in , ,

Menjelajah Gunung Kunyit, Pesona Magis Berbalut Cerita Mistis

Menyimak Eloknya Panorama Alam Bernuansa Misterius di Gunung Kunyit

Kawasan hutan sekitar Gunung Kunyit
Kawasan hutan sekitar Gunung Kunyit (c) Kapten197/Travelingyuk

Dikenal dengan sebutan ‘Bumi Sakti Alam Kerinci’, tak heran jika Kabupaten Kerinci memiliki deretan destinasi dengan panorama alam mengagumkan. Namun tak jarang beberapa di antaranya dibungkus dengan cerita atau mitos rakyat yang membuat bulu kuduk merinding. Salah satunya adalah Gunung Kunyit di Desa Talang Kemuning, Kecamatan
Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.

Baca juga : Pet Person Traveler, Simak Hal Ini Sebelum Naik Pesawat

Dikenal juga dengan nama Bukit Belerang, destinasi ini menawarkan pesona alam dalam balutan kisah yang sulit dibuktikan kebenarannya, namun tetap menarik disimak.

Tempat Melatih ‘Ilmu’

Pelataran Gunung Kunyit (c) Kapten197/Travelingyuk

Gunung Kunyit diberi nama demikian karena mengeluarkan bau menyengat mirip kunyit. Begitu pula dengan warna belerangnya yang kekuningan. Menurut penuturan masyarakat setempat, gunung ini dikenal memiliki nuansa dan cerita mistis. Hingga sekarang, tak sedikit yang menjadikannya sebagai tempat bertapa maupun melakukan beragam ritual.

Selain itu ada juga kawasan khusus yang kerap disebut ‘Taman Dewa’. Kabarnya tempat ini sering digunakan untuk melatih ilmu kebatinan. Di lokasi yang sama, Depati Parbo, salah satu pahlawan Kerinci, disebut-sebut pernah meminta petunjuk pada Sang Pencipta sebelum bertempur melawan penjajah.

Ada juga yang mengatakan bahwa ‘Taman Dewa’ ditumbuhi sebuah bunga langka. Jika beruntung bisa melihatnya, tanaman ini akan berbau sangat harum. Namun anehnya, aroma tersebut bakal luntur jika bunga dibawa keluar Taman Dewa.

Sebenarnya masih banyak cerita menarik seputar Gunung Kunyit, namun semua itu bisa dianggap sebagai bagian dari kearifan lokal saja. Bagi para pendaki gunung, tempat ini terasa istimewa lantaran puncaknya memiliki dua kawah. Tak lebih dari itu.

Pendakian Lumayan Menantang

Jalur menuju Taman Dewa (c) Kapten197/Travelingyuk

Jika Teman Traveler tertarik menjelajah gunung ini, sebaiknya melakukan perencanaan matang sebelumnya. Sediakan perlengkapan mendaki gunung dan peralatan lain. Sebab hingga tulisan ini dibuat, belum ada  informasi soal fasilitas penyewaan atau toko outdoor disekitar kaki Gunung Kunyit.

Jika Teman Traveler tak ingin repot ,kalian bisa sewa guide untuk mencari perlengkapan yang dibutuhkan di kota Sungai Penuh.

Sebelum menjejakkan kaki di kaki Gunung Kunyit, Teman Traveler harus memulai perjalanan dari Sungai Penuh menuju Desa Talang Kemuning. Menggunakan angkutan kota, bakal butuh waktu sekitar satu setengah jam. Jika ingin lebih cepat, bisa menggunakan mobil pribadi.

Setelah tiba di desa Talang Kemuning, Teman Traveler sebaiknya segera memberitahukan maksud dan tujuan kedatangan pada perangkat desa setempat. Baru setelah itu kalian bisa memulai pendakian.

Dalam kondisi normal pendakian akan membutuhkan waktu empat hingga lima jam. Teman Traveler akan melewati jalur dengan kondisi variatif. Mula-mula, kalian bakal melewati kawasan Hutan Kayu Manis selama kurang lebih satu jam. Berikutnya, perjalanan akan dilanjutkan dengan masuk hutan rimba lebat, dengan jalur menanjak hingga sampai di puncak.

Jalur pendakian di sini kunyit tergolong berat. Teman Traveler wajib memilikik fisik dan mental prima.

Pesona Alam Luar Biasa

Vegatasi hutan perawan (c) Kapten 197/Travelingyuk

Keasrian Gunung Kunyit masih sangat terjaga sampai sekarang. Terlihat dari hutan dan pohon yang masih lebat. Suara-suara burung, siamang, rusa dan macan kadang masih bisa terdengar di sini. Teman Traveler juga akan menemukan banyak tumbuhan, seperti kantong semar, anggrek hutan, dan beragam jenis lumut.

Teman Traveler jangan lupa membawa perlengkapan dokumentasi. Banyak spot-spot bagus untuk mengabadikan momen di sini.

Kawasan Taman Dewa (c) Kapten 197/Travelingyuk

Trekking di sini takkan terasa membosankan karena kalian bakal senantiasa dimanjakan aliran sungai dari puncak. Tidak perlu khawatir mencari sumber air bersih.

Bagi Teman Traveler yang suka menikmati keindahan malam dengan ditemani hamparan bintang dan gemerlap lampu dari pemukiman, kalian bisa mendirikan tenda di puncak. Nyalakan api unggun dan nikmati hidangan makan malam dengan suasana berbeda.

Taman Dewa dilihat dari atas (c) Kapten 197/Travelingyuk

Ingin merasakan atmosfer ala padang savana di Afrika? Cobalah kemping di area Taman Dewa. Kawasan ini dikelilingi deretan pohon hijau dan rumput liar yang seolah tertata rapi.

Itulah sedikit ulasan mengenai Gunung Kunyit, destinasi Kerinci apik dengan balutan cerita-cerita misterius. Bagaimana Teman Traveler, adakah di antara kalian yang tertarik datang ke wisata Jambi ini? Next

ramadan
kuliner Italia

Kuliner Italia yang Kondang di Indonesia, Jangan Tahunya Pizza Saja, Ya

jajanan khas Jawa Timur dari Ketan

Jajanan Khas Jawa Timur dari Ketan, Nyamil Tapi Bikin Kenyang