in , ,

Viral, Begini Nikmatnya Es Puter Pak No di Kediri

Rasakan nikmatnya kuliner jadul yang lezat dan autentik

Setelah sempat viral di televisi lokal beberapa saat lalu, Es Puter Pak No yang berlokasi di Pare, Kediri, mulai ramai dikunjungi pembeli. Rasanya yang enak dengan menu yang beragam membuat saya jadi penasaran sama es krim ini. Penasaran juga? Yuk, ikuti penelusuran saya!

Baca juga : Puncak Rembangan Jember, Destinasi Keluarga dengan Panorama Surgawi

Lokasi Mudah Dijangkau

img_20191011_181230_ePO.jpg
Selalu ramai pembeli (C) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Es Puter Pak No berlokasi di depan kolam renang Corah Pare, tepatnya di Jalan Raya Pare-Kandangan. Gerobaknya sangat mudah dikenali. Selain karena warnanya yang mencolok, tulisan ‘Es Puter Pak No’ terpampang jelas di gerobak.

Penampilan Pak No juga tak kalah unik. Beliau selalu mengenakan blangkon kesayangannya saat berjualan. Usaha es krim ini mulai dirintis sejak tahun 1966 hingga sekarang.

Rasanya yang Lezat

img_20191011_180925_01_4SZ.jpg
Segelas Es Puter (C) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Berada di tengah zaman modern di mana es krim yang dibuat kian bervariasi, tidak membuat Pak No gentar. Justru es krim buatan Pak No tidak kalah lezat, Teman Traveler!

Rahasianya sebenarnya sederhana. Pak No rutin menjaga kualitas bahan baku. Selain itu, proses pembuatannya juga dilakukan dengan hati-hati dan telaten. Isian es puter buatan Pak No beragam. Ada agar-agar, mutiara, potongan roti tawar, ketan hitam, kelapa muda, dan alpukat. 

Harganya Terjangkau

img_20191011_181210_JT2.jpg
Es Puter Pak No (c) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Seporsi es puter dijual Pak No dengan harga Rp6500. Murah sekali, bukan? Harganya sangat terjangkau untuk semua kalangan. Pembeli bisa menikmati es di tempat maupun membawanya pulang.

Dibantu tiga orang karyawan, Pak No berjualan dari pukul 08.00 hingga sekitar pukul 15.00. Bila persediaan es habis lebih cepat, maka Pak No juga tutup lebih awal.

Pada hari biasa, Pak No dapat menjual hingga 250 porsi. Kalau saat weekend dan hari libur, beliau bisa menjual hingga 350 porsi, saking banyaknya peminat. Karena ini, Pak No mengaku bahwa dirinya tidak pernah libur demi kepuasan pembeli.

Bahan Baku Berkualitas Terbaik

img_20191018_200241_01_8zQ.jpg

Pembuatan es krim masih dikerjakan Pak No seorang diri. Ini dilakukan untuk menjaga kualitas bahan. Karena proses pembuatannya yang masih manual dan memakan waktu lama, Pak No bercerita bahwa beliau harus bangun jam 3 dini hari. Dalam satu kali proses produksi membutuhkan 5 kilogram gula, 5 liter susu segar, 3 kaleng susu kental manis, dan 8 liter santan kelapa. 

Selain rasa esnya yang lezat, pembeli juga bebas menuangkan susu kental manis di atasnya sesuai selera. Faktor keramahan Pak No serta lokasinya yang berada di atas pohon rindang membuat kuliner ini menjadi daya tarik populer di Pare, Kediri. Yuk, cobain juga!  Next

ramadan
Ilustrasi sewa mobil untuk liburan

Tips Sewa Mobil untuk Liburan, Gak Bisa Sembarangan Lho

Senja di Pulau Payung

Menjelajah Pulau Payung, Satu Lagi Sudut Alam Mempesona Pulau Seribu