in , , , , ,

Menggali Sejarah di Candi Penataran Blitar yang Menawan

Mengenal Sejarah dari Candi Penataran

Candi Penataran via Shutterstock

Apakah Teman Traveler tahu candi bersejarah di Blitar? Candi tersebut bernama Penataran. Situs bersejarah ini berlatar belakang Hindu yang telah ada sejak kerajaan Kediri dan digunakan sampai era kerajaan Majapahit. Yuk simak ulasannya.

Baca juga : Fakta Hotel Indonesia, Saksi Perjalanan Asian Games di Indonesia

Terbesar di Jawa Timur

Kawasan Candi Penataran (c) Nevan Jayadi/Travelingyuk

Komplek candi Penataran ini merupakan komplek candi terbesar di Jawa Timur dan terletak di lereng barat daya Gunung Kelud tepatnya pada ketinggian 450 m dari permukaan laut. Komplek Candi Penataran ini terletak di Desa Panataran, Kecamatan Nglegok, Blitar.

Sejarah Singkat

Tangga Candi (c) Nevan Jayadi/Travelingyuk

Situs bersejarah ini ditemukan pada tahun 1815, dan belum banyak dikenal sampai tahun 1850. Komplek candi ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang merupakan Letnan Gubernur Jendral pada masa kolonial Inggris di Indonesia pada waktu itu.

Raffles bersama-sama dengan Dr.Horsfield seorang ahli Ilmu Alam mengadakan kunjungan ke Candi Panataran, dan hasil kunjunganya dibukukan dalam buku yang berjudul “History of Java” yang terbit dalam dua jilid. Jejak Raffles ini kemudian hari diikuti oleh para peneliti lain yaitu J.Crawfurd merupakan seorang asisten residen di Yogyakarta, selanjutnya Van Meeteren Brouwer (1828), Junghun (1884), Jonathan Rigg (1848) dan N.W.Hoepermans yang pada tahun 1886 mengadakan inventarisasi di komplek Candi Panataran.

Salah Satu Candi (c) Nevan Jayadi/Travelingyuk

Nama asli Candi Penataran dipercaya adalah Candi Palah yang disebut dalam prasasti Palah, dan dibangun pada tahun 1194 oleh Raja Çrnga (Syrenggra) yang bergelar Sri Maharaja Sri Sarweqwara Triwikramawataranindita Çrengalancana Digwijayottungadewa. Raja Çrnga memerintah kerajaan Kediri antara tahun 1190 hingga 1200, sebagai candi gunung untuk upacara pemujaan agar dapat menetralisasi atau menghindari mara bahaya yang disebabkan oleh gunung Kelud yang sering meletus.

Diburu Arkeolog

Komplek Candi (c) Nevan Jayadi/Travelingyuk

Nah berdasarkan sejarah itu, betapa sangat menariknya candi penataran ini bukan, apalagi buat para arkeolog, dan penyuka sejarah. Candi yang ditinggalkan ini masih berdiri kokoh dan belum mendapatkan rekonstruksi sehingga keasliannya masih sangat terjaga.

Nah itulah sejarah singkat dari Candi Penatarab, apakah Teman Traveler tetarik untuk berkunjung ke tempat bersejarah ini? Kalau berlibur ke Blitar, jangan lupa untuk mampir ke candi ini ya. Next

ramadan

Uji Adrenalin! Jalur Ekstrim Tumpak Sewu dari Kabupaten Malang

Santap Siang di Lesehan Taliwang Nada Sayang-Sayang Mataram