in , ,

Merasuk ke Perut Bumi di Goa Buni Ayu Sukabumi

Goa Buni Ayu Hadirkan Medan Menantang untuk Pecinta Wisata Alam

Berfoto di Salah Satu Sudut Goa Buni Ayu
Berfoto di Salah Satu Sudut Goa Buni Ayu (c) Helga Christina/Travelingyuk

Sukabumi ternyata memiliki banyak tempat wisata anti-mainstream lho. Kawasan ini menawarkan sederet alam dengan panorama indah. Salah satunya adalah Goa Buni Ayu. Menjelajah gua horizontal ini membuat saya serasa menyatu dengan alam. Seperti apa? Yuk, simak ulasan berikut.

Baca juga : Lama Pacaran tapi Ditinggal Nikah? Lakukan 5 Hal Ini Untuk Move On

Bermalam di Perkemahan

Area masuk goa (c) Helga Christina/Travelingyuk

Goa Buni Ayu terletak di daerah Cipicung, Kerta Angsana, Nyalindung, Cimerang, Purabaya. Sebaiknya Teman Traveler menumpang kendaraan pribadi jika ingin mengunjungi tempat ini.

Di sekitar kawasan goa terdapat camping ground. Teman Traveler bisa mendirikan tenda dan bermalam untuk merasakan sensasi kembali ke alam. Aktivitas ini juga sempat saya coba ketika mengunjungi daerah ini.

Perjalanan menuju area kemping (c) Helga Christina/Travelingyuk

Dari pintu masuk menuju area kemping Teman Traveler masih harus berjalan sekitar 700 meter. Namun itu bukan masalah bagi saya dan rekan-rekan yang masih muda nan perkasa hehe. Untungnya jalan yang dilalui cukup landai dan mudah dilalui. Sepanjang perjalanan nampak deretan indah pohon pinus dan mahoni. Sangat cantik dan menyegarkan mata.

Mendirikan tenda (c) Helga Christina/Travelingyuk

Begitu sampai di kawasan Goa Buniayu, saya dan rekan-rekan menyempatkan diri untuk berfoto-foto ria. Kami sempat berpose dengan latar belakang pohon, akar, tangga, serta sudut Instagenic lainnya. Setelah itu, kami segera mendirikan tenda sebelum langit gelap.

Deretan tenda dekat kawasan goa (c) Helga Christina/Travelingyuk

Pengalaman yang cukup seru, lantaran saya bisa belajar memasang tenda dengan bantuan teman-teman. Harga sewanya cukup murah, hanya Rp5.000 per orang. Takkan membikin kantong bolong.

Menyusuri Goa Buni Ayu

Berfoto di dalam goa (c) Helga Christina/Travelingyuk

Hari pertama menghabiskan liburan di sini, rombongan saya langsung diajak menjelajah Goa Buni Ayu alias Cipicung yang berjenis goa horizontal. Sebelum perjalanan dimulai, kami dibekali beberapa teori wisata ekstrem. Namun semuanya hanya ada dalam bayangan karena kami belum pernah menjelajah goa sebelumnya.

Berfoto di salah satu sudut goa (c) Helga Christina/Travelingyuk

Saat itu yang tersirat dalam benak kami adalah masuk goa dan berpose dengan aneka ornamen lucu menggemaskan. Namun sekedar informasi, kawasan Buni Ayu sendiri terdiri dari 40 goa. Saya sendiri hanya ingat jenisnya saja, horizontal dan vertikal.

Sebagai pemanasan, terlebih dulu kami menjelajah goa horizontal di malam hari. Kala itu kami merasakan serunya berfoto-foto dengan latar belakang stalaktit dan stalagmit. Meski demikian ada sedikit perasaan ngeri karena atmosfer dalam goa cukup mencekam, apalagi saat malam.

Melewati lorong sempit (c) Helga Christina/Travelingyuk

Meski begitu, rombongan saya cukup menikmati pengalaman tersebut. Kala itu kami bahkan harus melewati jalur berlumpur yang diakibatkan aliran sungai dalam goa. Kami juga sempat menyapa langsung beberapa hewan endemik Goa Buni Ayu, seperti kelelawar dan laba-laba putih.

Pokoknya menyusuri goa terasa sangat seru dan memberikan sensasi berbeda, apalagi bagi saya yang pemula. Benar-benar sebuah pengalaman baru untuk saya pribadi. Adrenalin seolah terus dipacu, meski tidak terlalu intens. Meski termasuk goa horizontal, jalan masuknya tak semudah yang dibayangkan. Banyak rintangan harus dilalui demi mencapai tujuan.

Itulah sedikit pengalaman saya mengunjungi Gua Buni Ayu di Sukabumi. Bagaimana dengan kalian Teman Traveler, siap merasakan keseruan serupa dalam waktu dekat? Next

ramadan

Written by Helga Christina

Penulis adalah kontributor lepas di travelingyuk.com

Babymoon Ratna Galih di London via Instagram @ratnagalih

Sebelum Lahirkan Bayi Kembar, Ini Destinasi Babymoon Ratna Galih di London

Bullish Foodhall

Bullish Foodhall, Surga Kuliner Sekaligus Tempat Nongkrong Baru di Jogja