in , , ,

Asyiknya Cerita Sejarah Masa Lampau di Situs Arca Gupolo

Banyak peninggalan sejarah tersebar di Yogyakarta, terutama di sebelah selatan pusat kota. Cerita sejarah maupun mitos masih melekat erat. Seperti pada Situs Arca Gupolo yang berada di sebelah selatan Candi Prambanan Berbagai cerita berkembang di telinga masyarakat hingga kini masih lestari. Situs Arca Gupolo menyimpan berbagai peninggalan arca yang masih kokoh dan dapat terlihat jelas meski hanya menyisakan beberapa bagian saja. Sebagian besar arca sudah kehilangan bagian kepala, tetapi masih dapat diidentifikasi.

Baca juga : Air Terjun Unik di Indonesia, dari Bertingkat Hingga yang Ada Pelanginya

Arca Gupolo yang unik namun terkesan mistis. Foto via linetoday.com

Situs Arca Gupolo berada di dataran tinggi dan memiliki ketinggian sekitar 195 meter di atas permukaan laut. Situs ini masih aktif digunakan oleh umat agama Hindu untuk beribadah. Pemberian nama Gupolo sendiri diberikan oleh masyarakat sekitar karena bentuk arca yang besar dan tinggi, serta dipercaya sebagai penjaga pintu.

Meski bangunan arca Agastya hanya bersisa raga yang tidak lengkap, tetapi senjata trisula dan bentuk arca masih terlihat jelas. Bahwa senjata ini merupakan lambang dari Dewa Siwa. Di sekitar kawasan ditemukan beberapa arca Dewa Hindu dalam posisi duduk dan tinggal menyisakan tubuh tanpa kepala. Tak hanya itu, di sebelah barat terdapat arca Ganesha dalam keadaan yang sama, yakni hanya menyisakan tubuh tanpa kepala. Di sebelah barat laut terdapat batu dan diberi nama Batu Kotak dan Batu Gong, serta ada Batu Blencong dan tiga Batu Kandang. Bentuk batu tersebut mirip dengan segi lima, tetapi sudah tidak beraturan lagi lantaran iklim dan cuaca.

Salah satu bentuk arca Gupolo yang memanjang. Foto via mapsus.net.id

Beberapa cerita masih berkembang di telinga masyarakat. Namun semua versi masih belum pasti kebenarannya dan masih minim akan bukti. Masyarakat percaya bahwa Gupolo merupakan seorang perdana menteri di Keraton Ratu Boko, adapula yang menyebut Gupolo merupakan ayah dari Roro Jonggrang. Cerita yang beredar ialah Gupolo yang mengubur Bandung Bondowoso di sumur Jalatunda usai membunuh sang Raja Ratu Boko. Hingga kini, petilasan sumur tersebut masih ada dan masih dimanfaatkan sejumlah masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. 

Brntuk arca yang basa dan tinggi hingga dinamakan arca Gupolo. Foto via linetoday.com

Situs Arca Gupolo berlokasi di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Untuk menuju ke kawasan situs ini, rute yang ditempuh tidak terlalu sulit, sama dengan rute yang ditempuh menuju ke kawasan Candi Ijo, atau sekitar satu kilometer-an. Hanya saja harus berjalan kaki untuk menuju ke kawasan Situs Arca Gupolo setelah mencapai area parkir. Next

ramadan

Rumah Makan Bu Rupa, Belum ke Madura Kalau Belum Mampir ke Sini

Air Terjun Talago Pariaman, Pesonanya Bikin Enggan Pulang