in ,

Sea Organ, Organ Raksasa dari Kroasia yang Dimainkan Menggunakan Ombak dan Angin

Nama Kroasia mungkin tak setenar negara Eropa lain seperti Swiss atau Italia yang banyak dijadikan tujuan wisata. Padahal, negara yang terletak di 3 wilayah yaitu Eropa Tengah, Eropa Tenggara, dan Mediterania ini mempunyai sejuta keunikan yang tak mudah ditemukan di negara lainnya. Ya, negara yang beribukota di Zagreb ini memiliki gugusan kepulauan yang sangat indah di laut Mediterania.

Baca juga : Mengunjungi Kelvingrove Art Gallery and Museum di Glasgow, Skotlandia

Kroasia juga menjadi salah satu negara Eropa yang dikategorikan dalam ecoregions karena iklim dan kondisi geomorfologisnya yang unik.  Negara yang berbatasan langsung dengan Hungaria ini juga dikenal memilki biodiversitas yang kaya. Ada 4 jenis kondisi biogegografis yang ada di Kroasia, yaitu yang terletak di sepanjang selat Mediterania, daerah Alpine di mana terdapat kawasan desa dan gunung Lika serta Gorski Kotar, daerah Pannonian yang terletak di sepanjang Drava dan Danube, serta kawasan kontinental.

Selain pemandangan alamnya yang menakjubkan dengan banyak kepulauan dan laut yang jernih, Kroasia juga memiliki daya tarik baru berupa Seo Organ alias piano laut. Apa itu piano laut? Yuk, simak informasi menariknya di sini:

  1. Salah satu organ bertenaga alam di dunia

Pada umumnya organ atau alat musik sejenis piano tersebut berukuran kecil dan dimainkan oleh manusia, namun bagaimana jika alat musik tersebut justru yang memainkan adalah alam? Tentunya terdengar aneh, tapi juga menarik, bukan?

Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/hristijanast]
Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/hristijanast]
Sea Organ ini merupakan obyek arsitektural yang juga merupakan instrumen musik eksperimen buatan seorang arsitek bernama Nikola Bašić dan terdapat di Zadar, Kroasia. Alat musik yang dalam bahasa Kroasia dikenal dengan nama Morske orgulje ini dapat berbunyi nyaring juga merdu ketika gelombang dan angin lautan menerpa bagian bawah dari Sea Organ tersebut.

  1. Ide penciptaan Sea Organ karena Perang Dunia ke II

Sea Organ tercipta berawal dari rekonstruksi untuk memperbaiki kondisi Zadar pasca Perang Dunia II. Rekonstruksi yang dilakukan ini kemudian menghasilkan sebuah tembok utuh di tepian laut Zadar. Kemudian, tembok tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan sebuah organ raksasa yang bisa berbunyi karena hembusan angin.

Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/andy233]
Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/andy233]
Memang bentuknya tidak seperti organ-organ pada umumnya, karena lebih tepat disebut sebagai tangga berundak. Nikola Bašić memperkenalkan Sea Organ ini ke khalayak umum secara resmi pada tanggal 15 April 2005 lalu.Tentu saja, karena menarik juga unik, banyak turis yang datang ke tempat ini untuk mendengarkan alunan lagu yang dimainkan oleh gelombang dan angin laut, sembari menikmati pemandangan alam di pinggiran Laut Zadar.

  1. Sea Organ memiliki konstruksi yang rumit

Sea organ memiliki panjang yang luar biasa, mencapai 230 kaki yang membentang di sepanjang pesisir Zadar. Dibangunnya sea organ ini juga bertujuan untuk ‘menyambut’ para turis yang datang ke Kroasia melalui kapal pesiar. Dari kejauhan, sea organ terlihat seperti tangga marmer yang membentang ke arah laut Adriatic. Namun di bagian bawah sea organ terdapat konstruksi yang cukup rumit, yaitu sebuah saluran sempit yang menghubungkan 35 pipa piano. Setiap set pipa berfungsi untuk membunyikan 5 tuts organ dan mampu mengeluarkan suara yang berbeda.

Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/bejic_sanja]
Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/bejic_sanja]
Ketika ada angin dan ombak yang melalui saluran tersebut, maka suara akan tercipta dan keluar melalui pipa organ ke arah udara bebas di atasnya. Hal ini membuat keunikan tersendiri karena suara yang tercipta tidak bisa dikendalikan dan sepenuhnya terdengar akibat gejala alam.

  1. How to get there

Dari ibu kota Zagreb, ada berbagai pilihan transportasi menuju lokasi Sea Organ. Jika menggunakan kendaraan pribadi beroda empat, Anda akan membutuhkan waktu sekitar 2 jam 55 menit. Opsi lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa lelah karena berkendara sendiri adalah dengan rideshare alias berbagai kendaraan dengan orang lain yang memiliki tujuan sama.

Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/ktha_vel]
Sea Organ, Kroasia [via Instagram.com/ktha_vel]
Pilihan lain yang tak kalah nyamannya adalah dengan menggunakan transportasi umum berupa bus. Ada 2 jenis bus yang bisa Anda pilih, yaitu bus autotrans dengan lama perjalanan 3 jam 45 menit atau flix bus dengan lama perjalanan 3 jam 48 menit. Biaya yang digunakan untuk menuju ke Zadar dari Zagreb menggunakan bus bervariasi, antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu.

  1. Destinasi menarik lainnya di Zadar

Selain mendengarkan merdunya musik alami yang dihasilkan oleh Sea Organ, di Zadar Anda juga bisa mengunjungi berbagai lokasi lain salah satunya Zadar Cathedral. Dibangun pada abad 9 di masa kekaisaran Bizantium, bangunan ini dipugar ulang pada abak ke 12 dan 13. Selain gereja ini, Anda juga bisa mengunjugi  Zadar Archaeological Museum (Arheološki muzej Zadar) yang dibangun pada tahun 1823.

Destinasi lain di Zadar, Kroasia [via Instagram.com/dan3057]
Destinasi lain di Zadar, Kroasia [via Instagram.com/dan3057]
Kalau ingin mengeksplorasi kondisi geografis Zadar, Anda bisa mengunjungi Kornati National Park (Nacionalni Park Kornati). Taman nasional ini terdiri dari 147 gugusan kepulauan yang diresmikan pada tahun 1980 dan bertujuan untuk melindungi habitat laut Kroasia. Di lokasi ini Anda juga bisa menikmati berbagai olahraga laut seperti ski dan scuba diving.

Tertarik untuk menikmati keindahan Kroasia dan mendengarkan secara langsung musik yang dihasilkan oleh Sea Organ? Next

ramadan

Written by andi

andi

10 Spot Menarik untuk Menikmati Atraksi Lumba-lumba Liar di Indonesia

21 Tempat Wisata Bandung yang Instagenic dan Cantik