in , ,

Panduan Lengkap Naik KRL, Jelajah Jabodetabek Anti Bingung

Menjelajah Jabodetabek Sekitarnya Tanpa Bingung Nyasar, Yuk Simak Panduan Naik KRL Berikut Ini

Ilustrasi KRL
Ilustrasi KRL (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Teman Traveler berencana mengunjungi Ibukota atau sekitarnya? KRL bisa jadi alternatif transportasi terbaik. Selain bebas macet, tarifnya juga terbilang sangat ramah kantong. Nah, agar tidak bingung berikut adalah panduan lengkap naik KRL anti bingung. Yuk, simak ulasannya.

Baca juga : Ini Tempat Wisata di Kabupaten Belu NTT, Asal Joni Gala Si Pemanjat Tiang Bendera

Pahami Peta Rute

Peron stasiun KRL (c) Intan Deviana/Travelingyuk
Peta rute KRL Jabodetabek via krl.co.id

Langkah pertama yang harus Teman Traveler lakukan adalah mempelajari peta dan rute. Kalian bisa cari informasi ini di laman resmi KRL – Commuterline Indonesia. Dengan memahami rute, kalian bisa punya gambaran tentang lokasi stasiun dan jalur yang bakal digunakan.

Tentukan Stasiun Keberangkatan dan Tujuan

Stasiun Bekasi Timur (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Berikutnya Teman Traveler harus tahu dari stasiun naik dan tujuan. Misalnya saja naik dari Stasiun Depok dan turun di Stasiun Bekasi. Dengan menentukan titik awal dan akhir seperti ini, kalian bisa tahu jalur mana yang harus dipilih.

Jika Teman Traveler naik dari Stasiun Depok dan turun di Stasiun Bekasi, kalian bisa naik KRL jurusan akhir Stasiun Kota atau Jatinegara, dengan transit di Stasiun Manggarai. Dari Manggarai kalian harus berganti kereta sebelum sampai di jurusan akhir.

Jenis Tiket KRL

Antre beli tiket KRL (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Nah, tiket KRL tidak sama dengan tiket kereta pada umumnya. Teman Traveler harus siapkan kartu untuk di-tap atau tempelkan di pintu peron. Jenisnya ada tiga, yakni Tiket Harian Berjaminan (THB), Kartu Multi Trip (KMT), dan kartu dari bank.

Tiket Harian Berjaminan (THB)

Tiket Harian Berjaminan (c) Intan Deviana/Travelingyuk

THB adalah tiket KRL yang bisa Teman Traveler beli secara go show di loket atau vending machine stasiun untuk satu kali perjalanan. Harganya Rp10.000 (statusnya sebagai uang jaminan), plus tarif perjalanan dari rute yang dipilih. Uang jaminan bisa kalian ambil lagi setelah kartu dikembalikan ke loket.

Tarif perjalanan KRL adalah Rp3.000 untuk 25 KM pertama dan Rp1.000 untuk tiap 10 KM berikutnya. Murah banget bukan? Supaya tidak repot mengantre dua kali, Teman Traveler bisa pesan THB untuk perjalanan Pulang-Pergi (PP).

Kartu Multi Trip (KMT)

Vending machine dan mesin isi saldo KMT (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Jika Teman Traveler berniat naik KRL berkali-kali, ada baiknya kalian gunakan KMT. Dengan begini kalian tak perlu berkali-kali antre di loket atau vending machine stasiun.

KMT dikeluarkan oleh PT. KAI dan saldonya bisa Teman Traveler isi ulang tanpa masa kedaluwarsa. Proses top-up bisa dilakukan di mesin pengisian saldo di stasiun. Untuk pembelian awal, harganya adalah Rp50.000 dengan isi saldo Rp30.000. Sementara jumlah saldo minimal adalah Rp5.000.

Kartu Bank

Mandiri E-Money (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Serupa KMT, kartu-kartu yang dikeluarkan bank, seperti Mandiri E-Money, BNI Tap Cash, Brizzi, dan BCA Flazz juga bisa Teman Traveler gunakan untuk naik KRL. Isi ulang saldo bisa kalian lakukan di ATM bank bersangkutan atau mini market.

Masuk ke Peron dan Naik KRL

Pintu masuk dan keluar peron (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Setelah tiket KRL di tangan, saatnya Teman Traveler masuk peron. Tinggal tap atau tempel kartu di pintu masuk. Perhatikan di jalur berapa KRL yang Teman Traveler tumpangi bakal lewat. Tenang saja, ada banyak papan petunjuk tersedia. Jadi jangan takut bingung. Banyak petugas stasiun yang bisa kalian tanyai jika masih ragu.

Pilih jalur menunggu KRL datang (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Tunggulah KRL sesuai dengan rute tujuan Teman Traveler. Setiap KRL yang datang memasuki stasiun, akan ada pengumuman dari petugas stasiun. Pastikan tidak salah naik KRL ya.

Gerbong Khusus Wanita dan Kursi Prioritas

Gerbong khusus wanita (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Saat naik KRL, Teman Traveler perlu tahu bahwa gerbong terdepan dan paling belakang adalah gerbong khusus wanita. Selain perempuan dilarang berada di sana ya.

Selain itu, masing-masing gerbong sudah dilengkapi kursi prioritas untuk ibu hamil, ibu dengan balita, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Letaknya ada di ujung kanan dan kiri gerbong. Jadi, bagi Teman Traveler yang tidak masuk kriteria tersebut, hendaknya dahulukan mereka yang berhak.

Keluar dari KRL dan Peron

Suasana di dalam stasiun (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Nah, begitu sampai di stasiun tujuan Teman Traveler tinggal lakukan tap di pintu keluar. Jika tiket kalian berjenis THB, jangan lupa kembalikan dulu di loket tiket untuk sekaligus mengambil uang jaminan sebesar Rp10.000.

Bagaimana Teman Traveler, mudah bukan? Itulah panduan lengkap naik KRL yang bisa kalian coba. Boleh banget dijajal jika nanti kalian menjelajah wisata di Jakarta dan sekitarnya ya. Next

ramadan
Pre-wedding di Papandayan

Gunung Papandayan, Si Cantik untuk Pre-Wedding

Red Suki

Red Suki, Santap Daging dan Rebusan Serba Lengkap di Ibu Kota