in

5 Pantai di Pulau Jawa yang Dikaitkan dengan Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul

Mitos mengenai sisi mistis Nyi Roro Kidul ini memang hanya dipercaya dan ada di Pulau Jawa, namun tidak sedikit dari masyarakat yang berasal dari pulau lain turut mempercayainya. Berikut ini adalah beberapa pantai di sepanjang Pulau Jawa yang terkenal akan ke-mistisannya dan dipercaya sebagai tempat strategis untuk bertemu dengan sang nyai dengan menggunakan jalan ritual khusus.

Baca juga : Penginapan Kece di Bantul, Selatan Jogja yang Memesona

1. Pantai Pelabuhan Ratu

pelabuhan ratu [image source]
Terletak di Sukabumi, Jawa Barat, pantai yang berjarak sekitar 60 kilometer dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat dari pusat kota dengan waktu sekitar 2 jam ini dipercaya sebagai tempat yang sangat strategis untuk dapat bertemu dengan Kanjeng Ratu Kidul. Selain terkenal dengan sisi mistisnya sampai-sampai kabarnya mantan Presiden Soekarno membuat tempat peristirahatan di pantai ini karena ingin mencoba berinteraksi langsung dengan sang penguasa laut selatan, Pantai Pelabuhan Ratu juga memiliki banyak pesona alam yang sangat indah.

pelabuhan ratu [image source]
Jika kamu pergi ke tempat ini, maka akan menjumpai topografi perpaduan sempurna antara pantai landai dan curam, tebing karang yang sangat menarik sebagai obyek fotografi, cagar alam berupa hutan rimbun sampai dengan ombaknya yang tinggi dan bergulung-gulung yang sering digunakan untuk berselancar, seperti di Batu Guram, Karang Sari, Samudra Beach, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh sampai Ujung Genteng.

Walaupun begitu, banyak pantangan atau larangan dari masyarakat sekitar yang wajib dipatuhi pengunjung agar tidak membuat marah sang ratu dan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti salah satunya adalah bersiul ke arah lautan.

Lokasi : Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat

2. Pantai Parang Kursi

Pantai parang [image source]
Pantai Karang Kursi adalah suatu pantai yang terletak di ujung Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Banyuwangi. Pantai ini berada di Dusun Ringinagung 56, Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangi atau sebelah timur dari Pantai Lampon dan Pantai Pulau Merah. Disebut sebagai Pantai Parang Kursi karena di salah satu bibir pantai ini terdapat sebuah karang yang tergilas secara alami dan membentuk seperti sebuah kursi dengan ketinggian sekitar 15-20 meter. Oleh masyarakat sekitar, karang tersebut dipercaya sebagai salah satu singgasana atau kursi kerajaan milik Ratu Pantai Selatan.

Pantai parang [image source]
Sayangnya, untuk datang ke Pantai Karang Kursi ini, kamu harus mempersiapkan stamina dan fisik ekstra karena jalan yang bakal dilalui cukup jauh dan terjal. Setelah berada di Banyuwangi, kamu hanya perlu menempuh perjalanan lagi ke arah Rogojampi, kemudian ke Srono dan lanjut ke Benculuk terus ke Jajag. Di pertigaan Jajag, sudah ada petunjuk arah untuk menuju Pantai Parang Kursi. Di penitipan kendaraan terakhir, yaitu di Dusun Ringinagung 56, lanjutkan berjalan kaki selama kurang lebhi 2 jam. Kelelahan yang kamu dapat selama perjalanan akan terbayar tuntas setelah sampai ke pantai yang indah satu ini.

Lokasi : Pesanggaran, Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

3. Pantai Parangtritis

Parangtritis [image source]
Memang namanya hampir sama dengan Pantai Parang Kursi, akan tetapi Pantai Parangtritis terletak jauh di tengah Pulau Jawa dan jadi bagian dari objek wisata Jogja. Untuk menuju tempat ini, kamu harus menempuh perjalanan sekitar 27 kilometer dari pusat kota. Seketika berada di Pantai Parangtritis, kamu akan mendapati keindahan alam yang sangat megah dan indah. Banyak pengunjung baik lokal, luar kota atau dari mancanegara yang kerap mengunjungi pantai paling terkenal di Yogyakarta tersebut.

