in , ,

Turi Turi Coffee, Tempat Ngopi Tersembunyi di Utara Jogja

Santai Sore di Tengah Atmosfer Tenang Turi-Turi Coffee Jogja

Turi-Turi Coffee
Turi-Turi Coffee (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Buat Teman Traveler penggemar kopi, Jogjakarta adalah salah satu tempat yang wajib disambangi. Hampir di tiap sudut Kota Gudeg kalian akan temukan banyak coffee shop dengan konsep menarik dan tempat nyaman. Salah satu yang pantang dilewatkan adalah Turi-Turi Coffee.

Baca juga : 4 Gudeg di Solo dengan Cita Rasa Unik dan Menggigit

dscf7626_y64.jpg
Kedai Kopi Turi-Turi (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Lokasi kafenya cukup tersembunyi, namun worth it untuk dicari. Di sini Teman Traveler akan temukan atmosfer nyaman yang terasa unik. Pokoknya benar-benar bikin betah deh. Yuk, simak ulasan lengkap saya soal Turi-Turi Coffee berikut ini.

Nyaman, Jauh dari Jalan Raya

dscf7595_wnG.jpg
Pintu masuk kafe (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Nama Turi-turi diambil dari nama desa tempat kafe ini berdiri, yakni Desa Turi, Donokerto, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Persisnya ada di sisi timur Embung Kaliaji. Untuk petunjuk arah, Teman Traveler bisa search
di aplikasi Google Maps dengan kata kunci ‘Turi-Turi Coffee.’

Namun Maps takkan langsung tepat menunjukkan lokasinya. Begitu sampai di SMPN 1 Turi, Teman Traveler lurus saja hingga menemukan danau atau embung di kiri jalan. Berikutnya tinggal ikuti petunjuk arah yang sudah tersedia.

dscf7633_WSP.jpg
Bagian depan kafe (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Akses menuju kafe ini tergolong mudah, meski jaraknya tidak bisa dibilang
dekat dari Yogyakarta. Dari arah kota, Teman Traveler bakal butuh perjalanan sekitar 40 menit untuk sampai sini. Tapi tenang saja, area parkirnya cukup luas kok. Suasananya juga cozy dan tidak terlalu berisik karena jauh dari jalan raya. 

Kafe Bernuansa Klasik

dscf7605_E04.jpg
Penuh dengan interior kayu (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Dilihat sekilas, nuansa dekorasi yang diusung kafe ini mengedepankan corak natural kecokelatan, dipadukan dengan pencahayaan yang condong kekuningan. Kombinasi ini terasa cocok ketika disandingkan bersama interior kafe yang didominasi material kayu dan barang-barang antik. Nongkrong di sini, Teman Traveler akan rasakan nuansa klasik yang begitu kental.

dscf7615_5Bi.jpg
Aneka barang cantik di dalam kafe (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Tak hanya di dalam, area luar kafe pun juga disesaki aneka barang antik. Hal ini nampak dari deretan lampu hias kuno, serta kehadiran mesin jahit klasik di samping wastafel luar. Benar-benar menarik Teman Traveler.

Suasana Tenang dan Nyaman

dscf7621_nNg.jpg
Area outdoor yang sejuk (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Selain asyik untuk ngopi, tempat ini juga pas jadi tempat nongkrong, apalagi jika ditemani sahabat dekat. Lokasinya juga jauh dari hiruk pikuk kota, membuat atmosfernya terasa begitu tenang. Kehadiran deretan pepohonan dan area sawah di sekitar kafe hadirkan suasana natural yang menenangkan. Benar-benar membikin betah.

dscf7588_91X.jpg
Asyik untuk ngumpul (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Turi-Turi juga miliki fasilitas lengkap seperti WiFi, toilet, hingga
mushola. Semuanya tentu bakal bikin Teman Traveler makin betah berlama-lama habiskan waktu di sini.

Aneka Menu Menggiurkan

dscf7574_t13.jpg
Pisang goreng dan Caramel Coffee (c) Nurlaili S/Travelingyuk

Sebelum mencari tempat duduk, Teman Traveler bisa order makanan atau minuman di bagian kasir. Konsep pemesanan di sini memang mirip dengan Starbuck atau Coffee Bean. Untuk makanan kalian bisa pilih paket buffet all you can eat seharga Rp25.000 per orang. Kalian bakal dapat nasi, sayuran, lauk, krupuk, aneka rebusan, kacang hijau, dan teh panas.

Namun jika Teman Traveler hanya ingin ngopi, varian yang tersedia cukup banyak. Meski begitu, Turi-Turi hanya hadirkan menu espresso based saja. Semuanya dibanderol dengan harga relatif murah, berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp25.000.

Itulah sedikit pengalaman saya nongkrong di Turi-Turi Coffee. Jika Teman Traveler tertarik mengunjungi kafe tersembunyi ini, mereka biasanya buka mulai pukul 07.00 hingga 20.00. Jangan lupa mampir jika sedang menjelajah wisata Jogja ya. Next

ramadan
Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten, Kian Megah dengan Wajah Baru

Suasana di Giyanti Coffee Roastery

Giyanti Coffee Roastery, Kedai Kopi Tersembunyi di Menteng