instagram @qjawe

Nah inilah salah satu mural interaktif karya seniman Yuen Kum Cheong yang diberi judul “Mama Shop”. Digambar di sebuah pintu, sehingga Teman Traveler dapat membuka dan menutupnya karena bagian dalamnya pun juga dilukis. Mural di kawasan ini dibuat dalam rangka hari jadi sebuah situs kuno Catholic High School. Menggambarkan sejarah masa lalu dan gambaran masa kini Singapura.

Jarak Orchard Road menuju Waterloo Street tidak begitu jauh sekitar 2 kilometer, kalau berjalan kaki kira-kira memakan waktu 20 menit perjalanan. Bisa juga naik bus di halte Opp Somerset Stn, turun di Peace Ctr, dilanjutkan dengan jalan kaki kira-kira 6 menit. Kalau mengendarai bus, total perjalanan sekitar 15 menit.

Everton Road

Everton Road via Instagram @mileschu021
Everton Road via Instagram @mileschu021

Satu lagi mural karya Yip Yew Chong yang menggambarkan kehidupannya sehari-hari terutama di masa lampau. Terlihat di gambar bagaimana lukisan 3 dimensi tersebut tampak seperti sungguhan. Seolah-olah sebuah toko kelontong sungguhan. Teman Traveler yang mau mampir bisa dicapai dari Orchard Road dengan naik bus.

Berjalan kaki dulu menuju Opp Somerset Stn, berhenti di Bef Neil Rd, lalu lanjutkan jalan kaki selama setidaknya 5 menit menuju Everton Road. Dengan menggunakan bus, seluruh perjalanan memakan waktu kira-kira 25 menit.

Duxton Hill

Duxton Hill via Instagram @ellenarium
Duxton Hill via Instagram @ellenarium

Spot mural instagenic di Singapura selanjutnya ada di Duxton Hill, merupakan kawasan yang menyajikan beragam kafe, restoran, toko buku, dan lainnya yang mampu puaskan hati para pelancong. Selain itu dipenuhi juga dengan sejumlah lukisan-lukisan indah yang pas banget jadi spot foto-foto. Jarak Duxton Hill dari Orchard Road sekitar 4 kilometer.

Dari Orchard Road naiklah bus di Opp Somerset Stn, kemudian turun di Aft Kreta Ayer Rd, Duxton Hill tidak jauh dari halte ini. Bisa jalan kaki selama sekitar 3 menit. Untuk total perjalanan menggunakan bus paling tidak 25 menit perjalanan.

Coleman Bridge

Coleman Bridge via Instagram @philiploy
Coleman Bridge via Instagram @philiploy

Cobalah Teman Traveler berjalan-jalan ke bawah Coleman Bridge, tepatnya di dalam sebuah lorong. Area ini dipenuhi dengan lukisan-lukisan yang bisa dikatakan punya ciri khas pada warna cerah dan bentuk abstrak nan menarik.

Jarak dari Orchard Road menuju spot mural instagenic di Singapura ini sekitar 2 kilometer, kalau mau berjalan juga bisa kira-kira 25 menit perjalanan. Kalau dipikir akan kecapekan, naik bus saja dari halte Opp Mandarin Orchard menuju halte High St Ctr, total perjalanan setidaknya 20 menit.

Little India

Little India via Instagram @tinetravels
Little India via Instagram @tinetravels

Singapura dikenal sebagai negara dengan penduduk dari beragam daerah, salah satunya India. Karya mural instagenic di Singapura ini menggambarkan bagaimana kehidupan di Little India. Teman Traveler akan menemukan banyak sekali lukisan indah dan sempatkan untuk ambil foto, supaya kalau kangen bisa diliat-liat lagi nantinya.

Teman Traveler yang suka jalan kaki, bisa berjalan menuju Little India yang jaraknya kira-kira 2 kilometer dari Orchard Road. Pilihan transportasi umumnya adalah bus naik di halte Opp Somerset Stn menuju Tekka Ctr, lama waktu paling tidak 13 menit.

Amoy Street Food Centre

Amoy Street Food Centre via Instagram @fongo
Amoy Street Food Centre via Instagram @fongo

Seperti namanya, area ini merupakan tempat yang pas untuk wisata kulineran. Teman Traveler bisa temukan beragam kedai, mulai dari yang jual makanan lokal sampai internasional. Namun tidak hanya makanan, terlihat sejumlah mural di Amoy Street Food. Seperti lukisan Samsui Women yang terlihat di foto di atas.

Jika hendak kemari, Teman Traveler naik bus di halte Opp Mandarin Orchard menuju UIC Bldg, setelah itu dilanjutkan berjalan selama sekitar 5 menit menuju Amoy Street Food Centre. Dengan mengendarai bus umum, akan menghabiskan waktu setidaknya 25 menit.

Haji Lane

Haji Lane via Instagram @yuuuuuuuu.n
Haji Lane via Instagram @yuuuuuuuu.n

Haji Lane merupakan daerah yang populer bagi pelancong, tidak hanya dipenuhi dengan kafe, kedai makan, butik, bar, dan lainnya. Jalanan ini pun dipenuhi karya mural, bahkan terlihat bagaimana kafe di sini begitu indah dengan lukisan di dindingnya.

Kalau ingin naik bus umum langsung melipir ke halte Opp Somerset Stn, dengan tujuan Stamford Pr Sch. Perjalanan dengan bus dapat ditempuh dalam waktu setidaknya 22 menit.

Itulah sejumlah spot mural instagenic di Singapura yang tidak jauh dari Orchard Road, dan semuanya bisa dijangkau dengan bus umum. Bahkan Teman Traveler juga bisa berjalan kaki saja. Sudah pernah singgah di spot yang mana ya? Next

ramadan
Gili Strong Triathlon 2018

Lombok Bangkit! Salah Satunya Melalui Gili Strong Triathlon 2018

Lumpia Gang Lombok

20 Wisata Kuliner Semarang Ini Bikin Tak Mau Pulang