in , , ,

Tahukah Kamu, Berbagai Makanan Indonesia Ini Berasal Dari Belanda

Berbagai macam kuliner nusantara memang memiliki keunikan tersendiri. Meskipun bercita rasa lokal namun berbagai macam makanan ini memiliki sejarah yang berasal dari Belanda. Mengingat bangsa Indonesia adalah salah satu jajahan bangsa Belanda dengan durasi yang cukup lama, wajar saja beberapa kuliner dari negeri kicir angin ini ikut terserap dalam kuliner nusantara. Nah, Teman traveler mungkin penasaran, makanan lokal apa saja yang sejatinya berasal dari bangsa Belanda ini? Simak beberapa ulasan berikut.

Baca juga : 4 Gado-Gado Enak di Surabaya, Cocok Untuk Menu Makan Siang

Makanan Indonesia yang dimodif dari Belanda. Foto via primarasa.com

Perkedel

Makanan satu ini berbahan dasar dari kentang yang ditumbuk dan diberi campuran daging kemudian dibentuk sesuai selera dan sebelum digoreng dilumuri dengan telur kemudian digoreng. Perkedel khas Indonesia ini merupakan akulturasi dari Belanda. Makanan ini sendiri sebenarnya diadaptasi Belanda dari gorengan daging cincang asal Denmark.

Semur

Siapa yang tidak menyukai semur ? Semur merupakan makanan khas Indonesia yang berbahan dasar daging dan kentang. Biasanya masyarakat Indonesia mencampur semur dengan tahu yang diberi tomat dan irisan bawang goreng yang banyak hingga aroma sedap bawang goreng terasa nikmat.

Semur khas indonesia diserap dari bangsa Belanda. Foto via kompas.com

Satu makanan ini terinspirasi dari bangsa Belanda. Semur dalam bahasa Belanda dikenal dengan smoor yang memiliki arti rebusan. Untuk versi Belanda, semur ini terdiri dari daging yang direbus dengan tomat dan bawang dalam waktu yang lama.

Kastangel

Saat hari raya lebaran ataupun Natal, kue ini tidaklah tertinggal diatas meja, bahkan ada disetiap rumah. Kastangel adalah kue kering dengan campuran keju merupakan makanan yang cukup populer di Belanda. Saat masa penjajahan Belanda, banyak sekali kue kering kastangel ini dibawa dari Belanda untuk kebutuhan kolonial. Hingga pada akhirnya banyak warga lokal yang menduplikat kue ini menjadi camilan ketika mengadakan perayaan.

Kue lebaran selalu hadir disetiap rumah. Foto via kompas.com

Lapis Legit

Berawal dari bangsa Belanda yang menyebutnya sebagai kue Spekkoek. Kue ini merupakan kue lapis Eropa dengan rasa manis yang legit. Mereka juga menambahkan rempah rempah khas Asia Tenggara. Untuk Spekkoek sendiri di Indonesia menjelma menjadi roti spiku dimana memiliki 2 hingga 3 lapisan saja.

Kue Cubit

Kuliner ketika bulan ramadhan tak ketinggalan dari kue cubit satu ini. Jajanan ini menjadi populer dikalanagan anak-anak, remaja, hingga orang tua. Namun, banyak warga dan mungkin kamu sendiri tak pernah menyadari bahwa kue ini merupakan salah satu kuliner asli Belanda. Di Belanda sendiri kue ini bernama poffertjes atau panekuk mini yang dibawa dan diperkenalkan Belanda ketika menjajah bangsa Indonesia.

Kue cubit jajanan nusantara ini adaptasi dari kue Belanda. Foto via selerasa.com

Ayam Suwir

Mendengar makana ini, mengingatkan kita berada di pulau Bali. Makanan pedas Ayam Suwir Pelalah dengan rempah rempah pilihan khas Bali ini ternyata terpengaruh dari kuliner Belanda. Ayam suwar suwir Belanda ini bernama zwartzuur dengan tekstur yang sama, hanya saja bumbu dasar yang digunakan di Belanda adalah anggur merah.

Sup Brenebon

Sup menjadi menu utama makanan khas nusantara dan gampang dicari saat kamu berada di Sabang hingga Merauke. Sup Brenebon salah satunya, sup ini biasa hadir di Indonesia Bagian Timur. Sup dengan bahan dasar kacang merah ini memiliki rasa gurih dan lezat dimulut. Olahan sup kacang merah yang empuk dan lembut ini ternyata diadaptasi ketika penjajahan Belanda. Dahulu, bangsa Belanda memperkenalkan dengan nama Bruine Bonensoep.

Sup Brenebon, sup kacang merah yang populer di Belanda. Foto via inatonreport.com

Nastar

Tak hanya kastangel, nastar adalah salah satu makanan atau camilan berasal dari Belanda yang sudah meluas disudut nusantara, dan menjadi camilan khas Indonesia yang hadir disetiap perayaan seperti lebaran ataupun natal dan imlek. Warisan dari Belanda ini berasal dari nama annanas taart yang berarti tart nanas. Di Belanda, kue ini menggunakan selai strowberri, buah persik. Ketika di Indonesia buah ini sulit ditemukan dan diganti dengan buah nanas.

Nastar nanas di Belanda bernama annanas taart. Foto via detikfood.com

Risoles

Gorengan adalah ciri khas makanan Indonesia. Warga lokal bakal kebingungan ketika berada didaerah yang tidak pernah menyediakan gorengan. Nah, berbicara tentang gorenga, risol menjadi pilihan utama. Kuliner satu ini tak pernah luput disajian jajanan pasar, namun perlu kamu ketahui bahwa risol merupakan makanan asli dari Belanda dengan nama rissole. Makanan ini populer di daerah Eropa termasuk Perancis.

Roti Goreng

Roti goreng dengan taburan wijen yang lezat. Foto via yummyapp.com

Roti goreng, camilan diwaktu pagi hari, biasa kamu temukan dipinggir jalanan ketika berangkat kesekolah ataupun bekerja. Roti goreng manis ternyata salah satu camilan Belanda yang bernama oliebollen dengan taburan wijen yang bisa menggantikan nasi diwaktu pagi hari bagi warga nusantara. Next

ramadan

Menyaksikan Ritual Perang Pandan di Bali, Sakral dan Menegangkan

Pantai Gunung Payung Bali, Cantiknya Pesisir di Balik Terjalnya Tebing