in ,

Kafe di Pedalaman Blitar yang Milenial Banget

Kafe di Blitar
Kafe di Blitar

Minuman dan makanan kuliner khas perkotaan memang biasanya hanya dapat kita jumpai sekitar perkotaan dan sekitarnya saja. Selain penikmat nya yang memang identik dengan kawula muda juga pilihan rasa kuliner anak jaman milenial sudah lebih modern yang kaya akan rasa dalam satu sajian.

Baca juga : Pantai Watu Pecak, Nikmatnya Semilir Angin di Lumajang

Sajian yang saya pesan (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Nah di Blitar ada cafe dan resto yang dikelola oleh anak-anak muda dengan membuat konsep tempat dan sajian kulinernya terlihat berbeda dengan tempat lain di sekitarnya. Star House Cafe & Resto yang satu ini terlihat mencolok dan berbeda baik dari bangunan serta menu makanan dan minuman nya.

Tampilan cafe yang terang benderang sangat mudah untuk ditemukan (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Berada di jalur alternatif Blitar – Malang tepatnya di Desa Tumpang Kecamatan Kanigoro, Star Cafe dan Resto menjelma menjadi tempat yang menyasar pasar kaum milenial yang identik beda, cepat dan kreatif. Pencahayaan yang lumayan terang baik dari luar maupun di dalam resto menjadikan tempat ini terlihat bersih dan rapi.

Saputan tulis dan kuas juga terdapat di dinding (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Penggunaan furniture seperti meja kursi serta perabot juga dominasi kaya akan warna, dinding nya juga tak luput dengan tulisan maupun saputan lukis. Segera saya beranjak ke lantai 2 dan memilih tempat duduk yang nyaman menurut saya dan seketika mbak-mbak cantik dengan ramah memberikan daftar menu dan segera kembali ke tempatnya.

Penataan display yang masih seadanya (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Awalnya saya sedikit heran dengan menu-menu yang disajikan yang berani mendobrak dengan hidangan sedikit modern.

Lebih menonjolkan menu yang modern (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Saya coba koneksi wifi sambil menunggu pesanan Mojitto strawberry untuk di siapkan. Dan waw . . . kecepatan berselancar internet nya patut di acungi jempol, mungkin ini faktor utama tempat ini mulai ramai di kunjungi anak-anak muda selama saya duduk.

Untuk tampilan mojitto saya sudah lumayan (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Tidak lebih dari 15 menit Mojitto strawberry sudah di atas meja dan segera saya icip, untuk rasanya cukup lumayan dengan porsi yang pas serta penggunaan buah strawberry dan daun mint asli. Di daftar menu mereka menyediakan mojitto versi virgin juga lho.

Penggunaan hiasan pada dinding cafe cukup mendominasi (c) Mei Indriani/Travelingyuk 

Termasuk tepat strategi pemilik mengenalkan resto barunya dengan kecepatan internetnya yang yahud sembari para pengunjung akan terbiasa dengan menu aneh menurut mereka.

Meja dan kursi yang disediakan lumayan banyak dengan kombinasi (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Karena maklum lokasi sekitar Star Cafe & Resto ini masih dominan dengan pasar tradisonal dan toko-toko konvensional. Tapi komunitas anak mudanya memiliki pasar yang potensial, karena kebetulan lokasi ini kurang dari 10 km dari tempat saya tinggal.

Salah satu hiasan dinding lagi (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Sebagai salah satu jalur alternatif yang padat mobilitas, cafe ini akan banyak membantu para pengguna jalan yang ingin menikmati sajian modern. di tambah lagi ruang 2 lantai sehingga mampu menampung pengunjung lebih banyak.

Untuk kondisi malam, tempat ini cukup mudah untuk di jumpai (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Jika sobat traveler sedang melewati atau berada di jalur alternatif ini, mungkin bisa mampir ke Star cafe & Resto yang menyajikan makanan dan mnuman modern dengan harga desa yang sangat terjangkau. Atau bagi anakmuda sekitar, tempat ini cocok bagi kalian yang ingin bermain game berkecepatan internet tinggi Mobile Legend, PUBG, Free Fire libas. Di jamin betah.             Next

ramadan
pasar Triwindu

Pasar Antik Triwindu, Wisata di Solo yang Bikin Rindu

Mengunjungi Puncak Langit, Wisata Blitar yang Hits