in , ,

Menengok 5 Bangunan Bergaya Prancis di New Orleans

Mengunjungi tempat-tempat yang menjadi saksi sejarah berdirinya Amerika

Jika Teman Traveler berwisata ke Amerika Serikat, sempatkan diri berkunjung ke New Orleans. Kota yang terletak di negara bagian Louisiana ini menyimpan pesonanya yang menarik, mulai dari keberadaan Museum of Death sampai arsitektur bangunan bergaya Prancis yang tersebar di sudut kota.

Baca juga : Mirota Bakery, Roti Legendaris Jogja dengan Resep Turun Temurun

Hal tersebut terjadi karena negara bagian ini pernah dikuasai Prancis sebelum akhirnya ‘dibeli’ pemerintah Amerika pada tahun 1803. Ada 5 bangunan bergaya Prancis yang paling terkenal dan dijadikan ikon kota New Orleans. Berikut ulasannya!

1. St. Louis Cathedral

4879033881_395eccbfbc_o_tsY.jpg
St.Louis Cathedral via Flickr

Gereja ini merupakan salah satu bangunan tertua yang ada di Amerika Serikat. Diambil dari nama Raja Prancis yang bertakhta saat itu, Louis IX, gereja ini dibangun pada tahun 1718 dan baru selesai di tahun 1794.

Letak bangunan sangat strategis karena berlokasi di depan Jackson Square dan menghadap langsung ke arah Sungai Mississipi. Arsitekturnya yang memadukan gaya Prancis dan Spanyol semakin menambah daya tarik objek wisata ini.

2. Borboun Street

38446879770_2d548c53d4_k_teG.jpg
Borboun Street via Flickr

Kawasan ini merupakan objek wisata favorit bagi turis yang berkunjung ke New Orleans. Selain karena memiliki nuansa Eropa-Prancis yang kental, tempat ini juga menyajikan banyak pilihan restoran, bar, dan klub malam. Buat Teman Traveler yang ingin merasakan sensasi kuliner dengan suasana ala Prancis, di sini tempatnya.

3. French Quarter

5831618166_07a9db9fe0_k_SYb.jpg
French Quarter via Flickr

Vieux Carré, nama lain dari French Quarter merupakan kawasan pemukiman penduduk tertua di New Orleans. Dibangun oleh Jean-Baptiste Le Moyne de Bienville pada tahun 1718, area ini memiliki luas 1,7 kilometer persegi.

Setelah dibeli oleh pemerintah Amerika, seluruh bangunan bergaya Perancis di kawasan ini menjadi landmark dari New Orleans. Konsekuensinya, pemilik toko/rumah tidak diperbolehkan untuk mengubah bentuk bangunan sekecil apapun.

4. The Presbytère

7857115682_5a66ba839e_k_vR6.jpg
The Presbytère via Flickr

Bangunan bergaya Prancis selanjutnya adalah The Presbytère. Berdiri sejak tahun 1791, gedung ini digunakan sebagai bagian dari Louisiana State Museum yang letaknya persis di sebelah St. Louis Cathedral. Letaknya pun juga strategis karena berada di depan Jackson Square yang merupakan pusat kegiatan warga kota.

5. Fort Proctor

10553993_808486092579484_440620758_n.jpg?_nc_ht=scontent-sea1-1.cdninstagram.com&_nc_cat=104
Fort Proctor via Instagram/anthonyturducken

Benteng ini terletak di sebelah timur New Orleans, tepatnya berada di pinggir Danau Borgney. Berdiri sejak tahun 1850, bangunan ini berfungsi untuk melindungi kapal yang akan berlabuh di Pelabuhan New Orleans.

Benteng ini menjadi saksi sejarah terjadinya Pertempuran Danau Borgne antara Amerika Serikat dan Inggris. Akibatnya, bangunan ini mengalami kerusakan parah akibat terkena bom dan peluru.

Proyek kanal Sungai Mississippi semakin memperburuk kondisi bangunan karena menyebabkan air sungai meninggi dan menenggelamkan sisi timur benteng.

6163744582_53f66d3378_k_ecE.jpg
Jackson Square via Flickr

Itu dia 5 bangunan bergaya Prancis yang ada di New Orleans. Tertarik mengunjunginya? Next

ramadan

Menikmati Jogja dari Watu Amben, Menghirup Segarnya Udara Pagi Hingga Makan Malam Romantis

Bukit Sylvia

Bukit Sylvia, Savana Eksotis di Labuan Bajo