in ,

Jajanan Tradisional Khas Kotagede Jogjakarta, Buah Tangan Untuk Orang Tersayang

Kudapan Tradisional Khas Kotagede, Jogja

Via Instagram bhumihostel_id

Kotagede, Jogjakarta merupakan salah satu lokasi yang rekomended dikunjungi saat sedang berada di Kota Gudeg. Banyak hal menarik yang bisa untuk kamu lihat, mulai dari berbagai bangunan yang memiliki arsitektur kuno sampai dengan pusat industri kerajinan perak. Jelajah suatu tempat tanpa mencoba kulinernya tentu saja akan sangat kurang lengkap yah. Nah, berikut ini jajanan tradisional khas Kotagede yang bisa dicoba sekaligus dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Baca juga : The Instagenic Glass Terrace at Nguluran Beach

Roti Kembang Waru

Kue kembang Waru, Via Instagram bhumihostel_id

Kembang Waru ini merupakan kue tradisional khas Kotagede yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Kembang Waru banyak dijajakan di berbagai pasar tradisional. Bentuknya seperti kembang yang sedang mekar dan rasanya enak. Tidak sembarangan, ternyata jumlah kelopak dari kue Kembang Waru ini memiliki arti filosofis yang sangat dalam di baliknya. Bentuknya menyerupai kelopak yang jumlahnya ada delapan. Dan ternyata itu merupakan 8 unsur yang ada di dunia. Harapannya, setelah mengosumsi Kembang Waru, orang-orang bisa mengamalkan unsur-unsur yang terdapat dalam bunga tersebut.

Kembang Waru, Via Instagram bhumihostel_id

Kipo

Kipo, Via Instagram jogjaku

Kipo merupakan kue tradisional khas Kotagede yang sudah sangat populer. Bentuknya unik dan memiliki rasa yang tidak kalah uniknya. Terbuat dari adonan tepung ketan yang dicampur dengan air daun suji yang kemudian diisi dengan kelapa dan juga gula. Dipipihkan dengan menggunakan ibu jari kemudian dibakar di atas wajan yang terbuat dari tanah liat. Karena tidak ada campuran bahan pengawet di dalamnya, kipo hanya bertahan satu hari saja.

Legomoro

Legomoro, Via Instagram verkade27

Jajanan khas Kotagede lainnya adalah legomoro yang dahulu digunakan sebagai sajian saat ada acara tertentu, misalnya saja pernikahan. Legomoro ini memiliki rasa yang sama seperti lemper yang terbuat dari ketan dan diberi isian daging. Lalu dibungkus dengan daun pisang dan diikat dengan tali bambu. Tidak perlu menunggu adanya hajatan, sekarang ini legomoro sudah banyak dijual di berbagai tempat, terutama di Kotagede, Jogja.

Yangko

Yangko, Via instagram helliwidhy

Yangko ini ternyata penamaannya berawal dari nama Kiyangko atau singkatan dari Ki Tiyang Kotagede, yang memiliki artis Ini orang Kotagede. Yangko ini terbuat dari bahan dasar ketan yang dikukus. Biasanya yangko ini memiliki bentuk kotak, berisi cincangan kacang. Sekarang ini yangko sudah dikreasikan memiliki beragam rasa seperti buah-buahan.

Kamu yang sekarang sedang berada di Jogja, khususnya Kotagede, jangan lupa untuk mencicipi berbagai kuliner khas di atas ya. Tak lengkap rasanya traveling ke Kotagede tanpa mencicipi berbagai kulinernya. Next

ramadan

Deretan Pantai di Bali yang Bisa Disinggahi Saat Road Trip Lewat Jalur Darat

Pertama Kali di Indonesia, Duty Free Arrival Hadir di Bandara Ngurah Rai Bali