in , ,

Studio Alam Gamplong, Melongok Lokasi Syuting Bumi Manusia di Jogja

Jalan-jalan di Studio Alam Gamplong, Tempat Pengambilan Gambar Film Sultan Agung

Studio Alam Gamplong
Studio Alam Gamplong (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Percaya tidak jika Indonesia punya set studio besar seperti yang biasa digunakan di Hollywood? Teman Traveler bisa menemukannya di Jogjakarta, tepatnya di Studio Alam Gamplong. Tempat ini bahkan baru saja digunakan sebagai tempat pengambilan gambar film ‘Bumi Manusia.’ Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca juga : Hotel Emersia, Penginapan Keluarga Asyik dekat Malioboro

Berada di Kawasan Sleman

3dlutmobile_20190901_114308_TSG.jpeg
Jalan utama menuju studio alam (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Studio Alam Gamplong merupakan kreasi sutradara kenamaan Indonesia, Hanung Bramantyo. Tempatnya beralamat di Jalan Gamplong no. 1, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman. Jaraknya hanya sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota.

3dlutmobile_20190901_111809_EM4.jpeg
Studio Alam Gamplong (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Akses menuju sini sangat mudah lantaran tempatnya tidak berada jauh dari jalan raya dan mudah dilalui kendaraan pribadi. Begitu sampai, pengguna motor cukup membayar Rp3.000 untuk parkir, sementara untuk kendaraan roda empat tergantung jenis kendaraannya.

Studio Gamplong buka tiap hari, mulai pukul 10.00 sampai 18.00. Tempat ini bakal sepenuhnya tutup jika sedang ada proses pengambilan gambar, tergantung kebijakan produser maupun sutradara.

Sarana Ilmu Pengetahuan

3dlutmobile_20190901_121242_rr4.jpeg
Kereta di Bumi Manusia (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Tak hanya untuk tempat pengambilan gambar, Studio Gamplong juga dibangun sebagai wahana wisata edukasi dan barometer perfilman Nasional. Tempatnya terbuka untuk umum dan pengunjung bisa masuk hanya dengan membayar seikhlasnya. Hal ini karena kawasannya masih dalam tahap pembangunan dan renovasi.

Selain Bumi Manusia, beberapa adegan film Sultan Agung juga diambil di sini. Jadi selain berjalan-jalan menikmati estetika bangunan dan keindahan alam di sekitar sini, Teman Traveler juga bisa menggali banyak cerita menarik di balik proses pembuatan film.

Cerita di Balik Studio 

3dlutmobile_20190901_115133_tUw.jpeg
Salah satu sudut bangunan (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Berdirinya Studio Alam Gamplong juga tak terlepas dari campur tangan Mooryati Soedibyo, pemilik bisnis produk kecantikan Mustika Ratu. Berkat kerja sama yang ia lakukan dengan penduduk desa sekitar, studio dan semua bangunan di dalamnya bisa berdiri tegak sesuai visi sutradara.

Keberadaan studio ini diharapkan bisa menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap bangsa, melalui sebuah karya film. Pasca proses syuting Sultan Agung selesai, Mooryati mengaku punya bayangan bagaimana masyarakat Indonesia bisa belajar banyak soal pengembangan karakter dan kepemimpinan dari gambaran sosok Sultan Agung dalam film. Tak lama setelah itu, ia menyerahkan pengelolaan studio pada Pemerintah Sleman.

Properti Film Bumi Manusia

lrm_export_260270186586435_20190828_120302767_YRL.jpeg
Berfoto disalah satu set Bumi Manusia (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk 

Studio Alam Gamplong belakangan ramai dikunjungi wisatawan. Hal ini tak terlepas dari popularitas Bumi Manusia, yang tayang sejak 15 Agustus silam. Sebelum film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan itu kelar digarap, kondisi studio relatif sepi. Tidak ada banyak pengunjung yang mampir.

Selama berada di sini, Teman Traveler akan bisa menemukan beberapa bangunan yang muncul di adegan film Bumi Manusia. Gaya arsitekturnya macam-macam, ada yang terinspirasi filosofi Jawa, Tionghoa, Belanda, tradisional, maupun modern. Cocok sekali buat kalian yang hobi berfoto-foto.

Bangunan Menarik dan Instagramable

3dlutmobile_20190901_111954_V0v.jpeg
Berfoto di salah satu sudut studio alam (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Beragam bangunan unik di Studio Gamplong tentu bakal sangat sayang jika tidak diabadikan lewat jepretan kamera. Teman Traveler jangan lupa membawa power bank dan kartu memori ekstra, karena dijamin kalian bakal mengambil puluhan atau bahkan ratusan foto di sini.

Jangan sampai tidak memanfaatkan momen ya Teman Traveler. Lantaran keterbatasan lahan, beberapa set bangunan kemungkinan bakal dirobohkan dan diganti baru jika ada produksi film lain di masa mendatang.

image_Adh.jpg
Benteng VOC (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Namun demikian, ada beberapa bangunan yang sengaja dibuat semi permanen di sini. Mulai dari Pendopo Joglo, Benteng Batavia, Benteng VOC, Keraton Mataram, Rumah Belanda, Rumah Tionghoa, setting sekolah di film Bumi Manusia. Ada beberapa yang diubah sedikit desainnya dan ditambahkan detail lain untuk kebutuhan produksi film anyar.

Tempat Unik Melepas Penat

3dlutmobile_20190901_120646_ONd.jpeg
Warung jajan (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Selain bangunan properti film, di sini Teman Traveler juga bisa menemukan bangunan mirip kios pasar pada zaman dahulu. Struktur semi permanen dari papan kayu ini bisa kalian lihat di dekat jalan masuk. Dinamakan Warung Jajan, pengunjung yang haus dan lapar bisa mampir sejenak ke sini untuk melepas penat.

Peraturan Studio Alam

3dlutmobile_20190901_121746_m0f.jpeg
Peraturan di studio alam (c) Nurul Khasanah/Travelingyuk

Selama berada di sini Teman Traveler wajib mematuhi beberapa peraturan penting. Salah satunya adalah menjaga kebersihan lingkungan. Buang sampah bekas makanan dan minuman di tempat yang sudah tersedia. Jika ketahuan melanggar, siap-siap saja terkenal denda Rp100.000.

Itulah sedikit ulasan mengenai Studio Alam Gamplong, sebuah tempat syuting unik di kawasan Sleman. Jika Teman Traveler sedang menjelajah wisata Jogjakarta dan sekitarnya, jangan lupa mampir ke sini ya. Selamat liburan! Next

ramadan
Sumber Air Panas Panite

Sumber Air Panas Panite, Eksotis dan Memanjakan

Pemandangan di Penelokan Kintamani

Penelokan Kintamani, Menikmati Tenangnya Pagi di Bali