in , , ,

Menelusuri Sejarah Kelam Pemakaman Ereveld Menteng Pulo

Ereveld Menteng Pulo salah satu pemakaman era perang dua dua di Menteng Pulo
Ereveld Menteng Pulo salah satu pemakaman era perang dua dua di Menteng Pulo

Sejarah bangsa Indonesia memang tak pernah habis untuk diulas. Bagaimana tidak, lebih dari 350 tahun lamanya bumi nusantara tengah dijajah oleh lebih dari 4 negara. Hingga Perang Dunia ke dua pun Indonesia masih terjajah hingga kemerdekaan telah berhasil direbut oleh bangsa Indonesia. Berakhirnya perang dunia dua hingga sekarang banyak peninggalan bersejarah berupa bangunan kuno tersebar diberbagai kota hingga pelosok nusantara.

Baca juga : Objek Wisata dengan Simbol Hati di Jawa Tengah, Destinasi Pas untuk Nyatakan Cinta

Ereveld Menteng Pulo salah satu pemakaman era perang dua dua di Menteng Pulo
Ereveld Menteng Pulo salah satu pemakaman era perang dua dua di Menteng Pulo. Foto via sintiaastarina.com

Di Jakarta menjadi salah satu kota dengan peninggalan sejarah terbanyak, mengingat kota ini menjadi tempat atau markas besar serta pelabuhan kuno terbesar mulai dari jaman kolonial Belanda hingga sekarang. Hingga sekarang bangunan kuno yang terdapat di kawasan kota Tua merupakan bangunan kuno terluas di Indonesia. Bangunan ini telah menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia ketika melawan penjajah demi meraih kemerdekaan.

Peninggalan lainnya hingga kini terbilang cukup unik adalah Ereveld Menteng Pulo adalah salah satu pemakaman penduduk Belanda di era Perang Dunia dua. Lokasi pemakaman ini berada di daerah Menteng Pulo bertetapan di Jalan Menteng Pulo RT. 3 RW. 12, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan. Kawasan ini terletak di gedung-gedung bertingkat.

Pemakaman Ereveld Menteng Pulo dengan sajian bangunan Gereja yang sangat cantik
Pemakaman Ereveld Menteng Pulo dengan sajian bangunan Gereja yang sangat cantik. Foto via jakarta-tourism.co.id

Dulunya Ereveld Menteng Pulo ini dibangun sejak tanggal 8 Desember 1947yang memiliki pemakanan tersebar hingga 22 lokasi di pulau Jawa. Namun pada tahun 1960 an pihak pemerintah dari Dinas Pemakaman Tentara Kerajaan Hindia Belanda meminta untuk dipusatkan di 7 titik yang salah satunya berada di Menteng Pulo. Pemakaman ini sedikitnya terdapat 4.000 batu nisan dari warga negara Belanda dengan sebagian besar warga sipil. Namun tidak menutup kemungkinan warga negara asli Indonesia juga ada yang dimakamkan di pemakaman ini.

Meski pemakaman identik dengan tempat yang sakral dan menyeramkan, namun Ereveld Menteng Pulo ini terkesan indah dan cantik. Ribuan batu nisan yang tersusun rapih. Uniknya diberbagai deretan kamu juga akan menemukan pemakaman dari warga yang beragama Islam, Hindu, Budha, Kristen dengan bentuk batu nisan yang berbeda-beda.

Salah satu spot foto dengan gaya perspektif berlatar belakang gedung-gedung tinggi. Foto via phinemo.id

Sisi lain terdapat patung yang sengaja dibangun untuk mendeskripsikan kondisi anak-anak yang menyedihkan ketika era perang dunia tengah terjadi hingga wabah kelaparan terjadi. Tidak hanya itu, bangunan berbentuk gereja juga berdiri gagah dengan sebutan Gereja Simultan. Gereja yang tersusun dari bebatuan yang dicat putih ini tak hanya sebagai peribadatan kaum Nasrani namun juga sebagai peringatan upacara bagi semua agama, karena tersedia simbol-simbol dari berbagai agama. Didalam Gereja ini terdapat 754 guci yang berisi abu pembakaran jenazah orang Belanda ketika menjadi tawanan dari tentara Jepang.

Gereja Simultan yang berdiri gaha nan cantik di kawasan Ereveld Menteng Pulo. Foto via sintiaastarina.com

Nah untuk kamu yang penasaran ingin mengetahui berbagai bengaunan kuno dan pemakaman kuno Ereveld Menteng Pulo, kamu bisa datang setiap hari mulai dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Tidak tersedia tiket masuk, namun kamu cukup membayar tiket parkir kendaraan. Selain itu kamu cukup menaati peraturan dan tata tertip lokasi pemakaman. Untuk kamu yang menggunakan kendaraan umum kamu cukup menggunakan KRL dengan tujuan stasiun Tebet kemudian melanjutkan perjalanan dengan ojek online atau menggunakan transjakarta menuju halte Departemen Kesehatan. Next

ramadan
Royal Sentul Park

Tempat Wisata di Sentul yang lagi Hits

Telaga Mina salah satu tempat pemancingan di Jabodetabek yang sangat terkenal

Telaga Mina, Wisata Pemancingan Keluarga Yang Mengasyikkan