in , ,

Sego Saduk Sambel Gejoh Jogja, Pedas Gurihnya Nendang Maksimal!

Mencicipi Nikmatnya Sego Saduk Sambel Gejoh, Kuliner Pedas Anyar Jogja

Sego Saduk Sambel Gejoh
Sego Saduk Sambel Gejoh (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Teman Traveler rindu kuliner sego saduk khas Surabaya? Nah, bagi kalian yang berada di Jogja, kini tak perlu jauh-jauh ke Jawa Timur untuk menikmati sajian nikmat tersebut. Sudah ada beberapa kedai yang menawarkan menu sego saduk di Kota Gudeg. Salah satunya adalah Sego Saduk Sambel Gejoh di Jalan Kaliurang, Sleman.

Baca juga : 5 Rekomendasi Hostel Murah dan Instagramable di Asia 2020, Liburan Plong Tanpa Bikin Kantong Bolong

Seperti apa rasanya? Apakah sama nikmatnya seperti di daerah asalnya? Yuk, simak ulasan berikut.

Kuliner Sore-Malam di Sleman

Kedai Sego Saduk Sambel Gejoh (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Bagi para pemburu kuliner malam, Sego Saduk Sambel Gejoh ini bisa jadi jujugan pemadam kelaparan. Mereka buka antara pukul 16.00 hingga 24.00. Kalian tak perlu lagi bingung jika perut mendadak minta diisi di tengah malam.

Teman Traveler bisa menemukan kedainya di Jalan Besi, Jangkang Km.1, Ngaglik, Sleman. Jika berangkat dari Bandara Adisutjipto, kalian bisa arahkan kemudi menuju Jalan Ring Road Utara dan ambil rute via Jalan Kaliurang. Warung Sego Saduk berada di timur lampu merah Jalan Kaliurang – Besi.  

Jadi jujugan sore hingga malam (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Sego Saduk Sambel Gejoh hadir meramaikan jagat kuliner Jogja mulai Januari 2019. Meski terbilang baru, cita rasa yang ditawarkan tidak abal-abal. Sangat nikmat dan ampuh menggoyang lidah.

Area makannya dirancang sedemikian rupa hingga berada di ruang terbuka. Pengunjung bisa bersantap nyaman, dengan suasana yang lebih santai. Cocok jadi pilihan tempat makan usai pulang kerja atau kuliah seharian.

Sego Saduk sendiri masih cukup jarang ditemui di Jogja. Kuliner bercita rasa pedas ini bisa jadi pilihan jika sudah bosan dengan gudeg, masakan manis yang sudah begitu melekat dengan Jogja.

Sego Saduk khas Surabaya

Sego Saduk Khas Surabaya (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Pemeran utama di kedai ini tentu saja adalah sego saduk, kuliner yang sudah terkenal di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Saduk sendiri dalam Bahasa Jawa berarti tendang atau menendang.

Sebutan tersebut diberikan karena pada umumnya sego saduk dijajakan dengan pincukan kertas minyak dan daun pisang. Begitu selesai makan, pembeli bisa langsung menendang alas makan tersebut ke tempat sampah.

Sego Saduk di warung Sambel Gejoh sendiri disajikan menggunakan alas piring. Namun jangan khawatir Teman Traveler, cita rasanya sama sekali tidak kalah nikmat kok. Terasa gurih, hampir mirip nasi lemak.

Nasi plus serundeng sepuasnya (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Pengunjung bebas mengambil nasi sesuai selera. Selain itu, tersedia pula serundeng yang bisa ditaburkan di atas nasi. Boleh ambil sesuka hati, tanpa perlu merogoh kocek tambahan. Tambahan serundeng memberikan sensasi manis yang begitu lezat, berpadu mantap dengan gurihnya nasi.

Sambel Gejoh Pedasnya Kebangetan

Sambel Gejoh Super Pedas (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Lalu bagaimana dengan sensasi pedasnya? Tentu didapat dari sambalnya, salah satu pelengkap yang tak boleh terlewat. Meski disajikan sepaket, wajib hukumnya mencocol sego saduk bersama sambal gejoh.

Sesuai namanya, bahan-bahan sambal seperti cabai dan bawang merah di-gejoh (tumbuk-red) menggunakan alu. Proses ini berbeda dengan diulek, karena hasilnya sambel gejoh memiliki tekstur yang lebih kasar.

