in , , , , , ,

Candi Cetho Karanganyar, Candi di Atas Awan yang Mengagumkan

Menikmati Keindahan Alam Bersejarah yang Menawan di Candi Cetho Karanganyar

Sejarah Indonesia memang tidak lepas dari Kerajaan yang menjadi cikal bakal terbentuknya negara ini. Berbicara mengenai Kerajaan tentu tidak luput dari keberadaan banyaknya Candi di Indonesia. Salah satunya terletak di atas ketinggian, atau sekarang lebih populer dengan sebutan di atas awan. Berada di lereng Gunung Lawu, Candi Cetho dijadikan salah satu jalur pendakian ke Gunung Lawu. Yuk Simak ulasan Candi Cetho berikut ini

Baca juga : Deretan Awan dengan Bentuk Aneh, Pernah Terjadi di Indonesia?

1. Pemandangan Indah

Gapura Selamat Datang di Candi Cetho (c) Hendriana/Travelingyuk

Candi yang bercorak agama Hindu ini diperkirakan dibangun pada masa kerajaan Majapahit. Berada di ketinggian 1496 mdpl, wisata ini merupakan salah satu candi tertinggi di Indonesia. Untuk mencapai wisata ini cukup mudah. Jika Teman Traveler datang dari arah Yogyakarta bisa berkendara ke arah Kota Solo dan menuju Terminal Karang Pandan kemudian menyusuri jalan utama tersebut sampai bertemu gapura besar bertuliskan Selamat Datang di Candi Cetho Dk. Ceto, Ds. Gumeng.  

Langit Biru dan Hamparan Sawah Hijau (c) Hendriana/Travelingyuk  

Siapkan perfoma kendaraan yang baik untuk berkunjung ke tempat ini. Dikarenakan medan jalan yang terus menanjak dan berkelok-kelok. Saat cuaca cerah, akan terlihat Kota Solo dari ketinggian.  

2. Pemandangan Gunung Lawu

Gagahnya Gunung Lawu (c) Hendriana/Travelingyuk

Selama perjalanan Teman Traveler akan ditemani oleh hamparan sawah yang luas dan hijau, terlihat dengan jelas ladang-ladang milik masyarakat pedesaan yang sangat terawat. Pemandangan tersebut akan membuat Teman Traveler semakin tidak sabar untuk sampai ke Candi Cetho. Jika beruntung, Teman Traveler akan melihat kokoh dan indahnya Gunung Lawu.

3. Tempat Beribadah

Kain Kotak-kotak Hitam Putih dan Kompleks Candi Cetho (c) Hendriana/Travelingyuk

Sesampainya di Candi Cetho, Teman Traveler akan ditarik uang tiket masuk sebesar Rp7.000 dan ongkos parkir sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Setelah membeli tiket masuk, petugas yang berjaga di pintu gerbang akan meminjamkan sekaligus mengenakan Kain Poleng pada bagian pinggang Teman Traveler. Kain bermotif kotak-kotak berwarna hitam putih ini wajib dikenakan oleh pengunjung, karena Candi Cetho hingga kini masih dimanfaatkan sebagai tempat beribadah oleh umat Hindu.   

4. Memerlukan Fisik yang Kuat

Kompleks Candi Cetho yang bertingkat (c) Hendriana/Travelingyuk

Siapkan fisik yang kuat untuk menaiki sejumlah anak tangga agar bisa mencapai di titik tertinggi Candi Cetho. Letak yang berada di lereng Gunung, membuat wisata ini memiliki banyak anak tangga yang harus Teman Traveler naiki.

Candi Cetho (c) Hendriana/Travelingyuk

Terlihat jelas bahwa kompleks Candi Cetho berada di ketinggian jadi sudah dapat dipastikan Candi ini berada di atas awan. Ada salah satu spot foto yang Instagramable di Candi Cetho bagi Teman Traveler pencari konten. Next

ramadan

4D3N Di Jepang, 10 Hal Seru yang Bisa Dilakukan Di Nagoya

Nikmati Lupis dan Lontong Pecel Legendaris Wak Puk Mojokerto