in , ,

Spot Prewedding di Gunung Bromo

Bromo
Bromo

Sebelum menikah pasangan masa kini banyak sekali persiapannya, mulai dari membeli baju, peralatan pesta, undangan, dan yang tak kalah pentingnya adalah melakukan foto prewedding. Foto prewedding ini biasanya dilakukan untuk mereka pajang pada undangan dan juga hiasan pada dekorasi saat pesta pernikahan digelar.

Baca juga : Mie Ayam Trikidjo di Solo, Porsi Melimpah Harga Murah Meriah

Banyak pilihan spot foto preweding, tentunya semua juga tergantung tema yang akan pasangan pilih. Tema foto prewedding yang sekarang sedang hits adalah foto di alam terbuka dengan berlatar keindahan alamnya. Salah satu spot foto yang banyak diminati pasangan adalah pesona alam wisata Gunung Bromo. Jika memilih spot ini pasangan tidak perlu bingung, selain banyak titik pengambilan gambar di wilayah Bromo, sekarang juga sudah banyak penyedia jasa tour wisata ke Gunung Bromo yang juga menyediakan paket prewedding. Tentunya harga akan sangat berbeda dengan jika kita hanya melakukan perjalanan wisata ke Bromo. Dimana saja spot yang cocok untuk prewedding di Gunung Bromo?, yuk kita ulas satu persatu sambil kita bayangkan pasangan memakai pakaian pengantin di lokasi tersebut.

1. Sunrise View Point Bukit Kingkong

Sunrise view point menjadi pilihan pertama untuk kita mengawali pengambilan gambar, ini karena tujuan utama trip ke Bromo selalu adalah melihat matahari terbit. View point matahari terbit di Bromo ada beberapa tempat, Penanjakan satu, penanjakan dua atau seruni point, ada bukit kingkong, bukit cinta, dll. Dari kesemua tempat itu lokasi yang sangat kondusif dan tidak terlalu padat adalah bukit kingkong. Sama dengan view point yang lainnya, disini kita bisa berfoto dengan latar matahari terbit dan langit yang berwarna orange serta ada gunung Bromo juga. Jika kita melakukan prewedding di Bukit Kingkong usahakan untuk naik ke puncak bukit yang tertinggi untuk mendapatkan view terbaik.

2. Berfoto Dengan Mobil Khas Bromo Di Padang Pasir Berlatar Bukit Indah

Orang-orang biasanya menyebut kendaraan yang digunakan ke Bromo dengan nama “Jeep”. Mobil lawas yang sebenarnya adalah Toyota Land Cruiser ini memang dipilih sebagai alat angkut wisatawan ke area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, alasannya tentu karena berpenggerak 4 roda dan punya mesin yang tangguh. Tapi kalau ngomong untuk kepentingan foto, tentunya mobil ini jika kita lihat-lihat sangat gagah dan terkesan sangar. Bayangkan jika prewedding di lautan pasir dengan menggunakan baju pengantin yang panjang tersapu angin dan duduk di kap mesin mobil ini, kemudian sang pria menggunakan setelan tuxedo putih membawa bunga untuk diberikan pada sang calon istri. Hanya satu hal yang bisa dikatakan, “so sweet”. Ditambah lagi background perbukitan widodaren yang tegap di belakangnya, membuat foto prewedding kita pasti menjadi pusat perhatian.

Selain menggunakan properti Jeep, prewedding di lautan pasir juga bisa memanfaatkan background Gunung Batok yang Megah dari kejauhan. Pasangan bermain-main di lautan pasir, bisa berlarian atau sekedar phose menggendong pasangannya akan terlihat manis dan penuh cinta. Satu hal yang perlu diingat berfoto di padang lautan pasir bromo yang luas pilihan yang tepat adalah menggunakan kostum berwarna cerah seperti putih, merah, atau kuning. Karena kalau kita menggunakan warna mati seperti abu-abu, biru tua atau hitam, seekspresif apapun kita malah akan terlihat flat atau biasa-biasa saja.

