in , , , , , , ,

Puncak Bukit Selong, Lukisan Alam Sang Pencipta

Nikmati dan Rasakan Keindahan Lukisan Alam yang Sang Pencipta Buat Sebagai Wisata Alam yang Sangat Menawan

Tak hanya pantai, pulau Lombok juga menawarkan keindahan panorama gunung dan perbukitan yang sangat indah. Salah satunya adalah Bukit Selong.

Baca juga : Foresthree Coffee, Kedai Kopi Seleb di Tulungagung

Foto dengan Latar Belakang Sawah (c) Khairunnas Mauliah/Travelingyuk

Bukit Selong ini berada di desa Sembalun Lawang, kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu desa yang berada di kaki gunung Rinjani.  

Bukit Selong ini dapat diitempuh dari kota Mataram dengan menggunakan kendaraan prubadi sekitar 2-3 jam perjalanan. Cukup jauh memang, tetapi perjalanan ke sana tidak akan sia-sia.

Desa Beleq (c) Khairunnas Mauliah/Travelingyuk

Setelah sampai di lokasi bukit Selong, akan terlihat area parkir kendaraan, dan juga  spot foto kekinian. Spot foto ini menyerupai rumah hobit, seperti halnya yang ada di New Zealand. Biaya masuk ke bukit Selong hanya dipatok Rp5.000 per orang, sudah termasuk biaya parkir juga. Tepat di sebelah loket, terdapat rumah adat Desa Beleq (Beleq artinya besar dalam bahasa Sasak). Sayangnya, tidak banyak yang bisa dilakukan di rumah adat Desa Beleq ini dikarenakan desa ini hanya memilliki beberapa rumah saja. Tapi jangan khawatir, Teman Traveler akan dimanjakan dengan desain arsitektur rumah yang terbilang unik. 

Hamparan Sawah (c) Khairunnas Mauliah/Travelingyuk

Untuk bisa sampai ke puncak Bukit Selong, wisatawan cukup menaiki beberapa puluh anak tangga saja. Dari atas bukit, wisatawan dapat melihat hamparan sawah yang berwarna-warni dengan latar belakang bukit yang sangat indah. Pemandangan sawah dan kebun yang berpetak-petak serta perbukitan yang cantik menambah keindahan saat mengabadikan moment di atas bukit Selong. 

Disini juga biasanya dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk melakukan camping. Membangun tenda di tengah bukit. Ada baiknya Teman Traveler yang mau camping di Bukit Selong, datang pada sore hari. Sembari membangun tenda, Teman Traveker bisa menikmati sunset dari puncak Bukit Selong. Pagi hari diselingi dengan melihat sunrise, Teman Traveler juga akan melihat indahnya kabut yang cukup tebal menutupi bukit-bukit yang ada disekitar. Tidak hanya bukit, petak-petak sawah ikut tertutup kabut. 

Desa Beleq di Kaki Gunung Rinjani (c) Khairunnas Mauliah/Travelingyuk

Dari atas bukit, Teman Traveler juga bisa terlihat rumah adat Desa Beleq dari sudut pandang yang lebih tinggi. Rumah adat ini terlihat semakin indah karena terbingkai oleh Gunung Rinjani yang puncaknya menjadi dambaan para pendaki.

Bukit di Belakang Bukit Selong (c) Khairunnas Mauliah/Travelingyuk

Jika ingin mendapatkan view yang lebih keren lagi, Teman Traveler bisa mendaki bukit lain yang letaknya lebih tinggi, tepatnya berada di belakang Bukit Selong. Kali ini medannya cukup curam karena tidak ada anak tangga untuk dinaiki. Namun, pemandangan lebih indah akan Teman Traveler dapatkan jika berkunjung ke Bukit Selong pada pagi atau sore hari karena Teman Traveler bisa menyaksikan fenomena matahari terbit dan tenggelam yang bersembunyi di balik bukit sehingga dapat menjadi waktu paling baik untuk berburu foto pemandangan. Next

ramadan

Little amsterdam Celosia 3, Seperti Berjalan di Kota Belanda

Kuliner Tradisional Blitar

Sajian Kuliner Tradisional yang Wajib Dicicipi Ketika Berkunjung ke Blitar