in , ,

Air Terjun Grojokan Sewu, Keindahan Di Tengah Sawah

Grojogan Sewu
Grojogan Sewu

Wisata air terjun memang sangat banyak kita temui tersebar di berbagai daerah di pelosok negeri. Sebagai gudangnya air terjun indah, Kabupaten Malang menyimpan banyak sekali potensi wisata air terjun di setiap pelosok daerahnya. Kali ini berlokasi di Desa Bendosari Kecamatan Pujon, di tempat ini juga terdapat sebuah air terjun bernama Grojokan Sewu yang sejak lama sudah banyak dikunjungi wisatawan. Mudahnya akses dan lokasi air terjun yang bisa dilihat dari jalan raya membuat air terjun ini selalu dikunjungi wisatawan setiap harinya.

Baca juga : Kedai Onlok 1956, Legenda Palembang Kini Hadir di Bali

Untuk datang ke Air Terjun Grojokan Sewu kita bisa menggunakan motor, mobil, atau bahkan kendaraan umum berupa bus. Jika dari arah Kota Malang kita cukup menuju ke arah Kota Batu dan kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Kediri, kalau kita sudah sampai di Pasar Pujon kemudian melewati Rest Area Pujon maka jaraknya tidak jauh lagi. Sekitar 1 km dari rest area pasar oleh-oleh Pujon, di sebelah kiri jalan kita akan  menemukan sebuah jembatan selamat datang di Air Terjun Grojokan Sewu. Setelah memarkir kendaraan di rumah warga kita bisa berjalan memasuki area wisata ini.

1. Terletak Di Persawahan Dan Ladang Warga

Memasuki jalanan ke arah air terjun kita akan dihadiahi pemandangan hamparan sawah dan juga ladang sayuran warga, suasana hijau berpadu dengan hawa dingin langsung membuat kita takjub. Karena loasi wisata yang memang dekat dengan jalan raya, berjalan di tengah persawahan menuju air terjun kita juga bisa melihat mobil lalu lalang di jalan raya.

Padi, jagung, dan juga tanaman sayur kol mendominasi di sekeliling jalanan setapak menuju area Grojokan Sewu. Tentunya lokasi wisata yang berada di tengah area ladang dan persawahan ini membuat suasana semakin alami dan menenangkan. Berjalan menuyusuri jalan di tengah sawah dari kejauhan kita bisa melihat lokasi air terjun berada di kaki bukit terlihat indah dengan tulisan Grojokan Sewu terbuat dari tanaman hijau.

2. Jalan Menuju Air Terjun Dipenuhi Bunga

Selama perjalanan menyusuri jalan cor setapak menuju gerbang air terjun mata kita benar-benar dimanjakan. Selain persawahan dan ladang sayuran yang indah, kita juga dihibur dengan tanaman bunga warna-warni di sisi kanan kiri jalan yang berjajar rapi. Tapi awas jangan memetik bunganya agar keindahan tempat ini tetap terjaga.

3. Pancuran Air Segar Menyambut Kedatangan Pengunjung

Setelah berjalan menyusuri jalan setapak dan membayar 10 ribu per orang untuk masuk area wisata, kita langsung disambut dengan pancuran air jernih dan segar. Pancuran ini mengalirkan air sumber bawah tanah, tidak heran kalau airnya sangat jernih. Tanaman bunga warna-warni yang juga masih mengelilingi area kolam kecil pancuran air ini yang menambah indahnya suasana.

4. Air Terjun Tak Terlalu Besar Tapi Indah

Memasuki gapura utama area Air Terjun Grojokan sewu kita akan langsung berhadapan dengan sebuah bangunan mirip klenteng kecil berwarna merah dan kuning yang menghiasinya. Dibagian depan bangunan itu juga bisa kita temui sebuah tempat menaruh persembahan atau dupa. Sementara itu air terjun terlihat megah tersembunyi di belakang bangunan itu, kita bisa melihatnya samar-samar dengan suara gemuruh air yang terdengar.

