in , ,

Biennale Jogja 2019, Ruang Ekspresi dalam Seni

Mengagumi Beragam Karya Seni Keren di Biennale Jogja 2019

Salah satu karya seni di Biennale Jogja 2019
Salah satu karya seni di Biennale Jogja 2019 (c) MS Fitriansyah/Travelingyuk

Biennale Jogja hadir kembali. Edisi 2019 kali ini mengusung tajuk ‘Do we live in the same playground?’ Hal ini merupakan bentuk keresahan atas persoalan yang berlangsung di kawasan Asia Tenggara, terkait isu gender, ras agama, konflik sosial-politik, perburuhan, hingga lingkungan.

Baca juga : Four of the Most Artistic Hotels and Resorts in Bali

Teman Traveler bisa melihat banyak keseruan di Bienalle Jogja 2019, yang berlangsung antara 20 Oktober hingga 30 November. Lantas apa saja karya menarik yang bisa disimak? Yuk, tengok ulasannya Teman Traveler.

Pameran Seni

img_20191022_193648_JIw.jpg
To Balo karya M. Muhlis Lugis (c) MS Fitriansyah/Travelingyuk

Biennale Jogja 2019 bakal menyambut Teman Traveler dengan karya dari beragam seniman. Beberapa di antaranya bakal langsung bikin kalian berdecak kagum. Salah satunya adalah To Balo, buah pemikiran M. Muhlis Lugis.

To Balo alias orang belang merupakan suku yang mendiami kawasan terpencil di Barru, Sulawesi Selatan. Sebagian besar masyarakat Sulawesi Selatan percaya bahwa tubuh mereka tampak belang karena kutukan.

Libatkan Seniman Dalam dan Luar Negeri

Biennale Jogja 2019 melibatkan banyak seniman. Setidaknya ada 52 seniman dan kelompok yang ikut meramaikan pameran kali ini. Mereka tak hanya datang dari komunitas lokal, namun ada juga yang mewakili kawasan Asia Tenggara. Salah satunya adalah Muslimah Collective dari Thailand, yang menampilkan ragam bentuk kehidupan muslimah di Pattani.

Sementara untuk deretan seniman Indonesia, salah satu yang menampilkan karyanya adalah Cut Putri Ayasofia. Perempuan asal Banda Aceh ini tersebut mengusung karya yang menyinggung soal pola asuh, pendidikan anak, dan mengkritisi model pendidikan formal yang makin kapitalis.

Diselenggarakan di Banyak Tempat

img_20191026_111130_vV3.jpg
Umbai-umbai karya Winsu Ajitama di Taman Budaya Yogyakarta (c) MS Fitriansyah/Travelingyuk

Nah, Biennale Jogja 2019 agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena diselenggarakan di banyak tempat. Selain Jogja National Museum, Teman Traveler juga bisa menyaksikan gelaran seni ini di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), PKKH UGM, Jalan Ketandan Kulon 17, dan Kampung Jogoyudan.

Tak hanya itu, penyelenggara juga mengenalkan program Bilik. Di sini Teman Traveler bisa menemui perwakilan negara  lain yang punya relasi erat dengan Indonesia. Kalian akan mendapati bilik khusus milik Hong Kong, Timor Leste, dan Taiwan.

Area Ramah Anak

img_20191026_112852_Cq2.jpg
Kids Corner di Taman Budaya (c) MS Fitriansyah/Travelingyuk

Meskipun pameran seni rupa ini menyasar golongan dewasa, tapi di Biennale juga hadirkan kids corner. Area di sudut Taman Budaya Yogyakarta ini merupakan tempat ramah anak yang mengusung konsep ceria. Selain arena bermain, di sini juga terdapat beberapa buku bacaan khusus anak.

Aneka Pernak-pernik

img_20191026_111910_NR0.jpg
Pernak-pernik di Biennale (c) MS Fitriansyah/Travelingyuk

Setelah puas menjelajah area Biennale Jogja 2019, Teman Traveler bisa mampir ke sudut khusus untuk membeli aneka pernak-pernik khas. Selain tote bag, tersedia juga aneka notebook, kaus, dan waist bag.

Itulah sekilas ulasan mengenai keseruan di Biennale Jogja 2019. Buat Teman Traveler yang sedang menjelajah wisata Jogja, boleh coba mampir ke sini ya. Next

ramadan

Written by MS Fitriansyah

Penulis adalah kontributor lepas di travelingyuk.com

Hotel Mambruk Anyer, Akomodasi dengan Spot Sunset Magis

suki blitar

Warung Suki & Barbeque, Nikmat dan Hangatnya Suki Khas Thailand