in , ,

Telaga Biru, Mutiara Tersembunyi di Hutan Merangin

Menjelajah Hutan demi Indahnya Telaga Biru

Telaga Biru Merangin
Telaga Biru Merangin (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Jika mendengar soal Geopark Merangin di Jambi, Teman Traveler mungkin teringat soal geopark kopi robustanya yang khas. Namun demikian, kawasan hutan ini punya satu destinasi alami nan jarang dijamah. Tempat yang dimaksud adalah Telaga Biru.

Baca juga : Pulau Biawak Indramayu, Si Biru yang Ayu

Sesuai namanya, Telaga Biru memiliki perairan dengan corak biru bening dan bakal tampak berkilauan kala saat diterpa sinar mentari. Lokasi tepatnya ada di desa Tanjung Alam, Kecamatan Sungai Tenang, Kabupaten Merangin. Yuk, simak pengalaman saya menjelajah di sana.

Pesona Alam Luar Biasa

Air tampak berkilau diterpa sinar matahari (c) Wildan Supri/Travelingyuk

Belakangan ini Telaga Biru lumayan viral di sosial media. Masyarakat sekitar sering menyebutnya sebagai Telaga Hijau, lantaran airnya berwarna biru dengan sedikit corak kehijauan.

Telaga ini berada di ketinggian 2033 mdpl dan masuk dalam kawasan Hutan Produksi Lainnya (HPL). Berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Jika dilihat sekilas, destinasi ini hampir mirip dengan Danau Kaco di Kabupaten Kerinci. Namun jika diperhatikan lebih sseksama, bentuk danau dan permukaan lahan di sekitarnya memang memiliki banyak perbedaan.

Bisa untuk Bercermin

Jernih dan tenang (c) Wildan Supri/Travelingyuk

Permukaan air tenang dan jernih jadi keunggulan telaga ini. Saking jernihnya, Teman Traveler bisa lho bercermin di sini. Cukup menarik bukan?

Di salah satu sudut telaga terdapat pohon melintang yang kerap dijadikan sebagai spot foto oleh para pengunjung. Begitu pula dengan jembatan menuju pondok peristirahatan buatan warga.

Pemandangan lain yang tak kalah menarik di sini adalah deretan lumut hijau di dasar telaga. Tampak begitu mempesona, berpadu apik dengan
warna air yang sangat unik.

Cocok untuk Cari Ketenangan

Lumut dan tumbuhan lain di telaga (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Lokasi Telagai Biru memang cukup tersembunyi di dalam hutan, sehingga tidak banyak orang tahu soal keberadaannya. Namun jangan salah, tempat ini sangat asri dan sejuk. Bila Teman Traveler berniat melepas penat dengan mengagumi pesona alam, destinasi ini adalah pilihan tepat.

Ditemukan pada 2016

Jembatan penyebrangan dari kayu (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Nama Telaga Biru mulai disematkan sejak 2016 oleh Bupati Merangin, kala beliau datang berkunjung ke sini. Sebelumnya tempat ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga Tanjung Alam yang sedang mencari
burung. Ia lantas menceritakan soal temuannya tersebut pada warga sekitar.

Jika diukur, diameter Telaga Biru berkisar di angka 20 meter. Sementara untuk kedalamannya hingga kini belum diketahui secara pasti.

Ada Air Terjun Mini

Air terjun mini dekat telaga (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Tak jauh dari Telaga Biru, Teman Traveler bisa melihat sebuah air terjun kecil yang bisa menjadi pelengkap liburan kalian. Cukup berjalan kaki sekitar 20 menit, kalian sudah bisa menyaksikan sendiri derasnya aliran air terjun 15 tingkat ini dari dari balik bebatuan.

Bagi Teman Traveler yang hobi bermain air atau berenang,  air terjun ini juga bisa jadi tempat pas untuk puaskan hasrat kalian. Dengan begitu sekali jalan, dua tempat wisata dapat langsung dinikmati.

Perjalanannya Cukup Menantang

Jalur menuju telaga (c) Wildan Supri/Travelingyuk

Perjalanan menuju Telaga Biru dijamin takkan membosankan. Berbagai pemandangan menarik akan tersaji dari Kota Bangko hingga sampai di lokasi. Mulai dari hamparan Bukit Barisan, gagahnya Gunung Masurai, hingga Danau Pauh yang tenang

Teman Traveler bisa memulai perjalanan menuju Telaga Biru dari Jambi atau Bangko. Jika memilih yang pertama, kalian bisa mengendarai mobil menuju Bangko, Ibu Kota Kabupaten Merangin, selama lima jam. Setelah sampai, lanjutkan perjalanan menuju Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sungai Tenang.

Berikutnya Teman Traveler harus berjalan kaki selama kurang lebih 2-3 jam. Kalian bakal melewati medan terjal yang cukup menantang. Oh ya, karena lokasi ini belum sepenuhnya dikelola, tidak ada tarif masuk alias gratis. Tapi itu artinya juga tak ada fasilitas penunjang, jadi pastikan kalian membawa perbekalan dan mempersiapkan fisik dengan baik.

Itulah sekilas pengalaman saya menjelajah Telaga Biru. Bagaimana Teman Traveler, tertarik datang ke sini saat liburan ke Jambi? Next

ramadan
Pantai Bara di Bulukumba

Pantai Bara, Weekend Sambil Kemping Seru di Bulukumba

Susur sungai seru di SPARK

Selopamioro Adventure Park, Susur Sungai Sambil Kagumi Indahnya Bantul