in , , ,

Potret Senja Nan Memukau Di Waduk Pusong Lhokseumawe

Pesona alam memukau tepat dibawah langit terang perlahan berganti bewarna jingga. Menandakan sang surya akan kembali pulang keperaduannya. Tak lupa nelayan pun kembali pulang menepi di perairan. Pemandangan indah inilah teman traveler akan terpana di Waduk Pusong Lhokseumawe. Ditepian waduk yang indah ini terlihat detik detik matahari mulai meneggelamkan diri. Sehingga warna atmosfer begitu takjub dengan kekontrasannya menuju kegelapan. Enggak salah, kalau Waduk Pusong menjadi salah satu destinasi wisata saat berkunjung ke Lhokseumawe, Aceh.

Baca juga : Air Terjun Parang Ijo, Permata Hijau Menawan Karanganyar

Sore hari di Waduk Pusong Lhokseumawe. Foto via merdeka.com

Objek wisata Waduk Pusong, merupakan salah satu destinasi ternama di Kota Lhokseumawe. Waduk yang lokasinya tertata rapi ini, mampu memikat hati wisatawan atau traveler menghabiskan akhir pekan dan rekreasi bersama sahabat serta keluarga mereka di sore hari. Sebelumnya, waduk ini memang sengaja dibuat sebagai penampung air mengatasi banjir di Kota Lhokseumawe. Namun, seiring waktu berlalu, waduk tersebut dilirik oleh wisatawan dan menjadi tempat rekreasi ternama hingga saat ini di kota itu.

Keindahan atmosfer sore hari di Waduk Pusong. Foto via Merdeka.com

Di waduk Pusong Lhokseumawe, selain suasana sore hari yang sejuk karena terdapat pohon-pohon yang hijau. Di senja hari wisatawan dan teman traveler bisa menikmati indahnya pancaran cahaya sunset atau matahari terbenam di ufuk timur sembari duduk menikmati makanan khas “Mie Caluk” yang dijual di kafe-kafe pinggir waduk itu. Salah satu makanan khas Lhokseumawe yang kian menggoyang lidah mu saat perut mulai keroncongan.

Keheningan kawasan waduk membuat hari hari sibukmu bakal tertepis di sini. Saat menengok ke atas, sayup sayup suara burung berkicau seolah olah turut menanti matahari tenggelam. Angin semilir sore hari pun memberi kenikmatan yang syahdu nan romantis. Pesona matahari terbenam di sini memang cocok sebagai penutup hari yang manis.

Kicauan burung sore hari di Waduk Pusing. Foto via merdeka.com

Selain berburu tenggelamnya matahari, banyak muda mudi yang datang hanya untuk jogging, jalan jalan atau pun bersepeda. Mereka bisaduduk di tempat yang rindang atau di batu-batu besar yang menjadi tanggul yang menghadap langsung ke laut. Sangat mengesankan! Next

ramadan

Sirtwo Island Bandung, Pulau Bebatuan Purba Nan Unik di Tengah Waduk

5 Makanan Khas Indonesia Yang Tersedia Dalam Bentuk Kaleng, Bisa Dibawa Keluar Negeri