in ,

Gunung Api Purba Nglanggeran? Bukan Ini Bukit Sepikul di Sukoharjo

Foto-foto berikut ini bukan gambar dari Gunung Api Purba Nglanggeran yang terletak di Gunungkidul, Yogyakarta. Beberapa angle gambar memang nampak mirip namun sebetulnya ini adalah gambar dari Bukit Sepikul di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Baca juga : Bak Musim Semi di Korea Selatan, Cemoro Sewu Jangan Sampai Kamu Lewatkan

Dalam beberapa tahun terakhir nama Bukit Sepikul di desa Gentan, kecamatan Bulu, Sukoharjo memang tengah menjadi buah bibir terutama di kalangan anak muda yang hobi “mbolang” dan foto selfie. Pasalnya bukit ini memberikan hasil gambar yang begitu indah sangat pas untuk dijadikan foto profil di sosial media.

Bukit Sepikul yang juga dikenal dengan Situs Danyangan atau Kompleks Batu Seribu ini cukup mudah untuk diakses dengan mengambil rute dari Jalan Solo-Wonogiri. Tidak perlu membayar mahal untuk masuk ke kawasan wisata yang dikelola oleh pokdarwis daerah setempat. Cukup membayar biaya parkir Rp. 2 ribu untuk sepeda motor dan Rp. 5 ribu untuk mobil traveler sudah bisa masuk dan menikmati suguhan alam sepuasnya.

Dari lokasi parkir traveler tidak begitu saja langsung bisa menjumpai pemandangan pegunungan yang keren. Mereka masih harus jalan kaki mendaki bukit dengan kemiringan 40 hingga 60 derajat. Untuk itu sebelum datang ke tempat ini sebaiknya siapkan fisik yang prima serta kenakan alas kaki yang sesuai untuk mendaki.

https://www.instagram.com/p/BGQonrsLRxz/

Perbukitan di sana memiliki namanya masing-masing. Dari beberapa sumber nama batu-batu yang ada di Bukit Sepikul ini antara lain Watu Jaran, Watu Kandang, Watu Tinggik, Watu Pawon, dan Watu Tumpuk. Nah umumnya traveler mendaki ke Watu Tumpuk yang punya pemandangan paling indah menghadap Bukit Sepikul.

Ada sekelumit cerita unik mengenai keberadaan bukit ini. Konon menurut kisah legenda, bukit Sepikul adalah gunung batu yang digunakan Bandung Bondowoso untuk membuatkan 1000 candi permintaan Roro Jonggrang. Lantaran tipu daya sang puteri candi pun gagal selesai tepat waktu dan sang pangeran meninggalkan batu tersebut begitu saja yang akhirnya kini dikenal sebagai Bukit Sepikul ini.

Waktu terbaik untuk mengabadikan momen di Bukit Sepikul adalah pada saat sore menjelang malam. Fenomena matahari terbenam akan memberikan pemandangan yang sangat indah. Meski begitu traveler harap selalu waspada saat melakukan foto selfie lantaran posisi tempat ini sangat curam. Tetap utamakan keselamatan di atas kesenangan ya! Next

ramadan

Written by Alfri

Aku orangnya suka traveling terutama menjelajahi tempat-tempat yang belum banyak dijamah para turis.

Tempat Salat Ied dengan Jamaah Paling Berlimpah, Beberapa Diantaranya Ada di Negara Non-Muslim!

Aneka Makanan Khas Lebaran di Indonesia