in , ,

Omah Watu, Keajaiban Arsitektur dari Ngawi

Menjelajah Sudut Ajaib Bangunan Omah Watu di Ngawi

Menjelajah Omah Watu di Ngawi
Menjelajah Omah Watu di Ngawi (c) Prasetia Bayu/Travelingyuk

Teman Traveler mungkin pernah mendengar penjelasan soal metode pembangunan Candi Borobudur, yang konon menggunakan campuran putih telur, pasir, dan tanah liat untuk merekatkan tiap bagian bangunan. Nah, di Ngawi kalian juga bisa menemukan keajaiban arsitektur serupa bernama Omah Watu.

Baca juga : Mie Balap Mail, Kuliner Medan Istimewa untuk Sarapan Pagi

Mudah Dituju

screenshot_2019_09_04_19_15_43_739_com_5KV.png
Berpose di salah satu sudut Omah Watu (c) Prasetia Bayu/Travelingyuk

Omah Watu masuk dalam wilayah Dusun Tengir, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Jaraknya sekitar 35 kilometer dari pusat kota. Teman Traveler tinggal arahkan kendaraan ke Air Terjun Pengantin dan ikuti petunjuk arah yang tersedia. Begitu sampai di air terjun, lanjutkan ke arah SDN Hargomulyo 4. Dari sini lokasinya sudah cukup dekat.

Struktur menarik ini berada di kaki Gunung Lawu, jadi Teman Traveler jangan kaget jika kemudian menemui medan berkelok dan naik turun. Namun tak perlu khawatir, kondisi jalannya sudah bagus dan mulus kok.

Struktur dengan Keunikan Luar Biasa

omah watu
Salah satu ruang di dalamnya (c) Prasetia Bayu/Travelingyuk

Dalam Bahasa Jawa istilah ‘Omah Watu’ kurang lebih berarti rumah batu. Sesuai namanya, struktur bangunan kuno ini 100 persen terbuat dari batu. Tanpa ada sentuhan unsur lain, seperti kayu misalnya.

Bangunan berbentuk mirip tembok yang menjulang tinggi ini hanya direkatkan dengan bahan-bahan sederhana. Sama seperti Candi Borobudur, diduga hanya menggunakan campuran tanah liat, putih telur, dan komponen alami lain.

Ada Sejak 1970-an

screenshot_2019_09_04_19_13_21_309_com_o8N.png
Ditumpuk dan direkatkan dengan cara alami (c) Prasetia Bhayu

Mbah Sarengat alias Hartomo adalah sosok yang kerap disebut sebagai pemilik atau penggagas Omah Watu. Beliau sendiri yang mulai mengumpulkan batu dan menyusunnya pada sekitar tahun 1970-an.

Sayangnya, hingga beliau menghembuskan nafas terakhir, bangunan yang ia impikan tak kunjung rampung. Warga sekitar pun tidak ada yang berinisiatif untuk melanjutkan.

Banyak Bagian Menarik

omah watu
Lorong di dalam rumah (c) Prasetia Bayu/Travelingyuk

Struktur unik ini berdiri di atas lahan seluas 400 meter persegi. Dari luar memang hanya terlihat ada satu pintu, namun begitu masuk Teman Traveler akan mendapati banyak ruangan bersekat. Beberapa dibiarkan tanpa perabotan, namun ada juga bagian ruang tamu yang sudah diberi kursi dan meja sederhana.

omah watu
Jembatan dengan cat warna-warni (c) Prasetia Bayu/Travelingyuk

Sejak dikembangkan menjadi tempat wisata, warga sekitar berinisiatif membangun semacam jembatan untuk memudahkan pengunjung melihat dari area yang lebih tinggi. Struktur anyar ini sengaja dicat warna-warni agar nampak menarik.

Tiket masuk tempat ini cukup murah Teman Traveler. Masing-masing pengunjung hanya perlu membayar Rp5.000-an. Sementara untuk biaya parkirnya, ditarik Rp2.000-an saja per motor. Bisa jadi alternatif liburan murah jika kalian sedang berada di sekitar Ngawi.

Mampir Melihat Bunga Krisan

img_20190904_wa0000_Tgl.jpg
Melihat bunga krisan (c) Prasetia Bhayu/Travelingyuk

Beres mengunjungi Omah Watu, Teman Traveler bisa mampir ke Kebun dan Pembibitan Bunga Krisan. Jaraknya kurang lebih sekitar 50 meter ke arah barat. Lumayan dekat kok.

Di sini Teman Traveler bakal disuguhi deretan bunga beragam warna, mulai dari putih, kuning, hingga merah jambu. Kalian yang hobi berswafoto pasti bakal hepi menghabiskan waktu di sini. Eh, tapi ingat ya, jangan sampai asyik berpose lalu sampai merusak tanaman di sekitarnya.

Saat saya berkunjung ke sini, baru ada satu kawasan yang ditanami bunga. Satunya masih berupa lahan kosong. Rampung melihat-lihat sekitar, Teman Traveler bisa juga membeli bunga krisan untuk oleh-oleh maupun penghias ruangan di rumah. Oh ya, tidak perlu membayar tiket lagi karena aksesnya sudah jadi satu dengan Omah Watu. Asyik kan?

Itulah sedikit pengalaman saya berkunjung ke Omah Watu. Buat Teman Traveler yang sedang menjelajah wisata Ngawi dan sekitarnya, jangan lupa mampir ke sini ya. Next

ramadan
Paditeras Boutique Hotel Bali

Paditeras Boutique Hotel, Honeymoon Ditemani Teras Senja Memikat

Suasana Pantai Sanur

Pantai Sanur Bali, Nuansa Tropis Maksimal