in

Gila, Kuburan di Guatemala Dijadikan Tempat Wisata!

Pemakaman di Chichicastenango, Guatemala (c) Panoramio

Pemakaman identik dengan suasana mencekam yang tampak menyeramkan. Karena di sanalah tujuan terakhir manusia saat meninggal dunia. Sebuah lahan yang luas dimana di dalamnya terkubur banyak mayat dari orang-orang yang telah meninggal. Kadang dengan bumbu kisah berhantu membuat image pemakaman menjadi suatu tempat yang sangat angker.

Baca juga : Ngeri! Ada Pantai Tengkorak di Namibia yang Isinya Tengkorak Sungguhan

Tapi image meyeramkan dari sebuah pemakaman nampaknya tidak berlaku di Guatemala. Negara ini merupakan salah satu negara yang ada di Amerika Tengah dan memiliki tradisi yang unik yaitu mengecat setiap batu nisan yang ada di pemakaman. Sehingga pemandangan di pemakaman menjadi indah dan tidak lagi menyeramkan.

Pemakaman di  Chichicastenango, Guatemala (c) Panoramio
Pemakaman di Chichicastenango, Guatemala (c) Panoramio

Dalam budaya Guatemala, kehidupan sesudah meninggal perlu untuk dirayakan bahkan ketika masih di bumi. Hal tersebut dapat dilihat dari kompleks pemakaman yang ada di sana. Lihatlah pemakaman yang menampilkan batu nisan yang dicat berwarna-warni begitu indahnya.

Pengecatan ini tidak dilakukan sembarangan orang. Hanya teman-teman dan anggota keluarga orang yang sudah meninggal saja yang boleh mengecat batu nisan. Mereka akan melukis berbagai dekorasi dengan menggunakan warna favorit dari orang yang telah meninggal sebagai bentuk penghormatan dan pengingat terhadap keluarga yang dimakamkan di sana.

Pemakaman di  Solóla, Guatemala (c) Panoramio
Pemakaman di Solóla, Guatemala (c) Panoramio

Tidak hanya satu kompleks saja kuburan yang dicat warna-warni tersebut. Setidaknya ada tiga kompleks pemakaman di Guatemala yang dicat antara lain di departments of Solóla, ChichicastenangoXela (Quetzaltenango), bahkan ketiga pemakaman tersebut jga berfungsi sebagai tempat wisata.

Biasanya budaya mengecat batu nisan ini dilakukan setiap tanggal 1 November karena pada hari itu juga bertepatan dengan peringatan Hari Orang Mati. Pada tanggal itu penduduk setempat akan datang ke pemakaman keluarganya untuk melakukan ritual seperti berdoa dan lain sebagainya. Ritual utama yang dilakukan penduduk adalah membersihkan makam dan mengecatnya dengan warna yang indah.

Pemakaman di  Chichicastenango, Guatemala (c) Panoramio
Pemakaman di Chichicastenango, Guatemala (c) Panoramio

Selain itu kegiatan lain yang biasanya dilakukan warga adalah membuat layang-layang raksasa berwarna cerah yang berisi pesan tertulis untuk orang yang telah mati. Mereka percaya bahwa pesan yang diterbangkan layang-layang bisa sampai kepada mereka yang telah mati dan ini menjadi cara berkomunikasi dengan arwah mereka. Next

ramadan

Written by Alfri

Aku orangnya suka traveling terutama menjelajahi tempat-tempat yang belum banyak dijamah para turis.

Wisata Mistis ke Lokasi Bekas Tempat Pembantaian, Berani?

5 Tempat Terbaik Sebagai Destinasi Berburu Batu Akik