in , ,

Pantai Sinden, Keindahan Tersembunyi dengan Wahana Ekstrem

Menjelajah Indahnya Pantai Sinden yang Tersembunyi

Keindahan Pantai Sinden
Keindahan Pantai Sinden (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu kawasan Jogjakarta yang wajib dikunjungi. Daerah satu ini tawarkan alternatif liburan lengkap, mulai dari destinasi sejarah, budaya, kuliner, hingga aneka wisata alam. Buat pecinta pantai jangan khawatir, ada banyak opsi tersedia. Salah satu yang cukup menarik adalah Pantai Sinden.

Baca juga : Pesawat Harus Delay Hanya Karena Lebah, Begini Kronologinya

Pantai Sinden wajib disambangi jika Teman Traveler menyukai penjelajahan alam, sebab perjalanan menuju sini tidak mudah. Namun selain bisa menikmati keindahan sekitar, kalian juga bakal mendapat bonus bertualang ke Pulau Kalong. Asyik bukan? Yuk, simak ulasan saya selengkapnya.

Aksesnya Cukup Sulit

dscn4177_qDW.JPG
Pantai Sinden dengan Pulau Kalong sebagai latar belakang (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Pantai-pantai di Gunungkidul memang sudah mulai terkenal, namun bukan berarti aksesnya mulus. Baru beberapa persen saja jalan yang bisa dikategorikan baik. Itu pun bergantung pada lokasi dan popularitas pantai yang dimaksud.

dscn4174_2CZ.JPG
Akses menuju Sinden dari Pantai Sedahan (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Sinden dan Pulau Kalong berada di kawasan yang belum bisa diakses dengan mudah. Jika Teman Traveler ingin mampir ke sini, kalian harus melewati jalan lumayan jauh dan terjal. Ada dua jalur yang bisa dipilih, yakni via Pantai Greweng atau Pantai Sedahan.

dscn4255_N4q.JPG
Melewati jalur dari Pantai Greweng (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Selain itu, Teman Traveler perlu tahu bahwa dua jalur tersebut sama-sama menuntut kalian untuk melakukan trekking lumayan jauh. Pasalnya jalur untuk sepeda motor belum terlalu mulus, bahkan tidak disarankan. Sebab sebagian masih berupa jalan bebatuan kasar.

Pesona Unik

dscn4199_14b.JPG
Jalurnya dipenuhi tanaman belukar dan rerumputan (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Meskipun dinamakan pantai, nyatanya di sini tidak ada hamparan pasir sama sekali. Begitu sampai, saya mendapati tempatnya lebih terkesan seperti tebing yang mengarah ke lautan. Ketinggian dan derasnya arus ombak di sekitar sini cukup membuat kaki saya gemetaran, apalagi tidak ada pengaman apapun.

dscn4185_QyB.JPG
Spot utama untuk menikmati keindahan Sinden (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Namun demikian pesona pantai ini membuat semua kekhawatiran tersebut terbayar lunas. Lekukan pantai, hijaunya dedauan, birunya laut dan langit, seolah membuat saya benar-benar betah untuk bersantai di sekitar sini. Padahal di sekitarnya tidak ada fasilitas apapun dan saya harus rela berteman dengan teriknya sinar matahari.

Mampir ke Pulau Kalong

dscn4251_8fJ.JPG
Kondisi gerbang terkunci (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Tak jauh dari Pantai Sinden, Teman Traveler akan menemukan jembatan yang terhubung dengan Pulau Kalong alias Gelatik. Suasana di sekitar salah satu pantai di Jojga ini cukup sepi. Sepertinya jarang diekspos wisatawan, padahal atmosfer yang ditawarkan hampir mirip Pantai Timang.

Sayangnya, jembatan menuju Pulau Kalong hanya dibuka pada waktu-waktu tertentu. Saat bertanya pada warga sekitar, saya baru tahu bahwa aksesnya hanya ada pada Sabtu dan Minggu. Untuk hari biasa, tidak ada pengunjung yang boleh mampir ke sana.

Tiket Murah Meriah

dscn4250_KZn.JPG
Jembatan menuju Pulau Kalong (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Tiket masuk Pantai Sinden dibanderol sama dengan pantai-pantai lain di Gunungkidul. Teman Traveler cukup mengeluarkan budget Rp10.000 saja per orang. Bisa dibayarkan di dekat gerbang masuk menuju Gunungkidul.

Namun jika ingin melintasi jembatan gantung menuju pulau Kalong, Teman Traveler harus membayar biaya tambahan. Rp25.000 untuk berfoto dan Rp50.000 jika ingin kemping maupun memancing. Sedikit lebih mahal, namun masih cukup terjangkau kok.

Oh ya, masih ada biaya ekstra untuk parkir. Bagi pemilik kendaraan roda dua, wajib siapkan dana sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000. Sementara kalian yang menumpang mobil cukup bayar Rp10.000 saja.

Jembatan Ekstrem

dscn4243_UnK.JPG
Menyebrang jembatan gantung (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Hal yang perlu diperhatikan ketika Teman Traveler menaiki jembatan ini adalah pijakan dan kondisi jembatan. Harus diakui kondisinya memang tidak stabil, apalagi hanya terbuat dari tali dan papan kayu. Beberapa bagiannya tidak rata, bahkan masih ada yang bolong.

dscn4206_YBB.JPG
Kondisi jembatan gantung (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk
dscn4247_TQ5.JPG
Jaraknya cukup jauh (c) Septiana Sulistyawati/Travelingyuk

Kencangnya angin dan beban orang menyebrang juga jadi faktor yang membuat jembatan makin bergerak tak karuan. Selain itu tidak ada pengaman lain di sekitarnya. Melintas di sini dijamin bikin jantung berdegup kencang. Namun bagi Teman Traveler pencinta wisata ekstrem, tempat ini tentu wajib dicoba.

Itulah sedikit pengalaman saya mampir ke Pantai Sinden, sebuah wisata tersembunyi yang lumayan ekstrem. Jika Teman Traveler sedang menjelajahi wisata Jogjakarta dan ingin mencari sensasi berbeda ketika liburan, tempat ini bisa jadi alternatif. Next

ramadan

Pulau Sekitar Taman Nasional Ujung Kulon, Ada yang Mirip Amazon

Danau Talang Sumatra Barat

Danau Talang, Pesona Tersembunyi di Ketinggian