in , ,

8 Kawasan Wisata dan Kuliner di Mangga Besar, Puas Keliling di Satu Wilayah

Keliling Mangga Besar Bisa Berwisata Kuliner

FI Mangga Besar (c)nydiasusanto travelingyuk

Mangga Besar, yang sering disingkat Mabes, adalah salah satu wilayah terpadat di Jakarta Barat yang terkenal dengan kehidupan malamnya dengan kehadiran sejumlah diskotik, klub malam dan bar. Padahal, masih banyak kawasan wisata dan kuliner yang tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang disebutkan tadi. Apa sajakah itu?

Baca juga : Tanjung Silar, Pantai di Sulut yang Bisa Bikin Fans K-Drama Baper

1. KONG DJIE COFFEE 

Mangga Besar
Kong Djie Coffee (c)nydiasusanto/travelingyuk

Kong Djie Coffee adalah kedai kopi dari Belitung yang sudah beroperasi sejak tahun 1943. Kini, Kong Djie Coffee sudah memiliki 85 cabang di berbagai kota di Indonesia berkat sistem franchise, di mana cabang Mangga Besar adalah salah satunya. Kopi yang digunakan adalah racikan kopi Lampung dan arabika.

Menu hitsnya adalah kopi susu yang seharga Rp. 15.000 per gelas. Makanan khas Belitung yang patut dicoba adalah mie atep yang yang kuahnya kental dan sedikit manis seharga Rp. 25.000 dan rajungan isi yang ditawarkan Rp. 12.000 per porsinya.

2. VIHARA AVALOKITESVARA

dscf2212_ty_x3l.jpg
Di dalam vihara (c)nydiasusanto/travelingyuk

Didirikan tahun 1936 oleh biarawati Kho Nio Lim Giok Tien, Vihara Avalokitesvara adalah tempat sembahyang umat Budha untuk memuliakan dewi Kwan Im. Sepeninggal sang biarawati tahun 1982, Biksu Dutavira menjadi penerus untuk pengelolaan vihara.

Kini, selain menjadi tempat kebaktian, vihara ini juga menyediakan kursus-kursus yang sehubungan dengan pemahaman agama Budha, kunjungan panti jompo, lansia, serta pemberian beasiswa.

3. TANGKIWOOD

dscf2253_ty_rHP.jpg
Kediaman Laila Sari (c)nydiasusanto/travelingyuk

Dahulu, Jakarta Barat terkenal dengan kampung artisnya di Gang Tangki, yang dikenal dengan nama Tangkiwood. Kini, kawasan yang dibuat oleh Tang Ing Hi, pemilik Prinsen Hotel ini hanyalah gang-gang sempit padat penduduk yang profesinya tak ada sangkut-pautnya dengan artis.

Satu-satunya rumah artis yang masih ada adalah rumah mendiang Laila Sari, aktris dan penyanyi senior. Rumah yang masih ditinggali anaknya ini jauh dari kesan glamour seperti artis-artis sekarang, bahkan sangat sederhana untuk seorang artis ternama yang dulunya sering manggung dan rutin masuk TV. 

dscf2256_ty_z5O.jpg
interior rumah Laila Sari (c)nydiasusanto/travelingyuk
dscf2258_ty_NAQ.jpg
foto keluarga Laila Sari (c)nydiasusanto/travelingyuk
dscf2262_ty_Rff.jpg
kuil Thio Kong Bio di sepanjang Gang Tangki (c)nydiasusanto/travelingyuk

4. ROTI HENIS

dscf2268_ty_iur.jpg
Toko baru Roti Henis (c)nydiasusanto/travelingyuk
dscf2270_ty_fsd.jpg
Tidak hanya jual roti (c)nydiasusanto/travelingyuk

Awalnya, Roti Henis hanya menjual roti bakso ayam yang isinya melimpah dengan rasa gurih cenderung manis, dibanderol seharga Rp. 9000 per porsinya. Dengan berjalannya waktu, Roti Henis mempunyai toko baru di seberang toko lama yang lebih megah dan merangkap sebagai restoran Cina yang menjual sapi lada hitam, lumpia udang, bakmi sapi tauco dan banyak lagi. Harga rata-rata untuk dine-in sekitar Rp. 60.000 per orang.

