in , , ,

Tantangan Mendaki ke Puncak Lalana, Seru dan Picu Adrenalin

Bumi nusantara terdiri dari gugusan pulau yang memiliki bentang alam sangat indah. Tak salah jika banyak wisatawan mancanegara yang selalu berlalu lalang mendatangi berbagai sudut destinasi di alam Indonesia. Tak jauh dari Ibu Kota, banyak wisatawan yang melipir ke kota hujan. Dimana kota ini terkenal akan kekayaan alamnya yang berupa gunung dan air terjun. Tak heran banyak sekali masyarakat ibu kota bahkan luar kota memanfaatkan waktunya untuk menenagkan diri dari hiruk piruk rutinitas kerjaan. Salah satu wisata yang kerap kali didatangi wisatawan ini adalah Puncak Lalana.

Baca juga : Menara Jam KAA, Big Ben Mini ala Kota Bandung

Puncak Lalana dengan view kota Bogor yang indah. Foto via getlost.com

Puncak Lalana merupakan puncak dari Gunung Kapur yang terletak di Cibadak. Diketahui bahwa Puncak Lalana memiliki ketinggian sekitar 378 Mdpl, sehingga sangat cocok untuk pendaki pemula yang ingin merasakan sensasi trekking yang menakjubkan. Terlebih lagi, di sana akan menemukan banyak keindahan jika sudah berhasil mencapai puncaknya. Mendaki gunung ataupun bukit memang tujuan utama adalah puncak, maka tak heran banyak sekali muda mudi yang bersusah payah ingin mendatangi Puncak Lalana hingga puncak.

Sunset di Puncak Lalana yang sangat indah. Foto via todayline.com

Dari atas puncak bukit ini para trekking sengaja berdatangan pada waktu sore hari hanya untuk menunggu waktu sunset tiba. Keindahan matahari tenggelam ini sangatlah menawan dan menjadikan waktu berfoto siluet yang paling baik. Sisi lain, teman treveler dapat melihat pemandangan kota Bogor yang indah. Terlebih pergantian sore ke malam hari kamu akan melihat banyak lampu-lampu yang menawan dari ketinggian Puncak Lalana. Momen sepeti ini juga sangat ditunggu oleh para traveler.

Hasil foto siluet yang indah di puncak Lalana. Foto via intagram @puncaklalana

Untuk sampai menuju puncaknya, kamu perlu trekking terlebih dahulu. Trekking menuju puncak tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 30 menit sampai 1 jam. Namun, teman traveler perlu memperhatikan jalurnya karena cukup menantang dan akan menanjak terus sampai puncak. Permukaan jalurnya berupa bebatuan dan tanah merah. Apabila musim hujan, maka harus lebih waspada karena jalanan sangat licin.

Nah, bagi teman traveler yang ingin bermalam atau berkemah di puncak Lalana, tersedia lahan untuk mendirikan tenda. Namun lahan tersebut hanya muat untuk 5-6 tenda saja. Puncak Lalana ini berada di Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, Bogor, Jawa Barat. Dapat ditempah sekitar satu jam perjalanan dari kota Bogor.

Menjelang malam hari dari puncak Lalana yang indah. Foto via instagram @muhamadramdhanidhani_

Jam operasional puncak Lalana selama 24 jam, jadi teman traveler tak perlu kebingungan untuk menikmati puncak Lalana setiap waktu. Tarifnya pun relatif murah, hanya Rp. 10.000 per orang dengan biaya tambahan parkir untuk roda dua Rp. 5.000 dan roda empat Rp. 10.000. JAngan khawatir tenatng fasilitas yang disuguhkan seperti pos pendakian, toilet, dan warung kecil kecil untuk isi perut menuju puncak Lalana. Next

ramadan

Pulang Kampung ke Madiun? Keliling Kota Gratis Naik Mabour Yuk!

Dibalik Landmark Lapangan Karebosi, Dulunya Tempat Pertemuan Para Raja