in , ,

Ayam Bebek Panggang Pak Man, Sajian Legendaris Jogja

Manjakan Lidah dengan Empuknya Ayam Bebek Panggang ala Pak Man Jogja

Bebek Panggang Pak Man
Bebek Panggang Pak Man (c) Fisca Tanjung/Travelingyuk

Tak hanya dikenal dengan destinasi wisatanya, Jogja juga punya sederet kuliner memanjakan lidah. Salah satu yang patut dicoba ketika berkunjung ke Kota Pelajar adalah Ayam Bebek Panggang Pak Man asli Klaten.

Baca juga : D’Gunungan, Restoran Instagramable di Pasuruan

Teman Traveler bakal dimanja ayam dan bebek panggang dengan rasa gurih dan lezat. Dagingnya terasa sangat lembut, mudah dilepaskan dari tulang. Ditambah sambal pedasnya, dijamin bakal bikin ketagihan.

Mudah Ditemukan

Warung Pak Man (c) Fisca Tanjung/Travelingyuk

Warung ini sangat mudah ditemukan. Alamatnya ada di Jalan Raya Solo-Jogja, tepatnya di Jalan Solo km 12, Kalasan. Berada cukup dekat dari Candi Kalasan, bangunan kuno bercorak Buddha tertua di Kota Pelajar.

Teman Traveler akan menemukan warungnya di sisi kiri jalan dari arah Jogja menuju Solo. Bangunannya akan nampak begitu jelas, apalagi terdapat spanduk berukuran besar di atasnya.

Kuliner Legendaris

Warung ini sudah berstatus legendaris (c) Fisca Tanjung/Travelingyuk

Warung Ayam Bebek Panggang Pak Man merupakan salah satu kuliner legendaris di Jogja. Berdiri sejak 1976 silam, bangunan dan interiornya tak jauh berbeda dibandingkan dengan masa awal berdiri. Perabotan yang dikenakan terkesan jadul, alias jaman dulu. Mulai dari kursi, meja, hingga lemari penyimpanan, semuanya terkesan klasik.

Wadah makanan di sini masih menggunakan besek atau anyaman bambu. Selain itu interior warung juga didominasi unsur kayu. Nuansa jaman dulunya masih sangat terasa.

Aneka Menu dengan Harga Terjangkau

Berbagai menu yang tersedia (c) Fisca Tanjung/Travelingyuk

Warung Ayam Bebek Panggang Pak Man menyediakan beberapa pilihan menu menggugah selera. Semuanya dibanderol dengan harga relatif terjangkau.

Jika ingin, Teman Traveler juga bisa membeli ayam atau bebek utuh untuk dinikmati bersama seluruh anggota keluarga. Harganya tentu saja bakal lebih miring. Kalian juga bisa memesan olahan ati ampela dan kepala, lho.

Aneka menu minuman (c) Fisca Tanjung/Travelingyuk

Selain menu utama bebek dan ayam panggang, Teman Traveler juga bisa pesan masakan lain seperti soto ayam dan bebek. Keduanya boleh pula dijadikan santapan pendamping sajian utama. Paduan daging lembut bakal terasa makin sedap ketika disantap bersama kuah soto panas nan nikmat.

Cara Penyajian Unik

Bebek goreng (c) Fisca Tanjung/Travelingyuk

Cara penyajian di warung ini juga cukup unik, beda dari warung bebek kebanyakan. Setiap menu ditata rapi di atas piring anyaman bambu yang sudah dilapisi daun pisang. Nasinya disajikan terpisah dari daging bebek dan dibungkus daun pisang.

Guna semakin menambah cita rasa, di atas nasi ditaburi bawang goreng. Sementara itu, sambalnya diletakkan di wadah kecil. Tambahan potongan timun dan kubis juga tersedia untuk membuat santapan makin segar.

Pengunjung di warung bebek (c) Fisca/Travelingyuk

Warung Ayam Bebek Panggang Pak Man kerap jadi destinasi pengunjung. Mereka ada yang datang bersama keluarga, maupun sendirian saja. Kebanyakan mampir saat jam santap siang. Jangan khawatir Teman Traveler, tempatnya cukup luas dan bersih kok.

Itulah sedikit pengalaman saya makan di Ayam Bebek Panggang Pak Man asli Klaten. Jika Teman Traveler sedang keliling wisata Jogja, jangan lupa mampir ke sini ya. Next

ramadan
Blendi Tewel di Blitar

Pilihan Blendi Tewel di Blitar, Kuliner Khas Kota Proklamator yang Perlu Dijajal

Menginap di Omah Madam Semarang, Berasa ke Negeri Paman Sam Zaman Dulu!