in ,

Ciri-Ciri Traveler Pemula, Pasti Sering Melakukan Aneka Kesalahan Ini

Traveling sudah menjadi gaya hidup yang banyak dilakukan orang mulai anak muda hingga orang tua yang telah berkeluarga. Sebagai pemula, ada saja kesalahan yang dilakukan saat pertama kali traveling dan ini wajar terjadi. Apa saja kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan traveler pemula? Berikut ulasan lengkapnya.

Baca juga : Ingin Viral Seperti Keanuagl? Intip 5 Gaya Berlibur Anti Cemas ala Selebgram

1. Lupa, Lupa dan Lupa

Kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh traveler pemula adalah lupa akan suatu hal yang penting. Sifat yang satu ini sebenarnya bukan hanya menimpa mereka yang baru pertama traveling saja, kadang-kadang seorang ekspert sekalipun sesekali masih mengalami hal ini. Khusus bagi pemula, mereka paling sering mengalaminya mulai dari lupa hal-hal sepele hingga yang paling bikin berabe.

Ilustrasi [image source]
Ilustrasi [image source]
Suatu misal, banyak kejadian yang menimpa traveler pemula yang lupa membawa perlengkapan penting saat traveling seperti cas hape hingga peralatan mandi. Kasus yang lebih parah lagi yaitu ada yang sampai lupa jadwal keberangkatan hingga akhirnya tertinggal pesawat. Yang paling banyak terjadi adalah mereka sering lupa mengambil jaminan saat menyewa kendaraan atau menginap di hostel. Ada tips yang bisa kamu ikuti agar pelupa tidak menjangkiti, adalah dengan mencatatnya di reminder smartphone. Selain itu mintalah travelmate kamu untuk mengingatkan tentang hal-hal yang musti dilakukan. Meski sepele, kadang pelupa juga bikin berabe.

2. Traveling Pertama Langsung Nyoba Go Show

Dalam traveling kita mengenal istilah Go Show atau pergi tanpa perencanaan yang panting langsung jalan saja. Tapi metode seperti ini sangat riskan dilakukan mereka yang baru pertama kali traveling. Kadang mereka menyepelekan kegiatan traveling dan tidak mengindahkan saran-saran dari mereka yang telah berpengalaman. Akhirnya banyak kesalahan yang mereka perbuat di traveling pertamanya.

Traveling Pertama Langsung Nyoba Go Show [image source]
Traveling Pertama Langsung Nyoba Go Show [image source]
Masalah yang paling banyak terjadi adalah tidak mempedulikan akomodasi. Kalau kamu hanya pergi ke destinasi yang dekat dan hanya membutuhkan waktu sekali jalan itu tak masalah. Namun jika perjalanan jauh otomatis kamu butuh tempat menginap entah itu hotel atau hostel. Ini tidak boleh disepelekan, bisa-bisa setelah kau datang di tempat tujuan semua hotel dan hostel sudah penuh di booking. Lantas kamu mau bermalam di mana? Apalagi itu adalah kali pertamamu ke luar kota.

Sebaiknya sebagai traveler pemula, kamu merencanakan perjalananmu dengan matang termasuk urusan memesan hotel jauh-jauh hari. Sehingga kamu tidak akan kebingungan mencari penginapan saat tiba di lokasi. Intinya, first time traveler perlu melakukan perencanaan perjalanan yang matang.

3. Kurang Berhati-Hati

Kebiasaan seorang traveler pemula adalah kerap terbuai dengan suasana di destinasi wisata akhirnya lengah dan menjadi sasaran kejahatan atau tindakan orang lain yang tidak menyenangkan. Intinya karena ini pengalaman pertama, mereka terlalu senang dan kurang hati-hati dan juga kurang peka dengan keadaan sekitar.

