in ,

Wiener Riesenrad, Wahana Berumur Ratusan Tahun, Berani Naik?

Bianglala tertua di dunia yang masih beroperasi ada di Austria, via Instagram

Naik bianglala atau kincir memang menyenangkan tapi bagaimana jika bianglala yang dinaiki berasal dari zaman bahuela yang telah berumur ratusan tahun, masih berminat untuk menaikinya? Di Austria ada taman rekreasi yang masih mengoperasikan wahana kincir dari tahun 1897 yang berarti umurnya telah lebih dari 100 tahun. Wow!

Baca juga : Rasakan Sensasi Christmas Market ala Jerman di Jepang, Paket Kombo Libur Natal yang Sempurna

Bianglala adalah sebuah wahana bermain yang sudah ada sejak zaman dahulu, dan jika mencari yang paling tua kamu dapat datang ke Austria. Di negara ini ada taman rekreasi bernama Prater yang terletak di Leopoldstadt. Di depan pintu masuk taman rekreasi ada sebuah wahana bianglala yang umurnya sudah 118 tahun. Ini bukan barang rongsokan tapi kincir asli yang masih beroperasi.

Bianglala tertua di dunia yang masih beroperasi ada di Austria, via Instagram
Bianglala tertua di dunia yang masih beroperasi ada di Austria, via Instagram

Adalah Wiener Riesenrad nama bianglala tersebut. Dibangun tahun 1897 dan menjelma sebagai satu-satunya bianglala tertua yang masih aktif beroperasi melayani pengunjung. Sebetulnya Wiener Riesenrad bukanlah kincir pertama di dunia, dilansir Travelingyuk dari laman resminya dijelaskan bahwa sebelum kincir di Leopoldstadt ini terdapat The Great Wheel yang juga ada di Austria yang dibangun tahun 1894 dan The Gigantic Wheel yang dibangun pada tahun 1896 di Inggris.

Kedua bianglala pendahulu tersebut sudah rusak dan tidak bisa beroperasi karena dimakan usia. Akhirnya Wiener Riesenrad menjadi satu-satunya bianglala tua yang masih mampu beroperasi dan mendapat predikat sebagai kincir tertua di muka bumi yang masih eksis hingga saat ini. Bianglala ini memiliki ukuran tinggi 64,75 meter dan menyimpan segudang cerita.

Wiener Riesenrad, bianglala berumur lebih dari seratus tahun, via Instagram
Wiener Riesenrad, bianglala berumur lebih dari seratus tahun, via Instagram

Alkisah pada awal pembangunannya atau tepat setahun setelah dibangun bianglala raksasa ini langsung digunakan sebagai tempat gantung diri oleh seorang wanita. Kemudian di tahun 1944, wahana ini sempat terbakar hingga pengelola harus membangun ulang setahun setelah tragedi kebakaran tersebut. Penampakan bianglala tertua ini bisa kamu lihat dalam tayangan video di bawah ini.

Naik di dalam kabin Wiener Riesenrad sangatlah menyenangkan sebab pengelola melukiskan tema yang berbeda-beda di seriap kabin. Ada 8 jenis tema yang diaplikasikan di dalam kabin bianglala ini yang kesemuanya merujuk pada sejarah yang pernah terjadi di kota Wina. UNtuk merasakan naik wahana ini setiap traveler harus membayar tiket sebesar Rp. 9,50 Euro (Rp 140 ribu) untuk orang dewasa dan 4 Euro (Rp 60 ribu) untuk anak-anak di atas 3 tahun. Untuk bayi dan balita di bawah 3 tahun bisa naik secara gratis. Next

ramadan

Written by Alfri

Aku orangnya suka traveling terutama menjelajahi tempat-tempat yang belum banyak dijamah para turis.

5 Bar di Atas Atap Paling Keren di Asia Tenggara, Indonesia Juaranya

Ini dia! Deretan Tempat Wisata di Bojonegoro yang HITS ABIS!