in , , ,

5 Kuliner Favorit di Penang yang Harus Dicoba, Bikin Nagih!

Penang tidak hanya terkenal dengan kotanya yang bersejarah. Kuliner khas dari pulau ini pun melegenda dan dijual di berbagai kota lain di luar Pulau Penang. Banyak yang mengatakan bahwa Penang surganya makanan enak.  Saat berkunjung, saya menyempatkan diri untuk menjelajahi makanan populer disana. Apa saja itu ? Yuk simak artikel ini.

Baca juga : Sajian Nasi Goreng Khas di Semarang, Mantapnya Juara

1. Famous Teochew Chendul

Di Penang, es chendul merupakan kuliner hits dan popularitasnya sudah tidak diragukan lagi. Lokasi Famous Teochew Chendul ini berada di Jalan Penang, Lebuh Keng Kwee, Geroge Town. Mulai buka sekitar jam 10.00 WIB dan tutup jam 19.00 WIB.

Es chendul ini selalu ramai dikunjungi wisatawan juga warga lokal. Antrian selalu terlihat dikedai ini, tapi tenang antrinya tidak butuh waktu lama karena pelayanannya cepat sekali. Harganya sekitar RM 3.20 untuk makan ditempa dan sekitar RM 3.40 untuk dibungkus.

Es Chendul (c) Arfani/Travelingyuk

Apa beda dengan es cendol yang ada di Indonesia? Tentu sangatlah berbeda. Cendol di Penang berwarna hijau dan bentuknya lebih kecil seperti mie, teksturnya juga pas. Penyajiannya di sajikan dalam mangkuk plastik kecil. Satu mangkuk es chendul ini berisikan es serut, cendol, santan, pandan, kacang merah, dan gula melaka.

Gula melaka mirip dengan gula jawa, namun rasanya tidak semanis gula jawa jadi tingkat kemanisannya sangatlah pas buat yang tidak terlalu suka manis. Untuk rasa juga konsisten saya beberapa kali membeli, rasanya tetap sama tidak berubah selalu pas. Sayangnya, tempat ini tidak banyak menyediakan tempat duduk sehingga kebanyakan pengunjung makan chendul sambil berdiri, termasuk saya.

2. Char Koay Teow

Kalau di Indonesia, char koay teow sangat mirip dengan kwetiau goreng. Penjualnya banyak sekali tersebar luas di pusat makanan hingga di jalanan. Kebanyakan char koay teow yang dijual di Penang mengandung babi, jadi sebaiknya tanyakan dulu sebelum membeli. Saya beli di Gurney Drive Hawker Center yang menggunakan dua macam telur, yaitu telur bebek dan telur ayam.

Char koay Teow (c) Arfani/Travelingyuk

Warga lokal banyak yang lebih memilih telur bebek. Satu porsinya terdiri dari kwetiau, tauge, telur, dan udang kupas. Tidak hanya kwetiau, disini juga menjual nasi goreng dengan topping telur dan udang. Untuk harganya sekitar RM 5.00 per porsi.

3. Pasembur Rojak

Rojak di Penang bukan buah seperti rujak kebanyakan. Rojak di penang berarti campuran yang dalam makanannya, terlihat merupakan campuran berbagai macam gorengan seperti bakwan udang, otak-otak, fish ball, hingga pangsit.

Pasembur rojak (c) Arfani/Travelingyuk

Bahan-bahan tersebut dipotong kecil-kecil kemudian diberi irisan timun diatasnya, lalu disiram dengan saus kacang manis. Penjualnya kebanyakan orang India. Rasanya juga enak dan cocok dilidah orang Indonesia.  Harganya dihitung berdasarkan berapa banyak macam gorengan yang dipilih. Untuk satu piring yang saya pesan, harganya RM 10.00. 

4. Asam Laksa

Asam Laksa Air Itam adalah asam laksa yang terkenal di Penang. Lokasinya berada di Pasar Air Itam, Jalan Pasar, Paya Terubong, George Town. Standnya berada di pinggir jalan, sehingga tidak sulit untuk menemukannya.

Bagi pecinta laksa, saya sarankan untuk datang ke sini dan mencicip menunya karena rasanya enak dan menyegarkan. Satu mangkok laksa disini berisi mie yang kenyal ditaburi berbagi macam sayuran, seperti bawang bombay merah, daun mint, potongan cabai, dan lainnya. Kemudian disiram kuah ikan seperti sarden.

Asam Laksa Air itam (c) Arfani/Travelingyuk

Baunya begitu pekat, ini merupakan kali pertama saya makan asam laksa, rasanya enak dan sayurnya terasa menyegarkan sekali. Namun sayangnya, karna bau yang begitu pekat dari asam laksa, saya jadi tidak begitu suka dengan makanan ini. Bau ini pun selalu terkenang, setiap bau itu tercium pasti ada penjual asam laksa. Harga satu mangkok asam laksa ini RM 5.00.

5. Lok-Lok

Dari namanya terlihat begitu asing ya. Lok-lok merupakan jajanan kaki lima yang di jual di berbagai hawker center di Penang. Lok-lok sendiri adalah berbagai sayuran, daging, fish ball, hingga sosis yang di tata dalam tusukan bambu. Tusukan bambu ini di beri pewarna yang berbeda-beda disetiap ujungnya.

Pedagang Lok-Lok (c) Arfani/Travelingyuk

Cara membelinya adalah kita tinggal pilih saja mana yang akan dimakan lalu tinggal direbus di dalam panci air mendidih yang telah disediakan, kemudian tunggu hingga matang lalu makan. Minta piring yang disediakan oleh pedagang untuk menaruh berbagai macam sambal yang ada, tinggal pilih sesuai selera.

Harga lok-lok ini berfariasi mulai dari RM 0.50-RM 2.00. Harganya dibedakan dari warna tusuk bambu yang ada daftar harga juga bisa dilihat jelas dikedai penjualnya. Unik sekali!

Itulah pengalaman kuliner yang saya coba selama di Penang. Secara garis besar memang benar bahwa disini adalah surga makanan enak karena kebanyakan cocok dengan lidah saya. Next

ramadan

Candi Kalicilik Blitar, Bukti Penghormatan Raja Ken Arok

Nikmatnya Gurami dan Seafood Ala Fish Resto Jatisongo Bikin Nagih