Dengan penampakan yang menggoda selera, pengunjung akan dibuat kepedasan hingga level maksimal. Bagi pecinta pedas, sambal ini bakal jadi favorit karena rasanya sangat nendang. Siap-siap saja ya, keringat bercucuran sembari merasakan sensasi meledak di mulut.   

Lauk Kerang Hingga Paru

Aneka lauk yang ditawarkan (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Tak hanya nasi saduk yang gurih dan sambal gejoh yang mantap, kedai ini juga menawarkan beragam variasi lauk-pauk. Meski umumnya sego saduk disajikan dengan lauk ayam, di sini Teman Traveler bisa memilih lauk lain seperti jamur, kulit krispi, kerang, babat, paru, limpa, dan masih banyak lagi.

Semua lauk tersebut dimasak dengan bumbu kuning terlebih dahulu, sebelum kemudian digoreng kembali menjelang dihidangkan. Alhasil, bumbunya benar-benar meresap ke dalam.  

Lauk paru sapi (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Menu yang ditawarkan sudah sepaket dengan nasi, sambal, dan lalapan. Harganya berbeda, tergantung lauk yang dipilih. Tapi jika Teman Traveler mau tambah lauk, bisa saja kok.

Salah satu menu paket yang menjadi favorit dan patut dicicipi adalah Sego Saduk Sambel Gejoh Paru. Parunya super gurih dan bertekstur empuk. Membentuk perpaduan sempurna ketika disandingkan dengan nasi, serundeng, dan sambal dalam satu suapan. Gurih, manis, dan pedas melebur jadi satu di mulut.  

Lauk kerang tak kalah nikmat (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Sego Saduk Sambel Gejoh Kerang juga tak kalah nikmat. Kerangnya digoreng hampir kering sehingga amisnya hampir tidak kentara. Sensasi crunchy dari kerang, berpadu dengan rasa gurih dan sedikit asin, dijamin membuat lidah tak berhenti bergoyang. Kalau Teman Traveler, mana yang jadi favorit?  

Harga Mahasiswa

Harga ramah kantong (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Soal harga, Sego Saduk Sambel Gejoh ini termasuk paling terjangkau dibanding kuliner sejenis di Jogja. Cukup bermodal Rp7.000, Teman Traveler sudah bisa mendapatkan seporsi menu termurah, paket Sego Saduk Sambel Gejoh Tahu Tempe. Bisa jadi alternatif santapan di akhir bulan.

Bahkan cukup mengeluarkan uang sekitar Rp10.000, Teman Traveler bisa merasakan nikmatnya Sego Saduk Sambel Gejoh dengan lauk ati ampela, ceker, brutu, atau jamur. Bisa makan kenyang tanpa takut kantong jebol, ya.

Menu paketan termahal di sini dihargai Rp15.000. Teman Traveler bisa memilih lauk paru, limpa, babat, iso, atau ayam berukuran besar. Bagaimana, menggiurkan bukan?

Bisa Refill Nasi dan Sambal

Refill nasi sesuai selera (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Seolah memahami kondisi keuangan mahasiswa atau mereka yang ingin makan kenyang di tanggal tua, pengelola Sego Saduk Sambel Gejoh memberikan privilege khusus. Bagi pembeli yang makan di tempat, diperbolehkan menambah nasi dan sambel gejoh sepuasnya. Gratis, bisa ambil sepuasnya hingga kenyang maksimal.

Bagaimana Teman Traveler, sudah bisa membayangkan lezatnya Sego Saduk Sambel Gejoh? Meski terbilang baru, pelanggannya sudah cukup banyak karena rasanya memang nagih. Apalagi pembeli diperbolehkan tambah nasi dan sambal sepuasnya. Perut kenyang, dompet aman. Selamat mencoba. Next

ramadan

Written by Annissa NCSaputri

Penulis adalah kontributor lepas di travelingyuk.com

Tempat Menginap di Kuta dengan Promo Paskah via Instagram @simonemoelle

Tempat Menginap di Kuta Tawarkan Promo Paskah, Pesan Dari Sekarang!

Tertelan Ikan Paus

Berenang di Lautan Hingga Dimakan Ikan Paus, Bagaimana Kronologinya?