in ,

Waduk Gajah Mungkur Mengering, Sisa Bangunan yang Tenggelam Terlihat Kembali

Bekas reruntuhan rumah warga di tahun 70-an sebelum Waduk Gajah Mungkur dibangun, Foto by Ibnu Tapati

Jika biasanya untuk mengelilingi Waduk Gajah Mungkur kamu perlu menyewa perahu boat maka kali ini kamu cukup mengendarai motor saja. Pasalnya seiring dengan kemarau panjang yang melanda dan menurunnya debit air di sana, beberapa bagian waduk mengering. Tanah yang telah mengeras ini pun bisa dilalui traveler menggunakan kendaraan untuk melihat suasana waduk yang kering. Bekas bangunan warga yang tenggelam juga terlihat lho!

Baca juga : Melihat Lumba-lumba Di pantai Lovina

Baca Juga : Ini Dia Hotel Berbintang dengan Harga Backpacker di Malang

Dalam sebulan terakhir debit air di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri mengalami penyusutan drastis. Bagian-bagian tertentu bahkan telah mengering total memperlihatkan permukaan tanah yang pecah-pecah akibat kekeringan. Beberapa bagian yang berada di dekat genangan air berubah menjadi padang rumput yang banyak didatangi warga sekitar yang mencari rumput untuk pakan ternak mereka.

Bekas reruntuhan rumah warga di tahun 70-an sebelum Waduk Gajah Mungkur dibangun, Foto by Ibnu Tapati
Bekas reruntuhan rumah warga di tahun 70-an sebelum Waduk Gajah Mungkur dibangun, Foto by Ibnu Tapati

Keadaan ini menghadirkan cerita tersendiri bagi traveler yang berkunjung. Traveler disuguhkan pemandangan langka berupa reruntuhan bekas bangunan dan perumahan warga yang ditinggal bedol desa di tahun 70-an saat waduk sedang dibangun. Seperti gambar-gambar di bawah ini hasil jepretan dari salah satu traveler yang mengantar Travelingyuk beberapa waktu lalu berkunjung ke Bukit Gantole di Wonogiri.

Foto-foto tersebut menunjukkan beberapa reruntuhan bekas bangunan warga yang telah ditinggalkan karena pembangunan waduk di tahun 70-an silam. Sebagian besar telah hancur hanya menyisakan pondasi bangunannya saja sebagian lain masih utuh dan terlihat jelas bentuk dari bangunannya. Seperti foto di bawah ini, bentuk bangunannya masih terlihat jelas. Ini merupakan bekas sumur warga lengkap dengan kamar mandi di sebelahnya. Zaman dahulu warga membangun sumur dan kamar mandi terpisah dari bangunan utama rumah.

Bekas sumur dan kamar mandi di area waduk yang mengering, Foto by Ibnu Tapati
Bekas sumur dan kamar mandi di area waduk yang mengering, Foto by Ibnu Tapati

Atau pada gambar lain berikut, nampak jelas bahwa reruntuhan bangunan ini adalah bekas toilet. Terlihat jelas ada bekas toilet jongkok dan septicktank di sampingnya. Kawasan sekitar reruntuhan bangunan ini terlihat tandus dengan tanah yang retak-retak. Bayangkan jika debit air waduk dalam kondisi normal daerah ini tergenang air hingga beberapa meter. Kondisi ini dimanfaatkan warga sekitar untuk bernostalgia mengenang kehidupan yang pernah ada di sana.

Bekas Kloset dan Toilet di Waduk Gajah Mungkur, Foto by Ibnu Tapati
Bekas Kloset dan Toilet di Waduk Gajah Mungkur, Foto by Ibnu Tapati

Bagi kamu yang ingin mendapatkan sisi lain wajah Waduk Gajah Mungkur kamu bisa mengunjunginya hari-hari ini. Abadikan pemandangan menakjubkan berupa bekas bangunan warga yang muncul kembali akibat waduk yang mengering. Kata warga setempat di sana juga bisa didapati bekas rel kereta, pemakaman dan reruntuhan lainnya. Tertarik guys?

Baca Juga : Gereja Kuno di Meksiko Ini Menyembul Dari Dasar Danau Next

ramadan

Written by Alfri

Aku orangnya suka traveling terutama menjelajahi tempat-tempat yang belum banyak dijamah para turis.

Di Kalimantan Selatan Ada Rumah Seperti di Film “Up”

Ajaib, Gua di NTT ini Punya Kolam Air Asin!