in

5 Jenis Latihan yang Dapat Bantu Tubuh Tetap Fit Sebelum Melakukan Pendakian

fipendakian

Bagi Anda yang suka menjelajah alam daripada perkotaan, maka ada banyak sekali destinasi wisata, baik yang berada di dalam negeri atau di luar negeri. Berbagai keindahan dan hal-hal menarik dapat ditemui saat Anda melakukan pendakian.

Baca juga : Biar Liburanmu ke Flores Makin Pede, Baca Dulu Tipsnya

Namun tentunya, untuk melakukan hal tersebut, dipastikan Anda harus memiliki semangat dan stamina yang benar-benar prima agar tidak loyo dan letih ketika harus menuju puncak dari tempat yang dituju. Oleh karenanya, berikut ini ada beberapa tips menarik yang hanya membutuhkan waktu 10 menit per hari dan dapat Anda lakukan agar tetap fit saat Anda akan melakukan pendakian.

1. Stretching

Melakukan stretching selama 10 menit setiap hari dapat menjaga kekuatan dan kelenturan otot-otot dalam tubuh. Selain itu, jika otot terlatih dan menjadi kuat dan lentur, maka risiko cedera juga akan dapat diminimalisir ketika Anda melakukan pendakian ke tempat yang cukup tinggi atau ekstrem.

Stretching [image source]
Stretching [image source]
Selain membuat otot menjadi kuat dan lentur, Anda juga akan mendapatkan energi ekstra serta kecepatan dalam melakukan pendakian. Untuk melakukannya, Anda cukup melakukan stretching yang difokuskan pada bagian otot-otot lengan, paha dan betis. Lakukan hal tersebut minimal 10 menit setiap harinya.

2. Latihan keseimbangan dan pengaturan napas

Untuk menjaga keseimbangan tubuh, Anda dapat melakukan lompat tali agar bagian betis dan kaki dapat kuat dalam menapak dan sebagai tumpuan berat tubuh. Selain itu, Anda dapat memulai latihan dengan berjalan kaki di sekitar tempat atau naik turun tangga selama 2-3 menit. Kemudian setelah itu, Anda dapat melakukan lompat tali selama 40 detik sampai 1 menit.

Latihan keseimbangan dan pengaturan napas [image source]
Latihan keseimbangan dan pengaturan napas [image source]
Perhatikan pula pengaturan napas ketika melakukan latihan ini. Karena semakin cepat Anda melakukan latihan jalan dan lompat tali, maka semakin bagus pula keseimbangan dan kekuatan tubuh yang diterima. Tentu saja hal tersebut membutuhkan keseimbangan pernapasan yang baik pula.

3. Mencoba TRX Suspension Training

TRX Suspension Training adalah jenis olahraga yang dapat membakar kalori dan lemak, serta melemaskan otot-otot di seluruh tubuh. Tidak seperti olahraga angkat beban yang hanya akan membentuk beberapa bagian dari tubuh saja. Dengan melakukan TRX Suspension Training maka akan ada banyak otot di tubuh yang secara otomatis dan bersama terbentuk. Sayangnya, untuk melakukan hal ini tidak dapat dilakukan di rumah, karena alat-alatnya cukup mahal dan harus dilakukan di pusat kebugaran khusus.

Mencoba TRX Suspension Training [image source]
Mencoba TRX Suspension Training [image source]
Dalam melakukan TRX Suspension Training, pusatkan pada bagian pembentukan otot-otot di betis dan paha. Hal ini berfungsi untuk menguatkan otot pada bagian kaki yang nantinya berfungsi sebagai penjaga keseimbangan dan tumpuan badan saat mendaki.

4. Latihan circuit

Ada beberapa macam atau jenis dari latihan circuit ini. Anda dapat melakukan semua jenis tersebut secara berkelanjutan dengan waktu singkat. Latihan circuit ini dapat membentuk beberapa otot di tubuh serta membakar lemak secara efisien.

Latihan circuit [image source]
Latihan circuit [image source]
Latihan circuit dapat dilakukan dengan cara sit-up, push-up, squat, squat jump, Russian twist, split squat sampai dengan mountain climber. Lakukan semuanya secara berurutan dan maksimalkan hanya 10 menit setiap harinya untuk semua jenis latihan circuit tersebut.

5. Melatih pergelangan

Tentu saja, selain lengan, betis dan paha, pergelangan kaki dan tangan juga harus dilatih agar tidak menimbulkan cedera saat melakukan pendakian. Anda dapat melatih bagian-bagian tersebut dengan cepat tanpa harus pergi ke pusat kebugaran.

Melatih pergelangan [image source]
Melatih pergelangan [image source]
Ada banyak cara untuk melatih pergelangan tangan dan kaki, seperti stretching sampai dengan angkat beban. Lakukan secara perlahan tapi bertenaga agar ketika mendaki dan mencengkeram atau bertumpu, maka pergelangan tetap dalam kondisi siap dan fit.

Selain latihan-latihan di atas, tidur dan makanan yang sehat juga sangat berpengaruh. Jika Anda kurang tidur, maka tubuh akan mudah merasa lelah dan tidak bertenaga. Begitu pula dengan makanan. Apabila makanan yang Anda asup tidak sehat, maka hanya akan meninggalkan lemak dan membuat Anda tidak lincah dalam perpindahan saat mendaki. Next

ramadan
fiWismis

10 Tempat Berhantu dan Paling Menyeramkan di Dunia

Menguak Keindahan dan Keistimewaan Danau Purba Matano di Sulawesi Selatan