in , , ,

Menggali Sejarah 5 Tempat Instagenic nan Keren di Surabaya

Recharge Ilmu Sejarah di Kota Pahlawan

Surabaya merupakan salah satu kota metropolitan terbesar kedua setelah Kota Jakarta. Meski begitu, Surabaya merupakan tempat yang cocok untuk Teman Traveler melaksanakan wisata sejarah. Surabaya dijuluki Kota Pahlawan karena perjuangan Arek-arek Suroboyo untuk mempertahankan kemerdakaan Indonesia. Perjuangan yang dilakukan itu tepat pada tanggal 10 November 1945, yang kini dikenal sebagai Hari Pahlawan.

Baca juga : 4 Tempat Pesta Pernikahan Terapung di Bali, Romantis Abis

Hal itu menjadikan Surabaya sebagai pilihan tepat bagi Teman Traveler yang ingin melakukan wisata sejarah. Meskipun sudah menjadi kota metropolitan, Surabaya masih melestarikan tempat-tempat bersejarah untuk mengenang jasa dan perjuangan yang telah dilalui loh. Berikut beberapa rekomendasi tempat bersejarah yang dapat Teman Traveler kunjungi untuk belajar sambil berwisata.

1. Tugu Pahlawan

Tugu Pahlawan via Instagram @sjarwoh

Salah satu ikon Kota Surabaya ini berdiri megah di Jalan Pahlawan, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Tugu Pahlawan dibangun untuk mengenang sejarah tentang pertempuran pada 10 November 1945 silam. Tidak hanya Tugu Pahlawan, Teman Traveler juga dapat mengunjungi museum yang terdapat di bawah tanah lahan Tugu Pahlawan.

Museum yang dijuluki 10 November ini dibangun untuk mengenang jasa pahlawan yang berjuang. Teman Traveler akan melihat diorama-diorama selama pertempuran, berbagai foto dokumentasi saat pertempuran hingga bisa mendengarkan suara asli orasi Bung Tomo dalam membakar semangat Arek-arek Suroboyo lho.

Museum ini tutup pada hari Senin dan hari libur nasional. Jam buka pada Weekdays, kurang lebih mulai pukul 08:00 hingga 16:00 WIB. Sedangkan, pada hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 07:00 hingga 15:00 WIB. Jadi jangan sampai datang diwaktu yang salah ya.

2. Jalan Gula

Spot Foto di Jalan Gula via Instagram @naufalrmzy

Jalan Gula merupakan salah satu jalan sempit yang menjadi incaran bagi pemburu spot vintage. Pada Jalan Gula, Teman Traveler akan menemui bangunan kuno dengan arsitektur khas Belanda. Sehingga membuatnya menjadi tempat dengan spot foto menarik.

Hal itu karena dulunya Jalan Gula merupakan kawasan pabrik tembakau milik pengusaha Belanda. Jika Teman Traveler ingin datang untuk berburu foto dengan spot vintage, lebih baik datang pada hari Minggu karena tidak ada aktivitas perdagangan.

3. Museum Surabaya

Museum Surabaya via Instagram @jovitajims

Terletak di Lantai Dasar Gedung Siola, museum ini dapat menjadi referensi Teman Traveler untuk berwisata sejarah. Siola sendiri merupakan temoat yang bersejarah di Surabaya. Gedung ini pernah digunakan sebagai lokasi pertahanan untuk melawan sekutu. Namun, sebelum itu, gedung ini merupakan perusahaan tekstil asal Inggris.

Di museum ini, Teman Traveler dapat melihat koleksi-koleksi bersejarah seperti baju dinas pemadam kebakaran sejak zaman Belanda, piano antik, hingga transportasi tradisional Surabaya. Museum ini buka kurang lebih mulai pukul 09:00 WIB dan tutup pada hari Senin.

4. Museum Bank Indonesia

Museum De Javasche Bank via Instagram @noviadyhastr

Museum ini terletak di Jalan Garuda No 1, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya. Bangunan ini dulunya memiliki nama De Javasche Bank. Teman Traveler dapat menemukan beberapa koleksi menarik seperti uang-uang yang pernah diterbitkan oleh Bank Indonesia, sejarah uang dari masa ke masa, perusak uang kertas dan koleksi menarik lainnya.

Museum ini juga memiliki bangunan yang menarik dan unik. Teman Traveler dapat belajar sembari berfoto-foto karena bangunannya yang sangat unik dan memiliki beberapa spot instagenic untuk berfoto. Museum ini tutup pada hari Senin dan buka mulai pukul 08:00 hingga 16:00 WIB. Pastikan tidak salah hari jika ingin berkunjung ya.

5. House of Sampoerna

Tampak Depan Museum House of Sampoerna via Instagram @farahnabilak

Wisata museum terakhir terletak di Jalan Taman Sampoerna No 6, Krembangan Utara, Surabaya. Bangunan megah ini sudah ada sejak tahun 1862 dan dulunya merupakan Panti Asuhan milik Belanda. Jika ingin mengunjungi museum ini, Teman Traveler tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis, tapi Teman Traveler harus membawa kartu identitas berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Hanya pengunjung yang memiliki KTP saja yang bisa masuk. Ketika pertama kali masuk, Teman Traveler akan disuguhkan dengan bau cengkeh yang sangat kuat. Teman Traveler juga akan melihat banyak hal mengenai sejarah kretek di Indonesia serta dapat mengelilingi Surabaya dengan Surabaya Heritage Bus dengan guide yang disediakan secara gratis oleh House of Sampoerna.

Eits, tapi bus itu hanya beroperasi pada jam-jam tertentu saja ya. Pada hari biasa, bis ini beroperasi kurang lebih pada jam 10 pagi, 1 siang, dan 3 sore dengan rute yang berbeda-beda setiap jam nya tetapi sama pada hari Selasa hingga Kamis. Sedangkan untuk Weekend, rute yang ditawarkan berbeda dengan Weekdays. Museum ini buka setiap hari mulai pukul 09:00 hingga 18:00 WIB.

Itulah beberapa rekomendasi wisata di Surabaya dengan berbagai sejarah yang berbeda-beda. Teman Traveler dapat berkunjung, berfoto-foto sembari belajar mengenai kisah masa lalu. Berbagai tempat tersebut dirawat dengan baik sehingga menciptakan kenyamanan bagi wisatawan. Pastikan Teman Traveler mengunjungi wisata sejarah itu saat berada di Surabaya ya. Stay safe Teman Traveler! Next

ramadan

Pantai Ufuk Timur dengan Pesona Senja dan Sunsetnya yang Indah

Kembalikan Semangat Setelah Puasa dengan 5 Takjil Praktis Bisa Buat #dirumahaja!