in ,

Olahan Serangga Khas Indonesia, Makanan Manusia di Masa Depan yang Wajib Coba

Makanan dari Serangga Khas Indonesia, Berani Coba?

Menurut Bright Side, dilansir dari Liputan 6, penelitian di industri pangan dan kemajuan teknologi mengeluarkan beberapa gagasan tentang makanan di masa depan. Salah satunya adalah serangga. Ini disebabkan oleh masa depan umat manusia yang amat bergantung pada sumber daya alam dan bahan makanan. Berdasarkan hal ini, Teman Traveler tidak ada salahnya untuk mulai mencicipi olahan serangga khas Indonesia dari sekarang. Semua dalam rangka menyesuaikan diri dengan kehidupan di masa depan. Setuju? Jangan khawatir, olahan serangga khas negeri ini, nggak seseram yang dipikirkan. Nggak percaya? Simak ulasan berikut ini!

Baca juga : Spot Instagenic Cikao Park, Salah Satunya Punya Terowongan Berputar!

1. Botok Tawon

Larva Tawon yang Dijadikan Botok via Instagram/
Larva Tawon yang Dijadikan Botok via Instagram/ fardatus_siti_mauladiah

Tawon atau lebah biasa dinikmati madunya. Namun, di tangan ibu-ibu Indonesia, serangga ini diolah menjadi botok. Olahan khas dengan tambahan kelapa parut sebagai bahan utama ini terkenal di beberapa wilayah di Pulau Jawa. Tawon yang masih menjadi larva, dimasak begitu saja dengan bumbu-bumbu seperti lombok, tomat. Ia kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. Bagaimana rasanya? Gurih dan enak.

2. Belalang Goreng

Gurihnya Belalang Goreng via Instagram/
Gurihnya Belalang Goreng via Instagram/ gkiduljourney

Agar masa depan tetap dapat makan, Teman Traveler juga harus coba olahan serangga khas Indonesia yang satu ini. Belalang goreng! Belalang yang akan diolah menjadi camilan, harus dibersihkan lebih dulu. Setelahnya, ia dibumbui lalu digoreng. Rasa belalang goreng sangat gurih juga renyah, terutama di bagian kakinya. Jangan memandang sebelah mata terhadap kuliner satu ini, ia kaya akan protein, kalsium, magnesium, zat besi, mangan dan beberapa vitamin. Bergizi! Walau tampak tidak menggiurkan.

3. Peyek Laron

Berani Coba Kriuknya Peyek Laron? via Instagram/
Berani Coba Kriuknya Peyek Laron? via Instagram/ magetanbanget

Laron ternyata adalah rayap jantan dan betina yang sudah siap membentuk koloni baru. Serangga bersayap ini banyak muncul saat musim hujan tiba. Karena berkoloni, bergerombol dalam jumlah banyak, ia mengganggu, membuat lingkungan rumah jadi kotor. Agar laron tidak jadi percuma, beberapa masyarakat Indonesia mengolahnya menjadi peyek atau rempeyek. Rasa peyek laron ini punya rasa yang gurih. Apalagi adonan untuk membuat peyek, ditambah dengan santan. Berani coba?! Kriuk-kriuk dan ada sensasi lembeknya. Peyek Laron ini tak hanya jadi cemilan khas Jawa Tengah saja, tapi juga bisa ditemukan di kawasan wisata kuliner Magetan, Jawa Timur.

4. Jangkrik Goreng

Jangkrik Goreng, Siapa Mau Coba? via Instagram/
Jangkrik Goreng, Siapa Mau Coba? via Instagram/ mozom46

Selain Belalang, serangga berkaki lain yang bisa Teman Traveler coba agar tetap dapat makan di masa depan adalah Jangkrik. Sebagian besar, mungkin belum pernah merasakan. Tetapi sebaiknya Teman Traveler harus segera coba, karena menurut penelitian Litbang ASTRIK (Asosiasi Peternak Jangkrik Indonesia), Jangkrik punya kandungan yang bermanfaat. Salah satunya adalah protein.

5. Sate Ulat Sagu

Rasakan Sensasi Ulat yang Pecah di Mulut via Instagram/
Rasakan Sensasi Ulat yang Pecah di Mulut via Instagram/ nizamijam09

Olahan serangga khas Indonesia yang satu ini, menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang tinggal di Papua. Suku asli yang mendiami wilayah tersebut, biasa mencari ulat sagu di pohon-pohon sagu yang sudah tua. Setelah dapat, ulat kemudian ditusuk-tusuk, dijadikan sate lalu dibakar. Tertarik untuk merasakan sensasi ulat yang pecah di dalam mulut? Sebelum mengonsumsinya, bagian kepala harus dibuang lebih dulu. Jadi, Teman Traveler hanya mengonsumsi tubuhnya yang kenyal dan berwarna putih.

Bukan sembarangan dimakan ya, mereka punya khasiat untuk kesehatan dan keberlangsungan hidup manusia di masa depan. Sesekali, bisa dicoba lho! Membiasakan diri jaga-jaga untuk menghadapi nanti. Bagaimana? Teman Traveler berani coba aneka olahan serangga khas Indonesia? Next

ramadan
Kamar di Hotel dengan Dua Negara

Tidur di Perancis, Mandi di Swis? Menginap di Arbez Franco Suisse Saja

Kue tradisional khas Pekalongan

Mengulik Tentang Kue Tradisional Khas Pekalongan, Jajanan Lawas Nan Menggoda