in , ,

Mengenal Dodongkal, Si Manis Jajanan Pasar Melegenda di Bogor

Bogor memang identik dengan wisata alam yang sangat memukau. Kota ini merupakan tempat wisata bagi masyarakat ibukota dan kota di Jawa Barat lainnya. Selain wisata alamnya, julukan kota hujan ini memiliki kuliner yang beraneka ragam. Salah satu makanan khas Bogor yang tidak kalah lezat dan nikmat adalah Dodongkal. Makan ini merupakan salah satu jenis makanan tradisional khas Bogor. Dongkal ini dibuat dari beras yang ditumbuh sampai halus dan menghasilkan tepung. Biasanya jajanan pasar di Bogor ini disajikan diatas daun pisang dan ditaburi parutan kelapa diatasnya.

Baca juga : Rujak Gelogor, Pedasnya Bikin Bibir “Jontor”

Jika dilihat sekilas memang mirip dengan kue putu. Ini dikarenakan adonan dasarnya memang sama dengan kue putu, yakni menggunakan tepung beras dan gula aren. Ketika matang, kue dongkal ini teksturnya lebih kenyal dari kue putu. Dari segi warna pun hanya dominan warna putih karena tidak diberikan warna. Untuk bentuknya sendiri seperti tumpeng. Di zaman modern seperti sekarang ini, dodongkal tidak hanya hadir dalam varian rasa gula aren saja. Namun juga ada varian rasa lainnya. Misalnya menggunakan keju dan varian rasa lainnya.

Dodongkal yang dibuat menggunung. Foto via budaya-indonesia.org

Nah, Teman Traveler sepertinya ingin tahu bahan dasar dan cara memasak jajanan pasar di Bogor ini. Yuk simak penjelasan dibawah ini! Bahan Untuk Pembuatan Dodongkal memang sangat sederhana, yaitu:

  • 20 gram tepung beras
  • 100 gram gula aren, serut
  • 1 lembar daun pandan
  • 1 sdt garam
  • 50 – 70 ml air hangat
  • 1 sdt garam
  • 100 gram kelapa parut kukus

Setelah menyiapkan beberapa bahan yang diperlukan, teman traveler bisa memulai cara pembuatannya dengan step yang sudah dijelaskan dibawah ini:

  • Kukus tepung beras dan daun pandan selama 20 menit, alasi dengan serbet bersih. Biarkan sampai dingin.
  • Tuang tepung beras dalam wadah dan tambahkan garam. Berikan air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni menggunakan tangan (digaley/awug) sampai berbutir. Tetapi jika dikepal akan menggumpal.
  • Ayak menggunakan saringan sedikit kasar sembari digesek menggunakan tangan supaya butirannya merata. Siapkan 2 buah cetakan dengan ukuran diameter 12 cm.
  • Tuangkan tepung ke dalam cetakan sebanyak 2 sdm, tidak perlu ditekan, cukup diratakan saja. Kemudian tambahkan gula aren untuk menutupi tepung. Ulangi sampai hampir memenuhi cetakan dengan lapisan terakhir tepung.
  • Siapkan panci kukusan, gunakan gelas dengan dasar tebal untuk meletakkan cetakan. Jangan lupa untuk melubangi bagian tengah, ini dimaksudkan untuk membuat bagian dalam matang. Kukus selama 30 menit dengan menggunakan api sedang sedikit kecil saja. Jika sudah matang, angkat dan keluarkan dari cetakan secara perlahan. Sajikan dengan kelapa parut dan bisa dinikmati.
Menyaring tepung untuk dodongkal. Foto via anekaresep.my.id

Dodongkal ini memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Setiap 40 gram dodongkal matang, terdapat Energi sebesar 7 kilokalori, Protein 1,3 gram, Karbohidrat 15,8 gram, Lemak 0,9 gram, Kalsium 0,01 miligram, Fosfor 0 miligram, dan Zat besi 0,2 miligram.

dodongkal memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Foto via cookpad.com

Selain dodongkal yang menjadi jajanan pasar di Bogor, masih ada banyak makanan khas lain yang cocok untuk dinikmati. Diantaranya adalah doclang, seupan talas, pepes sagu, es pala, toge goreng, dan masih banyak lainnya. Selain mencicipi makanan khas kota Bogor, jangan lupa untuk menikmati tempat-tempat wisatanya. Di kota Bogor juga tidak hanya menyajikan makanan khas saja, tetapi juga ada banyak makanan kekinian. Tinggal mau pilih makanan mana yang menemani dari pagi sampai malam hari. Next

ramadan

Sentra Pembuatan Emping Jengkol Di Bogor Dan Khasiatnya Bagi Kesehatan

Panorama Air Terjun Bajuin yang Memukau, Cocok Untuk Healing Terbaik