Memotret hewan dari kejauhan, itu sudah biasa. Lantas, bagaimana kalau selfie dengan binatang? Mungkin cukup aneh ya lantaran hewan bisa bertingkah di luar batas ketika berdekatan dengan manusia. Apalagi jika binatang yang diajak berswafoto berjenis liar, bisa-bisa kita diserangnya. Namun, berbeda dengan peristiwa selfie dengan hewan di bawah ini. Yang tentu membuat teman traveler jadi ingin melakukan hal yang sama.
Baca juga : Serunya Festival Kesenian Yogyakarta, Nonton Film Hingga Belanja
Karena Pekerjaan

Berswafoto dengan binatang pertama yang paling menarik perhatian adalah dari Allan Daxon. Dilihat dari akun instagramnya @Daxon, ia mengunggah banyak foto bersama hewan. Mulai dari anjing laut, rusa dan juga tupai besar.

Ia melakukan ini lantaran dirinya sedang mengikuti kompetisi demi mendapatkan gelar “Outback Adventurer”. Maka dari itu, ia rela untuk traveling ke Selandia Baru. Alasannya, karena negara ini merupakan salah satu lokasi terbaik untuk melihat hewan liar.
Selfie dengan Gorila

The Elite AntiPoaching Units And Combat Trackers.
Teman Traveler tentu masih ingat dengan orang berselfie dengan dua gorila yang viral di media sosial. Nah, ternyata orang yang berselfie tersebut merupakan petugas di Taman Nasional Virunga, Republik Demokratik Kongo.

The Elite AntiPoaching Units And Combat Trackers.
Dalam selfienya, ia menyiratkan sebuah pesan kepada semua orang, bahwa Ia ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melindungi satwa-satwa liar yang ada di alam.
Monyet Selfie dengan Manusia

Akhir-akhir ini, media sosial sedang diramaikan oleh monyet yang suka selfie bersama manusia. Dengan monyet yang memegang ponsel lalu manusia berdiri di belakangnya untuk ikut berfoto. Ternyata, itu adalah ulah dari pawang kera bernama I Nyoman Surata.

Ia melakukan sebuah trik supaya kera seolah-olah memegang ponsel dari pengunjung. Saat sesi pengambilan foto, Surata memegang sebuah pisang. Ketika seekor kera hendak mengambil pisang tersebut, Surata lantas menjepret kera dengan latar belakang pengunjung. Dari hal itulah, Monkey Forest Ubud menjadi banyak didatangi oleh para wisatawan.
Tiga kejadian di atas merupakan kegiatan selfie yang dilakukan untuk beberapa tujuan. Mulai dari mendapatkan gelar hingga ingin meramaikan suatu kawasan wisata. Namun, hal ini tidak patut teman travaler tiru jika tidak ada pengawasan atau izin dari pihak yang melindungi hewan. Sebab itu bisa berdampak bagi psikologis binatang dan dapat dianggap sebagai eksploitasi. Next