Parangtritis [image source]
Namun, di tengah keindahan pantai tersebut, tersimpan cerita mistis yang dipercaya sampai sekarang, yaitu Pantai Parangtritis diyakini merupakan sebuah gerbang gaib untuk menghubungkan dunia maya dan kerajaan Nyai Roro Kidul. Bahkan, setiap tahunnya, pihak Kraton Kesultanan Yogyakarta selalu melakukan ritual arung sesaji yang dikenal dengan nama Labuhan yang sudah dilakukan sejak zaman Sultan Hamengkubuwono I hingga sekarang.

Lokasi :  kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

4. Pantai Ngliyep

Ngliyep [image source]
Terletak di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur atau sekitar 62 kilometer dari arah selatan pusat Kota Malang, Pantai Ngliyep juga dipercaya sebagai salah satu gerbang gaib untuk masuk ke ranah kerajaan Kanjeng Ratu Roro Kidul. Seperti halnya di Pantai Parangtritis, setiap tanggal 14, bulan Maulud atau Rabiulawal, warga sekitar akan melakukan tradisi Labuhan dengan cara membawa sesaji berbagai macam yang nantinya akan dihanyutkan atau dilarung ke laut sebagai bentuk penghormatan kepada sang ratu.

Ngliyep [image source]
Selain terkenal akan sisi mistisnya yang sangat kuat, Pantai Ngliyep juga memiliki keindahan alam yang mempesona. Hamparan pasir putih yang di sekelilingnya ditumbuhi pepohonan rindang disertai dengan gugusan tebing karang curam dam hamparan hutan tropis di sekitarnya menambah keeksotisan pantai satu ini.

Lokasi : Desa Kedungsalam, Donomulyo, Malang

5. Pantai Watu Ulo

Watu Ulo [image source]
Pantai Watu Ulo merupakan salah satu dari beberapa pantai yang terletak di Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur. Selain terkenal karena legenda ular naga yang bertapa selama ratusan tahun yang dipercaya pada akhirnya berubah menjadi batu dan hingga kini masih dapat dilihat secara kasat mata, Pantai Watu Ulo juga diyakini merupakan tempat terbaik untuk dapat berjumpa dengan Ratu Pantai Selatan itu. Menurut juru kunci sekaligus penjaga pantai di tempat tersebut, untuk dapat bertemu dengan sang ratu, maka seseorang harus memiliki niat kuat dan melakukan beberapa ritual, seperti salah satunya puasa selama 41 hari.

Watu Ulo [image source]
Walaupun dikenal memiliki sisi mistis kuat, namun ada beberapa larangan yang kerap dilanggar atau disepelekan pengunjung ketikda datang ke tempat ini seperti mengenakan pakaian berwarna hijau atau juga terkadang jika sore hari, ada saja yang memanfaatkan sepinya pantai ini sebagai ajang mesum. Ketika berada di Pantai Watu Ulo, kamu dapat menyusuri setiap garis pantainya yang diselimuti putihnya pasir dan diiringi deretan pepohonan rindang yang beberapa bagian di antaranya digunakan sebagai lahan parkir dan membuka usaha oleh warga sekitar.

Lokasi :  Sumberrejo, Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur

Selain pantai-pantai di atas, masih ada banyak pantai lain di sepanjang Pulau Jawa, khususnya yang berhadapan langsung dengan pantai bagian selatan pulau satu ini. Walaupun ceritanya secara turun temurun dipercaya dan diyakini kebenarannya, akan tetapi alangkah baiknya jika hal tersebut hanya dapat dianggap sebagai salah satu khasanah bangsa saja karena pada dasarnya setiap bagian di seluruh dunia ini hanyalah dikuasai oleh Tuhan YME saja. Next

ramadan

Written by andi

andi

Ölüdeniz, Pantai dengan Air Paling Biru Sedunia

Wallpaper Komputer? Bukan! Ini Wisata Air Terjun Jawa Barat yang Super Cantik