5. SATE KOBRA

Mangga Besar
sate kobra (c)nydiasusanto/travelingyuk

Bila jenuh sama kuliner kekinian, bagaimana kalau uji nyali dengan makan sate kobra beserta minum darah dan empedunya yang dicampur madu dan alkohol? Uji nyali ini juga termasuk melihat secara langsung ular yang dikuliti hidup-hidup sebelum disantap.

Harga standar untuk set menu sate kobra beserta darah dan empedunya adalah Rp. 90.000, sedangkan king cobra Rp. 350.000. Jangan salah, walaupun terdengar mengerikan, banyak konsumen wanita yang menjadi pelanggan karena khasiatnya dalam mengobati kulit berjerawat yang sudah akut. Selain ular, di beberapa lapak juga menawarkan sate biawak.

6. ANGKRINGAN BOY

Mangga Besar
Aneka jajanan Angkringan Boy (c)nydiasusanto/travelingyuk
Mangga Besar
Nasi babi gila dan babi rendang (c)nydiasusanto/travelingyuk

Angkringan Boy terkenal dengan menu nasi kucing dan jajanan lainnya yang menggunakan daging babi sebagai bahan utama. Hanya dengan mengeluarkan Rp. 6000, kamu bisa dapat nasi babi rica, babi rendang, babi gila serta babi merah.

Jajanan-jajanan lainnya adalah sate kuping, lap ciong, otak-otak singapore, sate babi manis, siomay babi, serta produk non-babi berupa bakso salmon dan bakso ikan yang harga rata-ratanya dari Rp. 3000 hingga Rp. 9000 saja per potongnya. Walaupun harganya murah banget, kualitas rasanya tak perlu diragukan lagi.

7. BAKMI AHAU

Mangga Besar
Bakmi Ahau 38 (c)nydiasusanto/travelingyuk

Bagi yang bisa makan bakmi dalam porsi banyak dan daging babi bukan bagian dari pantangan, Bakmi Ahau 38 tempatnya. Bakmi Spesial Komplit yang seharga Rp. 49.000 sepintas terdengar mahal, apalagi jualannya cuma di gerobak.

Tapi jangan salah, isi bakmi ini melimpah sekali, mulai dari casiu, siomay, swikiau, bakso goreng, telur puyuh hingga pangsit goreng. Tentunya, porsi lebih kecil juga tersedia bila tak mau makan banyak.

8. DURIAN ACIN

Mangga Besar
Durian Acin (c)nydiasusanto/travelingyuk

Durian Acin adalah kios durian pertama di Mangga Besar yang berdiri sejak 25 tahun yang lalu dan sudah mempunyai 3 cabang di kawasan yang sama. Dibanderol antara Rp. 40.000 hingga Rp. 100.000, semua durian yang dijual berasal dari Medan.

Kios yang mulai buka pukul 5 sore hingga subuh ini sudah tersohor namanya di mata penggemar durian, dari kalangan muda hingga tua, karena kemampuannya dalam menjaga kualitas produk. Bahkan pelanggan boleh menukar duriannya bila rasanya kurang manis.

Seluruh objek ini dapat dilalui dengan berjalan kaki. Lapak-lapak kulinerannya mayoritas buka mulai sore hari hingga tengah malam atau subuh. Maka, selain kamu kudu siap fisik dan mental untuk kuat jalan, siapin perut juga untuk menampung makanan enak-enak yang berbaris di sepanjang jalan. Tak ketinggalan, siapin doku juga ya! Next

ramadan

Menggapai Puncak Merapi, Petualangan 8 Jam Terbayar Keindahan

Serayu Pot & Terracotta Ubud, Karya Instalasi Sarat Makna