in , ,

Resto Belitong Timpo Duluk, Nuansa Klasik nan Apik di Belitung

Santap Nikmat dengan Nuansa Klasik di Belitong Timpo Duluk

Resto Belitong Timpo Duluk
Resto Belitong Timpo Duluk (c) Helga Christina/Travelingyuk

Jika Teman Traveler sedang wisata di Belitung, jangan lewatkan kesempatan mampir ke Rumah Makan Belitong Timpo Duluk. Konon masakan yang disajikan di sini semuanya dibuat menggunakan resep jaman dulu. Tak mengherankan sebenarnya, mengingat tempat makan di Jalan Lettu Mad Daud no. 22 ini sudah eksis sejak 1918!

Baca juga : Transportasi untuk Keliling Kota Solo, Ada yang Bergaya Kolonial!

Mengangkat Nuansa Jadul

Menggunakan resep 1918 (c) Helga Christina/Travelingyuk

Restoran ini menempati sebuah rumah kuno asli Belitung. Tempatnya dibeli Isyak Meirobie, sang pemilik, yang lantas mengubahnya menjadi rumah makan. Dari luar saja, resto ini sudah terlihat sangat tradisional dan jadul. Begitu masuk, suasana klasiknya makin terasa.

Berfoto di salah satu sudut resto (c) Helga Christina/Travelingyuk

Begitu masuk area makan, Teman Traveler bakal disambut interior bernuansa klasik. Kalian akan serasa dibawa kembali ke masa lampau. Dindingnya dilapisi kayu dan dihiasi aneka peralatan pertanian serta nelayan tempo dulu.

Suasananya benar-benar klasik (c) Helga Christina/Travelingyuk
Aneka hiasan bernuansa jadul (c) Helga Christina/Travelingyuk

Pengunjung juga bakal menemukan sepeda onthel, salah satu transportasi paling umum digunakan zaman dulu. Selain itu masih ada hiasan unik berupa tampah yang membuat suasana di sini makin menarik.

Menu ala Carte

Dekorasinya bernuansa klasik (c) Helga Christina/Travelingyuk

Soal makanan, resto ini menyediakan menu a la carte. Teman Traveler bisa pesan aneka makanan khas Belitung seperti Ayam Bakar Timpo Duluk (Rp30.000) dan Iga Bakar (Rp50.000). Semuanya diolah dengan bumbu rahasia yang khas. Rasanya dijamin nikmat dan bikin pengen nambah terus.

Sementara untuk camilannya sendiri, Teman Traveler bisa pesan otak-otak Rp30.000). Jika ingin yang segar-segar, kalian tinggal order Kopi Susu khas Belitung (Rp8.000) atau Es Jeruk Belitung (Rp10.000). Menu yang disebut terakhir benar-benar juara deh. Rasanya benar-benar menyegarkan.

Satu lagi yang wajib dicoba adalah bedulang alias makan bersama dalam satu wadah. Gunanya untuk mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan. Menu Dulang Set bisa Teman Traveler dapatkan dengan range harga antara Rp135.000 hingga Rp220.000.

Penyajian Jadul

Atmosfernya benar-benar klasik (c) Helga Christina/Travelingyuk

Selain resep kuno, semua sajian di sini dihidangkan menggunakan peralatan jadul lho. Semuanya diberi alas daun simpor, seperti masakan tradisional Belitung kebanyakan. Dari segi fungsi, mirip-mirip daun pisang dalam masakan Jawa.

Pernah Disambangi Bondan

Pengunjungnya ada juga yang turis asing (c) Helga Christina/Travelingyuk

Menurut informasi yang saya dapat, rumah makan ini juga sempat disambangi pakar kuliner Indonesia, Bondan Winarno. Kabarnya mantan jurnalis tersebut benar-benar puas dengan sajian yang disuguhkan di Rumah Makan Belitong Timpo Duluk. Kala itu beliau langsung menyebutkan catchprase andalannya, maknyus!

Bagaimana Teman Traveler, penasaran ingin mampir ke Rumah Makan Belitong Timpo Duluk? Jangan lupa mampir ke sini jika sedang jalan-jalan di Belitung ya. Selamat mencoba! Next

ramadan

Written by Helga Christina

Penulis adalah kontributor lepas di travelingyuk.com

Interior Beehive Hotel

Beehive Cafe & Hotel, Usung Gaya Skandinavia Keren di Bandung

Museum Bahari, Saksi Sejarah Yang Menggetarkan Lautan Nusantara