Untuk melihat pesona Air Terjun Grojokan Sewu dengan jelas tentunya kita harus berjalan ke dalam di balik klenteng kecil tadi. Setelah itu kita akan menemukan sebuah jembatan kecil menuju ke seberang mendekati air terjun. Tapi posisi paling tepat untuk menikmati air terjun dari atas hingga bawah adalah sebelum melewati jembatan. Air Terjun Grojokan Sewu ini memang tidak besar tapi cukup indah untuk kita nikmati dengan suasananya yang sangat asri.

Tepat di bawah air terjun terdapat aliran air sungai yang tidak begitu deras. Di depan air terjun ini kita juga mendapati grojokan air yang mengalir deras dari kolam penampungan utama air terjun. Grojokan air ini mengalir langsung ke sungai yang ada di bawahnya. Kalau mau kita bisa bermain air di sungai aliran air terjun ini, mengingat airnya jernih dan sangat dangkal.

5. Fasilitas Ibadah Multi Agama

Selain untuk refreshing menikmati keindahan alam air terjun, di lokasi wisata Grojokan Sewu ini juga menyediakan tempat ibadah 2 agama, yaitu Budha dan Islam. Nuansa agama Budha sangat kental di area ini sejak memasuki gapura air terjun utama dan kita langsung disambut dengan bangunan klenteng kecil berwarna merah dan kuning. Tepat di balik bangunan itu, berada di depan sebuah pohon besar juga terdapat sebuah patung Budha lengkap dengan ornamen, dan dupa untuk bersembahyang. Selain itu kita juga bisa menemukan beberapa patung dewa lainnya di tempat ini.

Selain untuk beribadah umat Budha, masih di area wisata ini juga terdapat tempat ibadah untuk umat Islam berupa mushalla. Mushalla yang berada di ujung bagian depan ini sangat terawat dengan warna yang masih senada dengan bangunan lain di tempat ini. Di sekeliling bangunan mushalla juga ada tanaman bunga yang membuat suasana indah.

6. Bersantai Di Gubuk Melayang

Kalau kita sudah puas menikmati keindahan di tempat wisata ini, kita bisa juga menuju sebuah gardu pandang yang berada di bagian atas di sisi Air Terjun Grojokan Sewu. Gardu pandang yang berbentuk seperti gubuk ini menghadap langsung ke persawahan dan ladang warga. Di sini selain kita bisa bersantai dan membuka bekal, kita juga bisa berselfi berlatarkan pemandangan yang sangat asri di bawahnya.

7. Area Wisata Menjadi Tempat Aktivitas Warga

Untuk mendapatkan suasana yang sangat sejuk dan indah, waktu yang paling tepat datang ke Grojokan Sewu adalah di pagi hari. Selain itu kita juga bisa menikmati pemandangan aktifitas warga yang sedang bertani atau mencari rumput untuk makanan hewan ternak mereka. Suasana desa pertanian sangat melekat di tempat wisata ini.

8. Melihat Indahnya Sungai Sebelum Beranjak Pulang

Ada satu hal lagi yang tak boleh terlewat saat kita ke Grojokan Sewu. Kita bisa sejenak berhenti di atas jembatan sebelum keluar area wisata ini. Karena kita disuguhi pemandangan mempesona dari paduan sungai jernih yang berbatu dengan area persawahan dan pepohonan hijaunya. Sungguh benar-benar masih terjaga kealamiannya. Dan inilah yang akan membuat wisatawan selalu datang lagi dan lagi ke tempat ini.

Baca Juga : Pengertian Laporan Keuangan dari Contoh hingga Fungsinya Next

ramadan
fi rekomendasi wisata di solo

Rekomendasi Objek Wisata di Solo, Cocok Untuk Berakhir Pekan

fi deep dive dubai

Deep Dive Dubai Kolam Selam Terdalam di Dunia, Bagian Dari Kota Bawah Air Terbesar