in , , , , , ,

Jelajah Kampung Kauman, Kentalnya Grafitasi Budaya di Kota Batik

Mengenal Lebih Dekat dengan Corak Batik Khas Keraton di Kampung Kauman Solo

img_6117_cRD.JPG
Pengunjung di Kampung Batik Kauman (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Solo merupakan salah satu kota jujukan wisata di Jawa Tengah. Memiliki beragam kebudayaan dan juga kerajinan yang khas sebagai alasannya. Seperti adanya Kampung Kauman yang berisi banyak koleksi batik di hampir setiap gang yang ada. Kampung ini dijadikan sebagai wisata batik sejak 2006 lalu yang lokasinya sendiri tak jauh dari Pasar Klewer. Terdapat berbagai macam produksi batik mulai dari tulis, cap bahkan kombinasi, yakni penggabungan produksi keduanya dan memiliki corak khas Solo.

Baca juga : Soto Sampah di Jogja, Legendaris dengan Nama Tak Biasa

Batik Bercorak Khas

img_6094_W3l.JPG
Salah Satu Rumah yang juga Menjual Beragam Batik (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Kampung yang dialokasikan sebagai salah satu tempat wisata ini juga memiliki beberapa tempat yang bisa dikunjungi wisatawan, antara lain pelatihan membatik, pengembangan produk, rumah batik dan masih banyak lagi yang lainnya. Batik di Kampung Kauman memiliki ciri khas yakni berbuansa keraton serta bermotif pakem sidomukti, Satriyo Manah, Sidoluhur dan lainnya.

Industri Batik

img_6096_g3K.JPG
Denah Kampung Kauman (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Menurut sejarah, Kampung Batik Kauman ini dulunya merupakan pemukiman para abdi dalem keraton kasunanan, maka tak heran jika motif batik Kauman menampilkan batik bernuansa keraton. Dapat dikatakan motif batik kauman ini mempresentasikan motif batik yang dikenakan di Keraron Kasunanan. Selain itu, terdapat lebih dari 30 industri batik sehingga Teman Traveler memiliki lebih banyak pilihan batik yang bisa dibeli.

img_6114_gRZ.JPG
Berbagai Busana Batik di Kauman (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Hal yang membuat kampung ini berbeda dibandingkan tempat lain adalah Teman Traveler dapat mengunjungi rumah produksi batik dan melihat proses pembuatannya, bahkan bisa belajar untuk membatik. Tarif yang dibanderol tentu saja berbeda, mulai puluhan ribu bahkan hingga jutaan rupiah. Selain batik, kampung ini juga memiliki berbagai busana muslim dan beragam pakaian.

Akses menuju Kampung

img_6107_LB0.JPG
Dinding Bergambar Orang Membatik (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Teman Traveler bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. namun jika menggunakan roda empat kurang bisa menjangkau gang-gang kecil sehingga Teman Travler perlu berjalan kaki atau menggunakan becak untuk masuk ke area kampung.

img_6104_gyN.JPG
Kawasan Bangunan Lama di Kampung Kauman (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Sambil berkeliling, Teman Traveler dapat melihat bangunan-bangunan tua bergaya arsitektur Jawa-Belanda. Rumah-rumah ini juga menarik jika digunakan sebagai tempat untuk berfoto, tak jarang pengunjung mengabadikan momen di sini.

Dekat dengan Wisata Lain

img_6102_SAI.JPG
Kawasan Hijau di Kampung Batik (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Selain kawasan bangunan lama, ada juga beberapa rumah atau gang yang terlihat hijau. Tempat ini berada di dekat salah satu toko atau rumah yang menyediakan beragam batik. 

img_6112_AqS.JPG
Suasana di Kampung Kauman (c) Bayu Eka Novanta/Travelingyuk

Jika selesai berkunjung di kampung ini, Teman Traveler dapat melanjutkan perjalanan ke beberapa tempat yang dekat dengan kampung ini seperti Pasar Klewer, Keraton dan wisata lainnya. Jadi kapan berkunjung ke Kampung Kauman untuk melihat beragam koleksi batiknya? Next

ramadan

Desa Wisata Cibuntu, Camping Asik Ditengah Suasana Menarik

Puluhan Jembatan Gantung Kaca Akan Hiasi Sektor Pariwisata Indonesia