in , ,

Sambangi Pasar Seni Ubud, Belanja Sambil Foto ala Selebgram

Pasar Seni Ubud, Surganya Pernak-pernik Bali

Pasar Seni Ubud
Pasar Seni Ubud (c) Rosita/Travelingyuk

Berwisata ke Bali, tak lengkap rasanya jika belum berbelanja pernak-pernik khas setempat. Tak hanya toko oleh-oleh, Teman Traveler bisa mendapatkannya di sejumlah pasar seni. Salah satu yang pantang dilewatkan adalah Pasar Seni Ubud, destinasi yang belakangan jadi favorit para penghobi fotografi.

Baca juga : Garden Eight Cafe Bone, Serasa Ngopi di Taman Kota

Pasar seni yang jadi primadona turis mancanegara (c) Rosita/Travelingyuk

Ratusan atau mungkin ribuan foto apik berlatar Pasar Seni Ubud sudah banyak bertebaran di media sosial. Lantas seperti apa sih serunya mengunjungi tempat ini? Yuk, simak ulasan singkatnya Teman Traveler.

Berada di Kawasan Ubud

Beragam asesoris khas Bali (c) Rosita/Travelingyuk

Berada di Jalan Raya Ubud, pasar seni satu ini bisa Teman Traveler temukan dengan mudah. Lokasinya juga sangat strategis, berada di seberang Puri Saren Ubud. Tidak begitu jauh dari kawasan wisata Money Forest dan sawah terasering Tegalalang, Ubud.

Jika berangkat dari kawasan Kuta, Teman Traveler bakal menempuh perjalanan sejauh 32 km dengan waktu tempuh sekitar satu setengah jam.

Jadi Incaran Pemburu Foto

Tiap sudut dipenuhi aneka kerajinan (c) Rosita/Travelingyuk

Sebagian Teman Traveler mungkin sudah tak asing dengan Pasar Seni Ubud karena sudah cukup sering diekspos di media sosial. Pangunjung kerap berfoto dengan latar belakang deretan tas rotan serta pernak-pernik khas Bali lainnya. Tempat ini memang Instagenic dan cocok bagi kalian yang ingin berfoto ala selebgram.

Pasar Seni Ubud rupanya memiliki aura unik yang membuatnya jadi primadona di kalangan wisatawan mancanegara. Saat mampir ke sini, Teman Traveler bakal lebih sering melihat turis asing lalu-lalang ketimbang
turis lokal. Bahkan tahukah kalian? Tempat ini pernah jadi lokasi pengambilan gambar film ‘Eat, Pray, Love’ lho.

Surga Pecinta Pernak-pernik Bali

Tas dan kerajinan berbahan rotan (c) Rosita/Travelingyuk

Buka antara pukul 08.00 hingga 18.00, Pasar Seni Ubud kerap dipadati wisatawan yang ingin berburu pernak-pernik khas Bali. Sejauh mata memandang, kalian bakal melihat deretan pedagang menawarkan aneka kerajian khas Pulau Dewata. Mulai dari tas, sandal, tikar, cangkir, kipas, kain, pakaian, patung hingga aroma terapi, semua tersedia.

Teman Traveler bisa membelinya dengan harga relatif murah, tentunya setelah proses tawar-menawar. Namun sebelum memutuskan berbelanja, ada baiknya kalian berkeliling untuk menyusuri area pasar.

Tas rotan ala Bali (c) Rosita/Travelingyuk

Itulah sekilas ulasan mengenai Pasar Seni Ubud, surga pernak-pernik khas Bali yang belakangan jadi populer karena Instagenic. Yuk Teman Traveler, segera wujudkan liburan ke Pulau Dewata dan jangan lupa kunjungi pasar ini. Next

ramadan
Sajian Kedai El Faza di Lombok

Kedai Nasi El Faza, Alternatif Kuliner untuk Backpacker di Lombok

Ramang-Rammang forest of rock or known as Hutan Batu in Bahasa Indonesia. A unique place near Makassar where the Karst rocks formed millions of years earlier and has been a shelter for earlier human. (c) Shutterstock

Rammang-rammang, a Magical and Instagenic Wonder in Maros