Kurang Hati-Hati di Tempat Ramai [image source]
Kurang Hati-Hati di Tempat Ramai [image source]
Sebagai contoh, ini traveling pertamamu di destinasi impian. Wajar donk kemudian kamu foto-foto disetiap sudut wilayah itu tanpa sadar ada orang lain yang punya niat jahat mengincar ponsel pintar yang secara tidak sengaja kamu pamerkan. Atau, kamu banyak bengong di keramaian yang juga menjadikanmu terlihat seperti sasaran empuk oleh para penjahat. Meski berada di destinasi wisata yang kamu impikan, suasana ramai selalu mengundang kejahatan. So, selalu waspada di setiap momen.

4. Packing Berlebihan

Buat kamu yang baru pertama traveling masalah utama yang paling sering terjadi yaitu ribetnya packing. Kadang mereka kalap dengan membawa apa saja lantaran khawatir kalau di kota tujuan tidak akan mendapatkan kebutuhan tersebut. Seringnya mereka mengepak pakaian dalam jumlah yang banyak seolah-olah baju satu lemari di bawa semua padahal ia hanya akan berlibur 3 hari saja.

Packing Berlebihan [image source]
Packing Berlebihan
Selain menyiksa diri, bawaan yang segitu berat akan memberimu masalah lain saat di bandara. Kamu bisa kena biaya bagasi tambahan yang otomatis membuat pengeluaranmu membengkak. Sesuaikan barang bawaanmu dengan lama kamu akan tinggal. Misal hanya tiga hari kamu cukup bawa pakaian 3 setel plus satu baju formal. Yang jelas kamu harus pintar-pintar mengatur, bawa barang seperlunya kalau bisa seringkas mungkin.

5. Belanja Ini Itu Tak Terkontrol

Di destinasi wisata akan banyak pedagang yang menjual barang-barang yang belum pernah kamu lihat sebelumnya. Barang-barang dengan kemasan unik dijamin membuat siapa saja tergiur untuk membelinya apalagi dengan dalih barang khas untuk oleh-oleh. Bukan melarang untuk membeli tapi sesuaikan budget dengan apa yang ingin kamu miliki.

Belanja Ini Itu Tak Terkontrol [image source]
Belanja Ini Itu Tak Terkontrol [image source]
Traveler pemula sering kalap dalam belanja, mereka lapar mata sehingga apa saja yang ditawarkan dibeli tanpa mempertimbangkan akan diapakan barang-barang itu. Tahu-tahu koper menjadi penuh dan menjadi masalah baru. Kalau mau beli oleh-oleh hitung siapa saja yang akan kamu belikan, baru beli sesuai dengan jumlah orang tersebut. Sesuaikan pula dengan dana yang kamu miliki, kamu tidak ingin kan membeli sesuatu yang kemudian tidak berguna.

6. Mudah Percaya Dengan Orang Asing

Di tempat ramai selalu saja ada oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk mengeruk keuntungan bagi dirinya sendiri. Mereka mengincar orang-orang yang terlena, dan keadaan ini biasa menimpa mereka yang baru pertama bepergian. Saking senangnya mereka mudah percaya dengan orang asing yang menawarkan jasa yang lebih murah.

Mudah Percaya Dengan Orang Asing [image source]
Mudah Percaya Dengan Orang Asing [image source]
Kamu boleh berkenalan dengan orang baru tapi jika mereka terlihat ngebet sekali menawarkan sesuatu yang terlihat terlalu menarik dan tidak masuk akal. Maka itu saatnya kamu mengakhiri sesi perbincanganmu. Jadi orang baik memang penting tapi terlalu baik kepada orang yang baru dikenal itu tindakan yang beresiko. Selalu berhati-hati selama di destinasi wisata atau pusat keramaian. Next

ramadan

Written by Alfri

Aku orangnya suka traveling terutama menjelajahi tempat-tempat yang belum banyak dijamah para turis.

Hotel Berbintang dan Terjangkau di Blitar

Misteri Gunung Argopuro, Tempat Istana Dewi Rengganis