in , ,

Wisata Maluku, Mitos Buaya Putih Hingga Goa Enteng Jodoh

Maluku menjadi tempat destinasi wisata yang sudah banyak di datangi turis lokal maupun internasional. Tapi taukah Teman Traveler bahwa beberapa wisata maluku yang indah itu, memiliki mitos yang sudah ada dan masih dipercayai oleh masyarakat sekitar, bahkan menjadi sebuah tradisi turun-temurun. Ingin tahu di mana saja tempat-tempat tersebut? simak ulasan berikut ini.

Baca juga : 10 Hotel dan Villa di Lembang Serasa di Pegunungan Eropa

Goa Hawang, Menyelam Agar Enteng Jodoh

Danau Hawang via Shutterstock

Jika pergi ke Maluku Utara wilayah pulau kei kecil, jangan lupa singgah ke goa hawang. Teman Traveler galau tak kunjung mendapatkan jodoh? Bisa menyelam di goa hawang. Karena goa yang berada di desa Letvuan ini dipercaya mampu membuat orang yang menyelam ke dalam enteng jodoh dan juga awet muda. Tetapi, hanya beberapa orang yang beruntung dapat melihat cahaya seperti kristal muncul di airnya.

Tidak hanya orang-orang yang kesulitan mencari jodoh, perempuan yang sudah menikah tetapi belum mempunyai keturunan juga dipercaya akan segera dikaruniai anak. Namun ada pantangan bagi perempuan untuk menyelam ke dalam air yang sedang datang bulan, jika dilanggar akan timbul sesuatu hal tidak diinginkan seperti kesurupan. 

Selain itu goa ini dijadikan tempat bersemedi bagi sebagian orang. Memang sebelum menjadi objek wisata, goa hawang adalah tempat yang dianggap suci. Tidak tanggung-tanggung orang yang bersemedi, datang dari berbagai pulau yaitu Bali, Jawa dan luar pulau lain.

Ritual Syukur, Cuci Sumur Parigi Pusaka

Ritual Sumur Parigi via Instagram malukuislands_indonesia

Setelah mengunjungi Maluku Tenggara saatnya Teman Traveler ke Maluku bagian Tengah. Tepatnya di Desa negeri Lonthoir di Pulau Banda Besar, ada prosesi adat cuci parigi (mencuci sumur) atau mensucikan sumur. Ritual utama adalah mencuci dua buah sumur kembar yang berusia ratusan tahun. 

Dalam Ritual ini diikuti oleh semua warga desa, bahkan warga yang sedang merantau datang dalam acara yang diadakan 10 tahun sekali itu. Sumur Parigi ini memilki kedalaman sekitar empat meter pada ketinggian 300 meter di atas permukaan laut. Sejarah awal mulanya adalah sebagai pengingat akan penyebaran agama islam di Negeri Lonthoir. 

Dahulu kala ada sejumlah ulama penyebar agama islam sedang mencari air untuk wudhu, tiba-tiba seekor kucing muncul dibalik semak-semak dan di situlah muncul sumber air. Keajaiban dan magisnya sumur ini, pada musim kemarau tiba sumur parigi ini tidak kering.

Buaya Putih, Danau Tolire

Danau Tolire via Shutterstock

Teman traveler jika mengunjungi Ternate Maluku Utara harus mengunjungi Danau Tolire, pemandangan air danau berwarna hijau kebiruan yang sangat indah. Siapa menyangka danau ini memiliki cerita yang memilukan. Ketika meluap dan surut danau tolire akan terbagi menjadi dua yaitu danau tolire kecil dan danau tolire besar. 

Menurut mitos masyarakat, dahulu kala danau ini terbagi menjadi dua karena perbuatan khilaf seorang ayah yang menodai anak gadisnya. Setelah kejadian itu meluaplah danau dan mengakibatkan longsor, menenggelamkan Desa Takome. Mitos menyebutkan bahwa Danau Tolire besar adalah sang ayah lalu Danau Tolire Kecil adalah anaknya, masing-masing berjarak 200 meter.

Ada banyak mitos menyertai Danau Tolire yang paling nyata adalah, melempar batu ke dalam danau tidak akan bisa masuk ke permukaan airnya. Menurut mitos ada kekuatan gaib menahan di dalam sehingga seberapa jauh dan banyak batu yang dilempar tiba-tiba akan hilang tanpa bekas.

Nenek moyang pada jaman Portugis konon menggunakan sekitar danau untuk persembunyian harta milik Kesultanan. Danau ini juga dilindungi oleh seekor buaya putih sehingga warga setempat juga tidak berani memburu makhluk hidup yang ada di dalam air danau dan sekitar.

Ikan Upa rua, Pulau Luang

Pulau Luang via Instagram pesona_mbd

Pulau Luang berada di Maluku Barat Daya ini pada dahulu kala adalah sebuah pulau yang besar, tetapi mengalami kerusakan disebabkan oleh seekor ikan raksasa (ikan layar besar) yang disebut upa rua. Setelah kerusakan pulau, ikan upa rua meninggalkan sisa-sisa yaitu pulau luang dan bagian-bagian pulau karang kecil di sekitarnya.

Diliputi dengan mitos tempat-tempat tersebut akan menjadi objek wisata yang tak akan pernah mengecewakan karena keindahan alamnya. Demikian mitos yang masih dipercaya warga maluku pada tempat-tempat wisatanya. Yuk coba datangi dan buktikan keajaiban mitosnya. Next

ramadan
Sositi Coffee Bar

Sositi Coffee Bar, Kafe Industrial Tropical Unik di Tangerang

Boutique Hotel di Seminyak (c) Helga Christina/Travelingyuk

Boutique Hotel di Seminyak, Modal Mulai 300 Ribuan Bisa Honeymoon Nyaman