in ,

Festival Tatung, Atraksi Kekebalan Tubuh Pada Perayaan Cap Go Meh yang Selalu Ditunggu, Berani Lihat?!

Festival Tatung, Atraksi Kekebalan Tubuh pada Perayaan Cap Go Meh

Perayaan Festival Cap Go Meh di Singkawang setiap tahunnya selalu berhasil menarik banyak wisatawan. Salah satu pertunjukan yang menjadi magnet cukup kuat dari perayaan ini adalah Festival yang mempertontonkan kekebalan tubuh. Teman Traveler berani menyaksikannya? Ketahui lebih dulu informasi mengenai Tatung berikut ini yuk!

Baca juga : Suguhan Alam yang Mengagumkan di Wisata Bedengan Malang

1. Atraksi yang Ditunggu Selama Perayaan Festival Cap Go Meh Setiap Tahun

Festival Tatung yang Selalu Disambut Antusias Warga via Instagram/ wiwiekhanafiyuwono

Festival Tatung, menjadi salah satu atraksi yang banyak ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Warga dan wisatawan antusias turun ke jalan, menyaksikan pagelaran Tatung yang biasanya digelar di jalan-jalan Singkawang.

Menjadi Daya Tarik pada Festival Cap Go Meh via Instagram/ muri_org

Tatung sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Cap Go Meh setiap tahunnya. Selain Tatung ada juga ritual Buka Mata Replika 12 Naga dan pawai Lampion yang biasa digelar pada malam hari. Perayaan Cap Go Meh memang selalu meriah! Teman Traveler harus datang langsung untuk menyaksikannya!

2. Atraksi Kekebalan Tubuh yang Selalu Menarik Perhatian

Atraksi Mempertontonkan Kekebalan Tubuh yang Menarik Perhatian via Instagram/ ang.anggun

Diawali dengan bunyi tambur dan simbal, Festival Tatung siap-siap dilaksanakan. Sekelompok masyarakat Singkawang berpakaian seperti Dewa Tionghua, melengkapi dirinya dengan berbagai atribut senjata tajam yang tampak mengerikan. Tatung berasal dari bahasa Hakka. Artinya adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur.

Para Tatung Menunjukan Kekebalannya via Instagram/ yoese_mariam

Para Tatung beraksi dengan melakukan adegan-adegan berbahaya. Mereka menusukan benda tajam ke tubuhnya. Seperti pedang, pisau atau batang besi. Saat ditandu, para Tatung juga berdiri di atas pedang. Atraksi ini tidak melukai Tatung sebab menurut kepercayaan, mereka sudah dilindungi oleh dewa dengan cara dirasuki. Meski mengerikan, Festival Tatung selalu berhasil menarik perhatian. Pertunjukan ini bisa sekaligus menguji adrenalin dan keberanian lho. Teman Traveler yang penasaran, berani lihat?

3. Memiliki Makna Menjauhkan Kota dari Musibah dan Bahaya

Dipercaya dapat Melindungi Kota dari Bahaya via Instagram/ deden_s2014

Menjadi seorang Tatung, tidak sembarangan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah tidak boleh mengonsumsi daging dalam kurun waktu tertentu. Jika melanggar, Tatung akan terluka.

Atraksi Ekstrem Jadi Tontonan Menarik via Instagram/ jody_1113

Prosesi dan atraksi ritual cuci jalan yang dilakukan para Tatung ternyata dilakukan untuk mengusir atau membersihkan segala macam bentuk bala dan roh-roh jahat yang ada di seluruh kota. Jadi, atraksi yang mengerikan tersebut bukan tanpa alasan dan maksud ya, Teman Traveler!

4. Tatung Tionghua dan Tatung Dayak

Tatung Tionghua dengan Kostum Dewanya yang Khas via Instagram/ wiwiekhanafiyuwono

Dalam perayaan Festival Cap Go Meh, selain Tatung dari Etnis Tionghua, ada juga Tatung dari Etnis Dayak. Keduanya sama-sama melakukan berbagai atraksi yang cukup mengerikan. Perbedaan antara Tatung Tionghua dan Dayak Asli ada pada kostum dan atribut yang digunakan.

Tatung Dayang yang Identik dengan Kostum Bulu via Instagram/ _krinnn

Tatung Dayak menggunakan kostum berupa pakaian adat dari kulit kayu dan berbagai hiasan bulu di kepala. Selain itu, musik pengiring Tatung Dayak lebih bernuansa khas nusantara yang sesekali diselingi dengan teriakan.

Festival Tatung dan segala macam atraksinya yang mengerikan, menjadi daya tarik yang tidak pernah hilang dalam setiap penyelenggaraan Festival Cap Go Meh. Teman Traveler berani menyaksikannya secara langsung dan penasaran dengan kemeriahannya? Ayo agendakan untuk berkunjung ke Singkawang awal bulan Februari! Next

ramadan
Beautiful sunrise between the beach rocks of Trikora island of Bintan. (c) Shutterstock

Kepulauan Riau, the Marvelous Gate of Indonesia with Hidden Wonders

Soto Jalan Bank

Soto Jalan Bank Purwokerto yang Sudah Eksis Sejak Tahun 70-n, Makin Nikmat dengan Sambal Unik