in ,

Mengintip Kemewahan MV Regatta, Kapal Pesiar yang Berlabuh di Pelabuhan Tenau Kupang

Pandemi Covid-19 berdampak luas pada industri pariwisata lantaran jumlah wisatawan yang menurun drastis. Hal itu disebabkan karena banyak negara memberlakukan pembatasan perjalanan untuk mencegah penyebaran virus. Sebagai salah satu negara yang menggantungkan pemasukan dari destinasi wisata, Indonesia harus menanggung dampak buruk ini.

Baca juga : Dapat Uang 28 M, Ini Liburan Mewah yang Bisa Dilakukan Raja Judi Johan Juanda

Namun kini setelah pandemi dinyatakan berakhir, wisata Indonesia kembali bergairah. Terbukti sejumlah kapal pesiar mulai berdatangan ke pelabuhan untuk berwisata di Indonesia. Sebut saja, MV Regatta. Kapal pesiar super mewah ini membawa ratusan turis mancanegara ke Indonesia. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Kapal pesiar MV Regatta bersandar di Pelabuhan Tenau Kupang


Akun Instagram @kupang.now mengunggah video sebuah kapal pesiar mewah yang berlabuh di Pelabuhan Tenau Kupang pada Sabtu (12/11/2022) pukul 06:00 WITA. Kapal besar berwarna putih itu adalah MV Regatta yang berangkat dari Pelabuhan Darwin, Australia.

Foto via Promediateknologi

MV Regatta membawa 280 turis mancanegara dan 386 kru yang rencananya akan berwisata ke Pulau Komodo dan Labuan Bajo. Selain MV Regatta, beberapa kapal pesiar juga bakal berlabuh di Indonesia. Lalu, seperti apa sih kapal pesiar yang bikin heboh satu ini? Simak ulasan berikut deh!

Sejumlah kapal pesiar dijadwalkan berlabuh di Indonesia

Foto via IDN Times

Rupanya MV Regatta menjadi salah satu kapal asing terbesar pertama yang singgah di Pelabuhan Tenau, Kupang, setelah tiga tahun pandemi. Setelah berlibur di Kupang, MV Regatta akan meneruskan perjalanan wisata ke Bali dan Surabaya. MV Regatta dijadwalkan akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Kamis (24/11/2022).

Foto via Oranatravel

Tak hanya MV Regatta, sejumlah kapal pesiar lain seperti MV Viking Mars, Seven Seas Explorer, dan MV Genting Dream juga akan mengunjungi Pelabuhan Perak hingga akhir Desember 2022. Sementara itu, 12 kapal pesiar dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali usai KTT G20. Bahkan pada 2023 mendatang, sebanyak 47 kapal pesiar sudah dijadwalkan datang ke Bali.

Kapal klasik nan mewah

Foto via Oceania Cruises

MV Regatta dibuat pada tahun 1998 oleh galangan kapal Chantiers de I’Atlantique di St.Nazaire, Prancis. Sebelumnya, kapal ini bernama Insignia. Kapal senilai 150 juta poundsterling atau setara dengan Rp2,7 triliun ini, mampu menampung 824 penumpang. Kapal ini tetap mempertahankan desain interior bergaya art deco tahun 1920-an. Dek dari kayu jati yang megah, membuat kapal dengan panjang 18 meter dan lebar 26 meter ini terlihat semakin memesona.

Foto via Awesometravelholidays

342 suite mewah dengan beranda pribadi menambah kenyamanan para penumpang. Para pengunjung juga dapat menikmati fasilitas lengkap berupa lounge, bar, kasino, pusat kebugaran, hingga melepas penat di Aquamar Spa. Restoran dengan chef profesional siap memanjakan lidah dengan berbagai makanan lezat.

Tak heran kapal pesiar ini selalu diburu para turis. Kenyamanan dan kemewahan yang ditawarkan MV Regatta selalu membuat para pengunjung betah selama berlayar ke berbagai destinasi wisata. Next

ramadan

8 Potret Megahnya Masjid Sheikh Zayed Solo, Bukti Persahabatan Indonesia dan Uni Emirat Arab

Kenalkan Indonesia pada Dunia, Inilah Kuliner Nusantara yang Disajikan di Momen KTT G20