in , ,

Sajian Soto Sampah Nan Nikmat Hingga Melegenda

Soto Sampah Yogyakarta yang Legendaris
Soto Sampah Yogyakarta yang Legendaris

Pasti terdengar aneh kan ketika berkuliner mendengar kata sampah di makanan. Bingung dan penasaran bercampur aduk menjadi satu seperti apa bentuk makanan dengan imbuhan sampah dinama makanan tersebut. Ada juga terbesit di pikiran bahwa sampah identik dengan jorok dan menjijikan. Namun jangan salah sangka dulu terhadap soto sampah satu ini. Hidangan ini pastinya jauh dari kata jorok meskipun namanya mengandung nama sampah.

Baca juga : Ini 8 Kuliner Khas Surabaya Berbahan Dasar Petis

Soto Sampah Yogyakarta yang Legendaris
Soto Sampah Yogyakarta yang Legendaris

Soto yang bisa kamu dapatkan di kota Gudeg ini ternyata sangat populer ditelinga para wisatawan. Terutama saat pagi hari pas banget menjadi tempat sarapan paling mantap di kota Yogyakarta. Soto sampah ini selalu buka setiap hari pada pukul 07.00 WIB. Hebatnya soto ini sepanjang hari akan buka hingga larut pagi kembali jam 03.00. Jadi bagi kamu yang sudah antri panjang, tak perlu merasa khawatir kehabisan akan lezatnya soto sampah ini.

Soto Sampah Yang Legendaris

Bagaimana tidak populer, soto sampah ini mulai melayani sarapan banyak kalangan di Kota Yogyakarta mulai dari tahun 1970. Ketenarannya diawali dengan kedari soto yang biasa melayani para tukang becak dimana kala itu tukang becak sangatlah banyak. Namanya pun bukalnlah soto sampah seperti sekarang, akan tetapi bernama soto Simak atau Soto Becak. Seiring berjalannya waktu, para tukan becak ini sengaja menawarkan kepada para wisatawan yang sedang menaiki becak untuk sarapan di Soto Becak.

Ramainya pengunjung di warung soto sampah Yogyakarta
Ramainya pengunjung di warung soto sampah Yogyakarta. Foto via kompasiana.com

Berkat para tukang becak yang tanpa sengaja menjadi marketing dengan sistem getuk tular, hingga sekarang menjadikan warung ini menjadi populer.

Kenapa Dinamakan Soto Sampah

Soto sampah ini lahir dan mulai dikenal akan nama barunya sejak tahun 2009. Salah satu dasar dinamakan soto sampah ini lantaran pemberian lemak sapi yang begitu banyak sehingga tampak berantakan seperti sampah. Namun, jangan merasa jijik dahulu, karena rasa dan aroma soto ini bakal membuatmu ketagihan hingga ingin menambah porsi makan.

Sajian Utama Soto Sampah

Meski terkesan berantakan dalam hal platting, cara dan penyajian inilah yang membuat warung soto sampah ini terkenal. Soto sampah ini terdiri dari dua macam soto yaitu soto ayam dan soto daging sapi. Nah, didalam porsi soto sampah ini akan ditaburi berbagai isian lainnya seperti tauge, kol, bihun, gajih sapi, juga siraman kuah soto yang sangat gurih dan lezat.

Berbagai pilihan lauk pelengkap soto sampah yang sangat lezat
Berbagai pilihan lauk pelengkap soto sampah yang sangat lezat. Foto via travelkompas.com

Tak cukup disitu, untuk menambah kelezatan saat makan, cobalah untuk menambahkan hidangan pelengkap seperti sate usus, telur, ati ampela, kepala ayam, ceker, gorengan, perkedel, hingga sosis solo. Nasi dan kuah yang hangat dapat membuat perut pagi mu terasa hangat.

Lokasi Soto Sampah

Meski buka hampir 24 jam, soto sampah ini dalam seharinya akan tutup selama 4 jam saja, sisanya bakal terus melayani pembeli. Bagi kamu yang sudah penasaran dan ingin menikmati soto sampah ini, cobalah datang kelokasi yang beralamat di Jalan Kranggan No.2, Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Soto sampah disajikan dama satu piring dengan gajih sapi yang begitu banyak
Soto sampah disajikan dama satu piring dengan gajih sapi yang begitu banyak. Foto via visitingjogja.com

Harga soto sampah juga sangat terjangkau, cukup menyediakan Rp. 8.000 saja kamu sudah mendapatkan satu porsi soto sampah. Harga hidangan pelengkap seperti gorengan, sate-satean hanya dibanderal dengan harga mulai dari Rp. 1.000 hingga Rp. 5.000 per bijinya. Next

ramadan
Kawasan hijau dan taman danau Kenanga Universitas Indonesia

Deretan Taman Kampus Terindah di Indonesia, Serasa Berwisata

norden glamping

Norden Glamping, Kemping Mewah Menyatu dengan Alam di Tengah Hutan Thailand