in , ,

Museum Dr. Soetomo, Rekam Jejak Perjalanan Ketua Budi Utomo

Ada makam Dr. Soetomo juga di sini

Surabaya memang gudangnya tempat bersejarah. Baik dari gedung-gedung lawas hingga museum yang tersebar di setiap sudut kota. Nah, salah satu tempat bersejarah yang bisa kalian kunjungi adalah Museum Dr. Soetomo. Penasaran bagaimana tempatnya? Yuk kita jelajahi.

Baca juga : Kafe Tema Tropis di Bandung, Nyaman untuk Nongkrong Fotogenic buat Dibidik

1. Lokasi Museum Dr. Soetomo

museum dr. soetomo
Bagian depan museum (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Museum ini berlokasi di Jl. Bubutan No. 85-87 Kelurahan Bubutan, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Tempatnya tidak jauh dari Tugu Pahlawan dan juga Museum 10 Nopember, tepatnya setelah Polsek Bubutan. Untuk mencapai lokasi museum ini bisa dengan naik kendaraan pribadi ataupun dengan berbagai mode transportasi umum yang ada di Kota Surabaya.

Ketika sudah sampai di area Museum Dr. Soetomo, sebelum masuk ke gedung utama museum kita akan dihadirkan sebuah bacaan mengenai biografi singkat tentang Dr. Soetomo. Letak biografi ini tepat di depan pintu masuk gedung museum. Tidak ada salahnya kita membacanya dulu agar lebih memahami siapa itu Dr. Soetomo sebelum melangkah lebih jauh ke dalam museum.

2. Asal-usul Museum dan Foto Dr. Soetomo di Lantai Pertama

museum dr. soetomo
Foto-foto Dr. Soetomo (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Di lantai pertama ada penjabaran tentang Gedung Nasional Indonesia atau Museum Dr. Soetomo ini. Di dalam catatan yang terpampang itu diinformasikan mengenai asal muasal gedung sehingga sampai menjadi gedung museum ini.

Kemudian ada juga foto-foto kenangan perjalanan Dr. Soetomo di masa peperangan merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan Belanda. Selain itu, ada sudut yang menceritakan tentang peran aktif Dr. Soetomo dalam organisasi Budi Utomo yang dipimpinnya.

3. Ada Biografi Dr. Soetomo

museum dr. soetomo
Biografi Dr. Soetomo

Masih di lantai pertama, kalian juga akan mendapati buku biografi Dr. Soetomo yang sangat tebal dan diletakkan di tengah ruangan. Buku biografi ini boleh dibuka dan dibaca pengunjung untuk lebih mendapatkan informasi lengkap tentang Dr. Soetomo pada masa hidupnya.

lrm_export_20190812_141819_ka3.jpg
Peta milik Dr. Soetomo (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Selain itu, ada peta yang selalu dibawa kemana-mana oleh Dr. Soetomo. Peta ini beliau bawa saat menjalankan tugas bepergian baik di sekitar Pulau Jawa ataupun ke luar Jawa. Peta ini juga dibawa Dr. Soetomo untuk menjenguk sang istri yang berada di daerah Celaket, Kota Malang.

4.Barang Kenangan Milik Dr. Soetomo di Lantai Kedua

lrm_export_20190812_141854_Em4.jpg
Area menerima tamu (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Di lantai kedua terdapat beberapa barang peninggalan Dr. Soetomo yang masih terjaga keasliannya. Ada meja dan kursi untuk menerima tamu atau pasien yang datang ke tempat praktek Dr. Soetomo. Untuk menjaga keawetannya, meja dan kursi tersebut diberi tali pembatas supaya pengunjung tidak menyentuhnya.

lrm_export_20190812_141836_bfj.jpg
Alat praktek Dr. Soetomo (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Di sana juga ada seperangkat peralatan medis yang digunakan Dr. Soetomo dalam melayani pasien. Mulai dari tempat tidur besi, meja dan kursi kayu berwarna putih, penyangga selang infus dan lainnya. Benda-benda itu seolah mengajak kita masuk ke dalam ruangan praktek Dr. Soetomo di zaman dulu.

5. Ada Makam Dr. Soetomo

lrm_export_20190812_142007_Mjo.jpg
Bagian depan makam Dr. Soetomo (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Setelah puas berkeliling museum, ada baiknya untuk berziarah ke makam Dr. Soetomo. Lokasinya berada di samping museum dan agak menjorok ke dalam komplek museum.

Dr. Soetomo wafat tanggal 30 Mei 1938 dan dikebumikan di Surabaya, tepatnya di daerah bubutan ini. Pada hari-hari besar khususnya pada Hari Kebangkitan Nasional, makam Dr. Soetomo ini banyak dikunjungi peziarah, mulai dari warga umum sampai pejabat negara. 

6. Ada Pendopo Museum Dr. Soetomo

lrm_export_20190812_142040_w7u.jpg
Pendopo

Selain museum dan makam, di sekitar sana juga ada sebuah pendopo yang ukurannya cukup besar. Pendopo tak hanya digunakan untuk beristirahat, tapi kalian juga bisa menambah ilmu di sini. Di bagian dalam pendopo masih ada beberapa catatan sejarah yang bisa kalian baca. Lalu di bagian belakang ada juga sejumlah gamelan lawas yang menarik untuk dilihat.

Ternyata, Museum Dr. Soetomo tak hanya menghadirkan benda peninggalan. Tapi ada juga pendopo dan makam yang bisa dikunjungi oleh wisatawan. Bagi kalian yang suka berwisata sejarah, museum ini cocok sekali untuk dikunjungi. Next

ramadan

Gemati, Kedai Unik dengan Sajian Roti Warna Warni

Main ke Bali Bird Park

Bali Bird Park, Keindahan Lain Pulau Dewata