3. Phose Romantis Di Atas Kuda

Properti menjadi hal penting saat kita berfoto, utamanya saat melakukan prewedding. Selain kostum yang mendukung tema yang diambil, properti pendukung juga sangat mempengaruhi menarik dan hidupnya hasil dari foto kita. Untuk melakukan prewedding di Bromo kita tidak perlu takut akan kehabisan ide properti. Seperti halnya saat kita berada di spot Bukit Telletubbies kita bisa mengambil gambar diantara ilalang dan menyewa kuda yang memang disediakan untuk sekedar berfoto atau berkeliling. Membayangkan pasangan mempelai wanita naik kuda dan seolah-olah dituntun sang pangeran pasti akan membuat foto semakin bernyawa. Perlu diperhatikan juga karena wilayah Bromo semakin siang semakin panas, jangan lupa membawa payung untuk berteduh.

4. Bergaya Penuh Cinta Di Gubuk Cinta

Sebagai sebuah destinasi wisata Bromo punya spot andalan untuk pasangan yang dimabuk Cinta. Spot ini berada di daerah padang savana, banyak orang yang menyebutnya Gubuk Derita karena keadaan gubuk yang reyot dan terkesan rusak tak terurus. Tapi karena semakin banyak yang menggunakannya untuk berfoto mesra bersama pasangan akhirnya banyak yang menyebutnya Gubuk Cinta.

Gubuk tak terawat tapi terlihat eye catching, ditambah juluran bunga savana yang menguning, dan hamparan savana yang menghijau berlatarkan dinding tebing batu di balakangnya membuat melakukan prewedding di spot ini seperti dalam lukisan atau negeri dongeng. Dengan phose berhadapan berdiri di tengah bangunan gubuk, dan ditaburi sinar matahari dari atas membuat efek dramatis tercipta menyatu dengan latar pendukung di sekitarnya.

5. Berpegangan Erat Di Padang Savana

Padang savana memang menjadi tempat yang banyak diburu wisatawan Bromo, apalagi kalau musim hujan sudah datang dan savana mulai mengijau dari ujung ke ujung. Kita juga bisa berfoto di celah-celah tanaman perdu padang savana dengan pasangan kita. Sambil menatap dinding bebatuan yang megah membuat kesan romantis jika foto diambil dalam cahaya yang pas, ditambah pantulan sinar matahari yang membuat seolah tanaman menjadi berkilau.

Tanaman savana yang paling banyak ditunggu kehadirannya adalah ilalang. Lokasi tanaman ilalang ini masih di daerah padang savana yang hijau. Mengambil gambar diantara ilalang dengan menggunakan costum casual dan phose yang ceria penuh canda akan membuat nuansa lain dari lazimnya foto prewedding yang selalu terlihat romantis dalam balutan gaun pengantin. Selain itu kita juga bisa memetik ilalang sebagai properti pengambilan gambar agar lebih terlihat natural.

6. Berjanji Sehidup Semati Di Hadapan Bromo

Memilih spot ekstrim untuk prewedding?, bukan tidak mungkin ada yang memilihnya. Karena Bromo juga menawarkan pendakian Gunung Batok yang ada di sisi kawah Bromo. Jika kita ingin melakukan prewedding di atas Gunung Batok maka harus dipastikan kita punya jiwa petualang dan sudah biasa mendaki, mengingat medan yang lumayan menguras tenaga.

View yang ditawarkan jika kita mengambil gambar di atas Gunung Batok adalah penampakan kawah Bromo yang lebih dekat, dan juga guratan badan Bukit Widodaren. Yang menjadi catatan adalah, untuk melakukan prewedding di atas sini kita harus ganti baju, dan berdandan ketika sudah sampai atas. Karena medan yang lumayan berat tidak memungkinkan kita untuk menyiapkan segalanya dari bawah.

Selain beberapa spot yang sudah kita bahas, satu spot lagi yang bisa dipilih adalah di atas bibir kawah Bromo. Tentunya untuk naik ke bibir kawah juga perlu tenaga ekstra. Intinya adalah dimanapun spot yang kita pilih, Bromo selalu memberikan keindahannya untuk sesi foto prewedding. Karena Bromo tak pernah ingkar janji. Next

ramadan
fi akomodasi di labuan bajo

4 Rekomendasi Akomodasi di Labuan Bajo NTT, Mulai Rp 500 Ribuan Sampai Rp 3 Jutaan

Bedengan Malang

Bedengan, Spot Camping Tipis-Tipis Dekat Kota Malang