in , ,

Sate Ratu Jogja, Pesona Rasanya Memikat Lidah 70 Negara

Mencicipi Nikmat Pedasnya Sate Ratu Jogja

Sate Ratu Jogja
Sate Ratu Jogja (c) Ikrom Zain/Travelingyuk

Jogja masih menjadi salah barometer Kuliner Nusantara. Kota Gudeg memang memiliki beragam sajian yang tak pernah gagal menggugah selera. Salah satunya adalah Sate Ratu. Bukan sekadar sate biasa, sajian ini termasuk salah ikon Jogja dan telah dikenal luas, baik oleh turis lokal maupun mancanegara.

Baca juga : Bukit Holbung, Wujud Keindahan di Samosir

Mudah Dijangkau

Warung tampak depan (c) Ikrom Zain/Travelingyuk

Untuk mencicipi Sate Ratu, Teman Traveler tak perlu jauh-jauh keluar dari Jogja. Lokasinya berada di kompleks kuliner Jogja Paradise Food. Alamat tepatnya ada di Jalan Magelang, Siduadi, Sleman. Hanya beberapa meter di
seberang pusat perbelanjaan Jogja City Mall. Kalian bisa menemukan kedainya di area belakang.

Sederhana Namun Berkelas

Piagam penghargaan (c) Ikrom Zain/Travelingyuk

Menempati sebuah warung sederhana dengan langit-langit gedheg (anyaman bambu-red), begitu masuk pengunjung akan disambut lambang Sate Ratu berupa sosok ratu berwarna merah. Warna tersebut melambangkan pedas cita rasa sate. Meski tampak sederhana, namun kesan berkelas sangat terasa.

Salah satu dinding warung dipenuhi deretan pigura berisikan piagam penghargaan dari sebuah laman jalan-jalan ternama. Maklum saja, Sate Ratu sudah cukup terkenal di kalangan turis mancanegara. Total sudah ada pelanggan dari tujuh puluh negara berbeda mencicipi sate ini.

Sate Pedas yang Populer

Pak Fabian, pengelola kuliner Sate Ratu (c) Ikrom Zain/Travelingyuk

Pemiliknya bernama Fabian dan sehari-harinya ia dibantu sang istri untuk mengelola Sate Ratu. Keduanya boleh jadi sangat bangga dengan racikan sate yang sudah berhasil memikat lidah para turis. Terbukti di salah satu sudut warung terdapat testimoni, tanda tangan, dan catatan soal negara asal pelancong yang pernah mampir dan makan di sini.

Fabian menjelaskan bahwa Sate Ratu merupakan kuliner hasil olahannya sendiri. Awalnya ia sempat berjualan di pinggir Jalan Solo. Namun seiring perkembangan, kedai mungil tersebut mulai kesulitan mengimbangi antusiasme pelanggan. Sang pemilik pun lantas memutuskan pindah ke Jogja Paradise Food di Jalan Magelang.

Lezatnya Tiga Varian Sate

Sate Ayam Merah (c) Ikrom Zain/Travelingyuk

Sate Ratu memiliki tiga varian menu utama. Ada ceker pedas yang sering habis dan jadi favorit pelanggan. Berikutnya adalah Sate Ayam Merah yang menawarkan sensasi pedas menyeruak. Paduan rasa gurih, manis, dan pedasnya benar-benar pas dan bikin ketagihan.

Sate Ratu (c) Ikrom Zain/Travelingyuk

Menu terakhir yang tak kalah asyik adalah Lilit Basah, transformasi dari Sate Ayam Lilit. Sate ini berbahan dasar ayam cincang dan direndam bumbu khas dengan teknik maserasi khusus. Ketika pertama kali mencoba kuliner Jogja satu ini, daging ayam padat dengan kombinasi rasa khas seakan meliuk di lidah.

Lilit Basah (c) Ikrom Zain/Travelingyuk

Meski secara kasat mata lilit basah ini terlihat kasar, namun daging ayamnya benar-benar empuk. Teknik maserasi khusus membuat kuliner andalan Sate Ratu ini benar-benar empuk. Menurut Fabian, proses ini memerlukan waktu hingga tiga jam.

Sate Ayam Merah dan Lilit Basah bisa Teman Traveler dapatkan dengan harga Rp23.000 per porsi. Cukup sepadan dengan sensasi rasa yang ditawarkan.

Bisa Dimasak Sendiri di Rumah

Bumbu Sate Ayam Merah. – Dokpri @ikromzzzt

Uniknya, Sate Ratu juga menjual bumbu olahan dan lilit beku bagi pelanggan yang ingin mencoba memasak sendiri di rumah. Fabian takkan segan mengajarkan teknik pengolahannya.

Bumbu Sate Ayam Merah dijual seharga Rp40.000 untuk kemasan 300 gram. Sedangkan untuk kemasan kaleng dengan berat 175 gram, dengan tekstur lebih pekat, dibandrol seharga Rp100.000. Terakhir, ada Lilit Beku yang dijual seharga Rp57.500 untuk paket seberat 500 gram.

Sederet penghargaan dan apresiasi dari pengunjung lokal maupun mancanegara menjadi bukti bahwa Sate Ratu merupakan kuliner wajib dikunjungi di Jogja. Tunggu apa lagi Teman Traveler, segera rencanakan liburan ke Jogja dan buktikan sendiri kelezatannya. Next

ramadan
Lemah Rubuh di Bantul

Lemah Rubuh di Bantul, Berpanoramakan Tebing Cantik Berpadu dengan Lekukan Sungai Oya

Pemandangan sekitar Homestay Raja Ampat

Menginap di Homestay di Raja Ampat, Sederhana Namun Sangat Berkesan