in , , ,

Ziarah ke Gua Maria Kerep Ambarawa yang Mempesona

Wisata Religi Sambil Menikmati Panorama Alam di Gua Maria Kerep Ambarawa Semarang

Per Mariam Ad Jesum (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Semarang sudah sangat terkenal dengan wisata sejarah serta alamnya, seperti Kota Lama, Lawang Sewu, Candi Gedong Songo, Eling Bening, Umbul Sidomukti dan masing banyak lagi. Tidak hanya menawarkan wisata itu saja loh, Semarang juga memiliki wisata religi yang dapat Teman Traveler kunjungi, seperti Gua Maria Kerep Ambarawa. GMKA sangat terkenal untuk masyarakat penganut agama katolik. Tidak hanya sebagai tempat ziarah dan berdoa, tempat ini juga dijadikan tempat wisata dengan objek yang paling terkenal adalah Patung Maria Asumpta yang berdiri kokoh setinggi 42 meter. GMKA tidak hanya untuk masyarakat yang beragama katolik saja tetapi tempat ini bebas di kunjungi oleh semua masyarakat umum. 

Baca juga : Taman Ghanjaran di Trawas, Menunggu Buka jadi Seru Bareng Keluarga

1. Sejarah Gua Maria Kerep Ambarawa

Patung Bunda Maria Asumpta (c) Chandra Xave/Travelingyuk

GMKA adalah tempat yang sangat nyaman untuk berdoa, berziarah, menenangkan serta menyegarkan diri. Wisata ini merupakan gua buatan yang menyerupai Gua Maria Lourdes di Perancis yang memiliki tempat yang luas sehingga dapat menampung ribuan penziarah yang datang. 

Bagian Bawah Patung, Kisah Perjalanan Yesus (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA) didirikan pada tahun 1954 di lokasi yang awalnya adalah milik Kongregasi Bruder Para Rasul atau Bruder Apostolik. Ada dua dasar yang membuat GMKA ini yaitu dibangun pertama untuk mengenang 100 tahun usia dogma “Maria Terkandung Tanpa Noda” dan atas dasar kebutuhan para Bruder Apostolik. 

Pembangunan awal gua ini tidak hanya melibatkan para Bruder saja namun turut melibatkan murid-murid sekolah Guru Kolese Santo Yusuf Ambarawa dan sekolah Guru Putri Santa Maria Ambarawa. Mereka bergotong royong bersama dengan anak asrama Bruderan dan Susteran. Akhirnya, pada tanggal 15 Agustus 1954, Gua Maria Kerep Ambarawa di berkati dan di resmikan oleh Bapak Uskup Agung Semarang Mgr. A. Soegijapranata SJ dengan air suci dari Lourdes. 

Patung Maria Asumpta yang menjadi daya tarik baru di berkati pada tanggal 15 Agustus 2015. Patung ini memiliki ketinggian patung 23 meter dan untuk penopang 19 meter yang menjulang indah dengan total tinggi 42 meter. Di bagian bawah patung terdapat lukisan perjalanan Yesus.

2. Tempat Berdoa

Gua Maria Tempat Berdoa (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Tempat yang luas serta di bawah pepohonan, menjadikan tempat ini sangat sejuk dan nyaman. Pusat berdoa ada didepan Gua Maria. Setelah selesai berdoa, para penziarah biasanya membasuh tangan serta kaki dengan air suci yang di ambil melalui kra-kran air di samping kanan gua dan umumnya penziarah membawa pulang air suci ini, Teman Traveler bisa membawa air menggunakan wadah botol atau sejenisnya.

Ruangan Devosi bagi Sakramen Maha Kudus (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Tidak hanya depan Gua Maria saja, ada beberapa tempat untuk berdoa seperti Ruang Adorasi yang merupakan tempat devosi bagi Sakramen Maha Kudus, devosi kepada Salib Milenium dan juga terdapat 2 rute untuk jalan
salib bagi penziarah rute pendek yang terdapat di dalam komplek GMKA dan rute panjang yang dimulai dari Gereja Santo Yusuf Ambarawa dan berakhir di dalam area GMKA.  

3. Fasilitas dan Hal Unik Seputar Gua Maria Kerep Ambarawa

Pertokoan Menjual Perlengkapan Ibadah (c) Chandra Xave/Travelingyuk

GMKA memiliki fasilitas yang lengkap mulai dari tempat parkir yang sangat luas, pertokoan yang menyediakan perlengkapan beribadah seperti Buku Doa, Rosario, Salib, Patung Santo dan Santa, Paket Bunga serta Pujasera juga ada. Tempat ibadah ini selalu mengadakan agenda rohani rutin seperti Novena Reguler yang biasa diadakan setiap minggu kedua, dimulai pada bulan September hingga Mei, Perayaan Ekaristi setiap hari minggu, dan Perayaan Hari Besar serta agenda rohani lainnya.

Taman GMKA (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Wisata rohani ini nampak berbeda karena terdapat hamparan Taman Doa yang sangat luas. Selain menjadi ruang terbuka publik, tempat ini memiliki miniatur Kisah-kisah dalam Injil, seperti, Makam Yesus, Mukjizat Lima Roti dan Dua Ikan, Pembabtisan Yesus oleh Yohanes Pembabtis, Pernikahan di Kana, serta Danau Gallilea. Area ini merupakan area favorit dari penziarah setelah berdoa, karena tempat ini memiliki pemandangan yang mempesona dan dijadikan objek untuk berfoto serta beristirahat.   

4. Akses Menuju Lokasi

Mukjizat Lima Roti dan Dua Ikan (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Gua Maria Kerep Ambarawa berada di jalan Tentara Pelajar, Kerep, Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Untuk mencapai tempat ini, Teman Traveler bisa melalui beberapa jalur sesuaikan dengan tempat Teman Traveler berada. Teman Traveler bisa mengakses tempat ini melalui Google Maps. GMKA terbuka untuk umum dan Teman Traveler bisa datang kapan saja. Jika Teman Traveler berkunjung ke tempat ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti :

  • Selalu menjaga ketenangan dalam berdoa atau saat sedang berkeliling di sekitar komplek GMKA.
  • Menjaga barang bawaan pribadi.
  • Menjaga fasilitas GMKA dan selalu membuang sampah pada tempatnya.

Itulah ulasan singkat mengenai wisata rohani di Semarang yang bisa Teman Traveler kunjungi. Semoga bermanfaat. Next

ramadan

Pantai Melasti Bali, Nikmati Pantai dari Tebing Tinggi

Wisata Rumah Hobbit Grafika Cikole, Lembang, Bandung